Suamiku Tentara

Suamiku Tentara
Pulang jogging


__ADS_3

Satria sama anak anaknya selesai jogging dan mereka menuju pulang kerumah.icha sudah selesai masak dan bersih bersih rumah.


"assalammualaikum."ujar satria berbarengan sama putra dan putrinya sesampainya dirumah selesai jogging.


"waalaikum salam,kalian sudah pulang"ujar icha sambil menyalimi tangan satria


"iya bunda,bunda sudah selesai masak ya??abqng laper bun"ujar ikhsan sambil menyalimi tangan icha


"iya adik,abang sama ayah sudah laper bun."ujar ikhsania sambil menyalimi tangan icha


"sudah nak,kalian mandi ajah dulu. setelah itu makan."ujar icha sambil mencium pipi anak anaknya


"idih bunda,abang sama adik itu bau loh bun,mereka kan baru habis jogging.mending bunda cium pipi ayah ajah,ayah juga ingin dicium."ujar satria bercanda dan sambil senyum genit


icha sama kedua anak anaknya menatap wajah satria dengan raut wajah marah.satria tadi senyum senyum berubah ketakut melihat wajah icha sama anak anaknya.


"santai ajah menatap wajah ayah.kenapa kalian menatap wajah penuh amarah sih??kan ayah jadi takut melihat wajah kalian berbarengan menatap wajah ayah kayak gini."ujar satria yang ketakutan

__ADS_1


"ayuk kita hukum ayah,kita klitik ayah yuk."ujar icha membuat satria berlari menuju kamar.


icha sama kedua anaknya mengejar satria.icha sama anak anaknya mengelitik satria.


"ayah harus katakan ampun sama kami karena ayah sudah menggoda bunda.bunda milik abang sama adik bukan milik ayah."ujar ikhsan yang terus mengklitik satria


"iya ayah salah,ampun bang jago.ampun bang jago."ujar satria terbata karena anak anaknya sama icha mengklitiknya.


"bunda itu hanya bisa mencium kami, bunda ngak boleh mencium ayah dan ayah ngak boleh cium bunda."ujar ikhsania yang terus menglitikin satria.


"itu ngak adil buat ayah sama bunda loh nak.kasihan ayah sama bunda dong,masa sih bunda sama ayah ngak boleh bermesraan dihadapan kalian."ujar satria yang dikelitikin.


"abang sama adik ditengah dong,bunda sama ayah ngak boleh bermesraan."ujar ikhsan mengajak ikhsania tidur ditengah tengah icha sama satria.


icha sama satria saling menatap dan sambil memeluk putra sama putrinya mereka.


"sudah sudah,kalian mandi sana.

__ADS_1


bunda pusing menyium bau keringat kalian."ujar icha.


satria sama kedua anak anaknya malah isengin icha dan mereka memeluk icha.


"kalian sudah gantian usilin bunda ya,minggir dong sayang sayang.bunda beneran sudah pusing dan bunda rasa mau munta nyium bau keringat kalian"ujar icha.


tiba tiba icha merasa mual dan raut wajah icha berubah merah ingin untah.ikhsan,ikhsania dan satria kaget melihat icha mual.icha bangun dan berlari menuju toilet.


"bunda maafin abang dong bun."ujar ikhsan yang ketakutan mengikuti icha menuju toilet


"bunda maafin adik dong bunda"ujar ikhsania sambil menangis dan ketakutan melihat icha mual.


satria menghibur anak anaknya agar ngak menghawatir keadaan icha yang mual mual.


"bunda ngak apa apa ko sayang,sudahlah jangan nangis,bunda hanya mual doang kok.jangan sedih lagi."ujar satria menghibur anak anaknya yang menangis dan ketakuta melihat icha mual.


"bunda,abang mengaku salah bu.abang minta maaf sama bunda."ujar ikhsan yang makin panik karena icha ngak merespon perktaannya dan icha terus mual.

__ADS_1


"ayah kenapa sama bunda ayah??adik sama abang minta maaf sama bunda."ujar ikhsania yang terus menangis


__ADS_2