Suamiku Tentara

Suamiku Tentara
Satria pulang


__ADS_3

Sesampainya dirumah,icha terkejut melihat pintu rumahnya terbuka.icha masuk kedalam rumah ternyata satria sudah pulang.


"asslamulaikum,"ujar icha melangkah masuk kedalam rumah mencari tau,kenapa pintu rumahnya terbuka.


icha kaget melihat satria yang lagi duduk dikursi sofa.icha tersenyum bahagia melihat satria yang sudah pulang.


"waalaikum salam istriku,hormat istri tercinta"ujar satria sambil memberi penghormatan sama icha dan icha langsung memeluk satria.


"aku kangen sama abang.kata abang,kalau hari ini abang belum bisa balik."ujar icha sambil memeluk satria dengan erat


"abang juga kangen sama istri abang yang cengeng ini.sayang habis dari pertemuan persit ya."ujar satria


"iya bang,abang udah makan??jam berapa abang tiba dirumah??"ujar icha


"iya abang udah makan,abang tiba dirumah sejam yang lalu."ujar satria


"abang makan apa dan abang makan dimana"ujar icha yang belum melepaskan pelukannya dari satria.


"makan nasilah sayang dan abang makan dirumah.ngapain makan diluar,toh dirumah juga ada makan.abang tuh,juga kangen sama masakan istri abangnya abang."ujar satria yang juga membalas pelukan icha.


"ah abang gombal.abang istrahat tidur ajah dulu.kan baru ajah pulang,pasti abang lelah kan."ujar icha.


"ngak ah,abang mau main kerumah bang onal dulu. udah lama ngak kesana.sayang ayuk main kerumah bang onal"ujar satria


"ngak ah bang,pekerjaanku membersihkan rumah belum selesai.aku masih mau cuci bajunya abang.kan pakaian abang yang abang pakai selama dimakasar belum dicuci.abang ajah sendiri main kerumah bang onal.aku lagi sibuk bersihin rumah dulu."ujar icha sambil menatap wajah satria


"iya deh sayang,abang pergi sendirian ajah kerumah abang onal.abang pergi dulu ya sayang."ujar satria dan satria meninggalkan icha sendiri dirumah.


***********************

__ADS_1


Setelah mengerjakan sholat isa .satria sama icha berbaring diatas kasur ditempat tidurnya mereka.


satria lagi main pubg dan icha lagi main fbnya.mereka berdua sibuk memainkan hp masing masing.


"sayang.."ujar satria yang lagi berbaring sambil main pubg


"iya,kenapa bang"ujar icha yang berbaring didadanya satria dan sambil memainkan hpnya.


"pertemuan persit sore tadi gimana??semua baik baik ajah kan"ujar satria yang terus bermain pubg


"ya begitula.ngak buruk kok.semua baik baik ajah bang.emangnya kenapa bang??"ujar icha


"abang hanya ingin tau ajah,apa yang dibahas dipertemuan barusan"ujar satria berhenti main games dan hpnya diletakin diatas meja disamping kasur.


"ya bisa ibu ibu.bahas tentang arisan,pengajian disetiap malam jumat dirumah rumah dan kegiatan lainnya."ujar icha terus memainkan hpnya dan satria mengusap usap rambut icha.


"ngak ada yang lain gitu atau ada sesuatu yang terjadi gitu"ujar satria yang terus memainkan rambut icha.


"sayang tau kan,kalau abang dari rumah bang onal."ujar satria yang terus memainkan rambut icha karena kepala icha berada didadanya satria.


"iya, emang kenapa bang."ujar icha yang lupa kejadian dipertemuan persit sore tadi.


"sayang ngak jangan bohong sama abang."ujar satria dan icha benar benar lupa dengan kejadian sore tadi.


icha juga ngak peka maksud dari satria itu karena icha benar benar udah lupa.


"ngak ada yang aku sembunyikan bang,aku ngak bohong dan apa yang harus aku ceritakan bang,"perkataan icha yang memutar tubunya menatap wajah satria.


satria pun berhenti memainkan menatap wajah icha

__ADS_1


"barusan dipertemuan persit sore tadi.ibu jesen menghina sayang kan,hanya karna sayang bekerja sebagai spg dan hanya karna sayang lulusan SMK. ibu jesen menghina sayang didepan persit yang lain kan"ujar satria membuat icha kaget dan icha kembali menggingatnya


"pasti mbak regina yang menceritakannya sama abang kan"ujar icha dan icha langsung memeluk tubuh satria.icha mencium tubuh satria yang kekar itu.


"iya abang taunya dari mbak regina.mbak regina udah mengganggap kita adiknya.makanya mbak regina menceritakan itu sama abang. agar abang tau apa yang sayang sembunyikan masalah pertemuan persit sore tadi."ujar satria


"hanya kayak gitu kok,ngak penting.ngapain pusingin omongan orang,yang aku tau saat ini,abang masih bersamaku.bodoh amat sama hinaan orang."ujar icha.


"cita cita sayang waktu kecil ingin menenjadi apa??"ujar satria sambil merapikan rambut icha


"aku ingin menjadi guru sama seperti ibu mertuaku tetapi itu hanya menjadi cita cita yang ngak biasa aku gapai karena faktor ekonomi orangtuaku bang."ujar icha yang mencium ketiak satria.


"sayang masih mau ngak mencapai cita citanya sayang menjadi guru."ujar satria


"udah ngak dan nanti ajah lah bang,aku masih ingin program punya bayi dari pada mengapai cita citaku."ujar icha


"abang ingin sayang mengapailah cita citanya sayang menjadi guru.abang ingin sayang menggapai cita cita sayang setinggi tingginya.abang ingin sayang kuliah dan abang yang akan bayarin semua biayain sayang kuliah sampai sarjana.abang ngak ingin ada orang lain menghina istri abang hanya karena sayang lulusan SMK."ujar satria


"ngak ah,aku ngak mau,masa sih aku hamil sambil kuliah.jadi kuliah nanti ajah kalau udah punya anak"ujar icha


"kuliah ajah dulu sayang nanti kalau kamu hamil.kamu bisa ambil cuti lahiran dan setelah lahiran sayang bisa lanjut kuliah lagi.abang ngak ingin mendengar orang orang menghina sayang.abang mampu kok membuat sayang sarjana."ujar satria


"iya,iya bang.baiklah aku akan kuliah." ujar icha


"tahun depan sayang harus mendaftar kuliah dan tahun depan sayang udah kuliah."ujar satria


"iya sayang tapi pekerjaanku gimana??"ujar icha


"sayang pasti bisa jalani semuanya.sayang bisa menjadi istri sambil kuliah dan juga bisa sambil kerja."ujar satria

__ADS_1


"ya udah.iya akan aku ikutin maumu bang.ayuk kita tidur."ujar icha dan mereka tertidur sambil berpelukan.


__ADS_2