
Icha lagi sibuk mengerjakan tugas kampus.satria pulang dinas jalanya satria pincang.icha kaget melihat jalan satria yang pincang karena pagi tadi jalanya masih baiak baik ajah,kok pulang pulang udah jalan pinjang.
"assalammulaikum sayang"ujar satria yang langsung menuju masuk kamar.
"walaikum salam bang,abang kenapa???kok abang jalannya pincang kayak gini sih.apa yang terjadi bang."ujar icha berhenti mengetik laptop dan menyalimi tangan suaminya
"aku sepertinya kena bisul sayang."ujar satria dengan raut wajah kesakitan
"ya ampun sayang kok bisa.pagi tadi abang pergi dinas,abang baik baik ajah, kok pulang pulang udah jalan pincang kayak gini sih"ujar icha
"pagi tadi,bisulnya abang ngak terlalu sakit dan ini sakit bangat."ujar satria dengan raut wajah kesakitan
"emang bisulnya abang berada dibagian mana??nanti aku tepuk bisunya.kok bisa dia nakal."ujar icha
"dibokongku sayang,jangan ditepuk dong sayang,sakit loh sayang."ujar satria
"abang cepatlah ganti baju sana,selesai itu kita kedokter."ujar icha sambil usil memukul bokong satria yang lagi kena bisul.
"aaaww."teriakan satria yang sangat tinggi dan kesal menatap wajah icha.
"biasa ajah kali abang menatap wajahku.kalau abang menatapku marah.nanti aku pukul lagi bisulnya abang.emang abang mau aku usilin lagi."ujar icha sambil tersenyum
__ADS_1
"sayang janganlah bercanda kasar sama abang.sakit tau sayang,ampun NY.ICHA MUHAMMAD SATRIA."ujar satria yang kesal dan sambil menahan kesakitan
"nah gitu dong lettu MUHAMMAD SATRIA.abang udah mengaku kalah ya.ya udah sayang ganti pakaiannya.selesai ganti pakaian,kita kedokter."ujar icha sambil tertawa bahagia
"ngak perlu kita kedokter.sayang kan lagi sibuk sama tugas kampusnya sayang."ujar satria yang kesakitan
"ngak papa nanti balik dari dokter.aku lanjutin tugas kampusku."ujar icha dan satria pun pergi kedokter
Selesai dari dokter,mereka masuk ke kamar dan satria duduk diatas kasur.
"sayang duduk dulu,aku ambilkan air buat abang minum obat."ujar icha yang lagi mengambil minum
"sekarang minum obatnya dan setelah itu tidur."ujar icha sambil memberikan obat dan segelas air putih
"kenapa bisa abang kena bisul sih."ujar icha sambil membarikan tubunya dikasur disampingnya satria
"mana aku tau sayang."ujar satria dengan raut wajah kesal.
"santai ajah bos ngobrolny"ujar icha
"maaf maaf sayang."ujar satria
__ADS_1
"sayang,aku boleh ngak minta sesuatu."ujar icha
"apa lagi sayang,sayang ngak kasihan sama abang.abang udah ngak bisa jalan dan berdiri.abang udah kayak gini.sayang pakai acara ngidam pula.bisa ngak ngidamnya nanti kalau abang udah sembuh dari bisul."ujar satria menatap icha dengan raut wajah kesal.
"aku ngak ingin makan bang.aku lagi mau begituan bang."ujar icha
"ya allah sayang,abang lagi bisulan ya sayang.abang susah gerakin bokongnya abang sayang.kok sayang pakai acara mau sih."ujar satria yang kesal
"ayolah sayang.aku lagi mau loh bang."ujar icha menahan tawa dan sebenarnya icha hanya ingin isengin satria
"kasihanilah abang sayang,abang lagi susah gerak.abang sebenarnya mau juga tapi mau gimana abang lagi bisulan sayang.abang ngak bisa penuhi maunya sayang."ujar satria dengan raut wajah emosi yang kena bisul
"ya udah deh kalau ngak bisa."ujar icha sambil membalikkan tubuhnya membelakangi satria dan icha tertawa sendiri.
"sayang janganlah ngabek.sayang mengertilah sama keadaannya abang.abang juga lagi mau tapi bang lagi kena bisul sialan,bisul kampret dan bisul bikin susah."ujar satria sambil memeluk icha dari belakang dan icha ketawa bahagia usilin satria.
icha membalikan tubunya menatap wajah satria dan icha sambil nahan tawa.
"abang sebenarnya,aku ngak lagi mau kok bang,aku hanya ingin isengin abang doang."ujar icha dan ketwa
"kamu ada ada ajah sayang.tunggu pembalasan abang"ujar satria sambil memeluk tubuh icha.
__ADS_1
"ayuk sayang kita tidur.besok aku harus ngampus.abang besok ngak boeh masuk kerja ya."ujar icha
"iya abang ijin sampe bisul ini sembuh."ujar satria dan mereka pun tertidur saling berpelukan.