
Waktunya telah tiba,hari ini,satria harus pergi satgas RI MALAYSIA.satria menangis dan satria iri sama letingnya yang pergi satgas bersama satria.kiri sama kanan,satria melihat leting letingnya diantari istri sama anak dan satria ngak diantar sama icha dan anak anaknya.
satria melihat ronal diantarin sama regina yang lagi hamil tua,tian diantar sama anggi dan anaknya yang baru empat hari dilahirkan.iman diantar sama sintia adiknya satria dan satria hanya diantarin kedua orangtuanya yang dari NTT.
"sabar sat,mbak mengerti apa yang kamu rasakan saat ini"ujar regina yang juga ikut prihatin sama satria
"bang satria harus kuat dan sabar menghadapi semuanya.abang harus semangatlah dalam menjalankan tugas."ujar sintia yang ikut menangis melihat abangnya.
satria harus pergi tugas,ngak diantari sama istri dan anak anaknya.
"akhirnya,aku pun merasakan semua hukumanya.aku emang pantas mendapatkan ini semua.aku seorang suami yang gagal membangun rumah tangga yang harmonis."ujar satria sambil menangis berlutut dihadapan sintia,iman dan sahabat sahabatnya,
"sabar satria, kau harus kuat mengahadapi masalah ini dan insyallah semua akan indah pada waktunya"ujar tian
"hari ini aku akan menjalankan tugas negara,istri sama anakku,mereka ngak mengantarku menjalakan tugas negaraku.saat aku pergi tugas RI MALAYSIAA,meraka malah memilih berangkat kekota manado dihari yang sama."ujar satria membuat sahabat,adiknya dan iparnya ikut menangis
sebenarnya iman adik ipanya satria marah sama satria tapi melihat satria malah ikut menangis dan prihatin sama satria.
"sabar bang,"ujar iman menepuk bahu satria yang menangis berlutut.
"iman,kamu ngak bisakah,kamu meminta mbakmu untuk kesini.mengantar abang pergi satgas."ujar satria.
iman hanya diam dan ngak bisa berkata apa apa.semua hanya bisa menangis dan prihatin sama satria.
"maaf,apakah kami telat kesini."ujar icha dari jauh dan kata kata icha sangat jelas didengar ditelinganya satria.
icha sama anak anaknya yang baru ajah tiba dipelabuhan kota gorontalo.satria berdiri dan berlari menghampiri icha.satria sangat bahagia melihat icha sama anak anaknya ikut mengantar satria tugas RI MALAYSIA.
"sayang,aku fikir sayang ngak akan kesini mengantar abang pergi tugas RI MALAYSIA"ujar satria yang memeluk icha sambil mencium pipi icha.
__ADS_1
regina,ronal,tian,anggi,sintia,iman dan kedua orantuanya satria yang tadinya sedih.kini ikut bahagia dengan kehadiran icha sama anak anaknya mengantar satria pergi tugas.
"maaf kan aku bang,kami hampir ajah telat kesini mengantar abang pergi satgas."ujar icha
"trimaksih sayang,sudah mau kesini sayang dan trimaksih sudah mau mengantar abang tugas."ujar satria sambil menggendong ikhsan dan merangkul icha yang lagi menggendong ikhsania.
"maafka aku ngak melakukan tugasku untuk mengsuport abang kemedan juang."ujar icha bergabung bersama sahabat sahabatnya yang tinggal diasrama.
"sayang bukan kah, hari ini sayang akan kembali kekota manado??"ujar satria menatap icha dengan raut wajah penuh bahagia.
"aku membatalkan kepergianku kembali kekota manado karenA semalam,aku ada tamu dan tamu itu membuat aku berpikir lagi.agar aku memberi abang kesempatan kedua kalinya."ujar icha sambil menatap wajah iman sama sintia. dan iman sama sintia tersenyum menatap wajah icha sama satria
"siapa sayang??aku akan berterimakasih sama orang itu"ujar satria yang binggung
"mereka itu adalah adik adik kita bang yaitu sintia sama iman"ujar icha sambil tersenyum menatap sintia dan iman
flashback on
Sehari sebulum waktu satria pergi tugas RI MALASYA.sintia sama iman mendatangi icha,dirumah pamanya icha sama iman.
"mbak icha,tidakkah mbak icha memberi bang satria kesempatan??"ujar sintia
"maaf dik,mbak udah bertekat untuk berpisah dari bang satria."ujar icha sambil tersenyum
"mbak icha yang sangat aku sayangi,aku bukan ingin memihak sama abang satria.aku berfikir,kalau mbak harus memberikan abang satria kesempatan kedua. apa mbak ngak kasihan sama masa depan anak anaknya mbak??mereka masih kecil dan masih membutuhkan kasih sayang orangtua."ujar iman
"coba mbak pikir baik baik bagaimana traumanya anak anaknya mbak. ketika mereka gede nanti, mereka harus melihat kedua orangtuanya telah berpisah.mereka bakalan iri sama anak anak lain.dimana anak anak lain bahagia ketawa bersama kedua orangtuanya tapi mereka ngak bisa."sambung iman
"mbak ngak boleh egois.posisi mbak berada di posisi seorang ibu.dimana seorang ibu harus berjuang demi kebahagian anaknya,mbak juga ngak kasihan sama bang satria."sambung iman
__ADS_1
"aku melihat penyesalan dari bang satria,kami akan pergi tugas loh mbak.kami akan menjalankan tugas kami sebagai abdi negara.kami pergi tugas yang belum tentu,kami akan balik kesini dalam keadaan selamat,bukan aku mendoakan agar bang satria meninggal dalam medan juang mbak.ini hanya perumpamaannya mbak,"sambung iman
"mbak sebagai istri,mbak belum menjadi istri yang baik sama suami,kalau nantinya bang satria pulang tugas dan tinggal jasat.mbak icha dikategorikan istri yang ngak sholeha sama suaminya."ujar iman mebuat icha terdiam
icha pun terdiam memikirkan perkataan iman adik sepupunya itu. sampai pada akhirnya icha pun memaafkan satria
flashback off
"kami kan,sebagai adik adiknya abang satria sama mbakku icha.kami ikut bahagia melihat rumah tangga abang sama mbak kami rukun dan bahagia."ujar iman
"trimaksih adik adikku,"ujar satria sambil tersenyum menatap iman sama sintia
"kepada semua prajurit yang akan pergi tugas, diharapkan untuk segera naik kekapal.kita akan segera berangkat."ujar suara yang terdengar dipelabuhan kota gorontalo.
"abang titip putra dan purti kita sayang.abang berangkat dulu ya,abang akan pergi, menjalankan tugas negara."ujar satria sambil memberi kiss dipipi icha,ikhsan dan ikhsania.
satria pun menaiki tangga kapal.semua para prajurit yang ditugaskan RI MALAYSIA,naik ke kapal dan kapal pun berangkat.para prajurit melambaikan tangan kepada keluarganya dan para keluarga melambaikan tangan kepada para prajurit yang pergi satgas.
hati persit yang berada dipelabuhan kota gorontalo. pun diuji dengan kepergian suami suami mereka yang akan menjalankan tugas.
ngak mudah menjadi persit,cinta mereka harus diuji dan persitlah yang banyak mengorbankan perasaan.persit merelakan suami mereka pergi tugas,dimana suami mereka menggorbankan nyawanya menjaga NKRI.
persit mengerjakan ini dan itu sendiri tanpa bantuan sosok suami mereka.jangan kalian berfikir menjadi persit itu enak kehidupan terjamin dan ngak ada yang persit pikirkan atau ngak memiliki rasa hawatir menjadi persit.
kehidupan kami terjamin tapi persit juga memiliki rasa hawatir dan rasa nyaman memikirkan keadaan suaminya yang tugas.
terkadang persit lupa makan disaat suaminya belum ada kabar.persit itu diuji kesabaran dan mental.buat para calon persit teruslah berjuang dan para ibu persit semangat.๐๐
hidup persit๐๐๐ค๐
__ADS_1