Suamiku Tentara

Suamiku Tentara
Hati seperti kaca


__ADS_3

Pulang dinas satria kembali kerumah sakit dan malam ini sendirian satria menjaga icha dirumah sakit.satria membawah makanan,buah dan kue untuk icha


"sayang sudah makan??abang suapin ya?"ujar satria


icha hanya diam dan icha lagi duduk diatas bednya.


"sayang,apakah kamu belum juga memaafkan


abang ya."ujar satria yang beridiri disamping bed.


icha hanya menatap satria dengan raut wajah emosi


"ngak baik loh sayang marahan sama suami berlarut larut,apa lagi surga sayang ada pada abang."ujar satria


"bodo amat,emang aku perduli.aku ngak perduli "ujar icha membelakangi satria.

__ADS_1


"emangnya sayang ngak takut dosa,ngak mau memaafkan suami itu dosa loh sayang."ujar satria


"abang ajah, ngak takut dosa,abang menampar wajahku, lagi pula,aku sudah memaafkan abang kok"ujar icha


"kenapa sikap sayang ngak kayak dulu lagi,sayang udah ngak mau romantis lagi sama abang."ujar satria


"kalau memaafkan abang, aku sdah maafinnya tapi aku masih butuh waktu untuk bisa seperti dulu.rasa sakit dihatiku sama bekas tamparan abang dipipiku masih terasa dan ngak semudah itu aku melupakannya."ujar icha dengan raut wajah emosi


"kata maaf yang abang ucapkan, belum cukup,apa yang abang lakuin agar sayang bisa melupakan kesalahannya abang"ujar satria dengan sikap bersalah.


tiba tiba icha mengambil piring yang berada dimeja yang disamping bed dan icha menjatuhkan piring kaca itu kelantai.piring itu hancur berkeping keping.


"kenapa sayang menjatukan piring kaca itu kelantai??piringnya pecah berkeping keping loh sayang."ujar satria


"abang lihat piring kaca itu,ketika jatuh kelantai,piring itu hancur berkeping keping.piring itu bisa kita satukan kembali tapi kita ngak akan pernah bisa menyatukan piring itu seperti semula karena piring itu sudah sempat jatuh dan hancur berkeping keping."ujar icha dengan raut wajah emosi

__ADS_1


"begitupun sama hatiku yang kecawa dan hancur berkeping keping.aku mungkin sudah memaafkan abang tetapi ngak sama hatiku karena hatiku ngak akan bisa seperti dulu.masih ada bekas luka dihatiku"sambung icha


"maafkan abang,abang sudah sadar,kalau abang salah.abang janji ngak akan menggulangginya lagi sayang."ujar satria


"bodo.aku mau tidur, aku malas lihat wajahnya abang dan aku ingin muntah melihat wajahnya abang."ujar icha yang membaringkan badanya diatas bed dan tidur membelakangi satria.


"sabar satria,sabarkan hatimu.ini balasan kesalahan yang kau perbuat dan sudah terlalu banyak menyakitinya hatinya icha.sehingga membuat icha ngak bisa menjadi kayak dulu lagi.emang susah meluluhkan hati wanita yang sudah kecewa.apapun kesalahan yang sudah keterlalu pasti akan diingat terus."ujar hati satria dan satria menggaruk garuk kepala menyesali kesalahannya.


"sayang maafin abang dong,abang bermohon sama sayang dan abang janji ngak akan menggulanggi kesalahan itu lagi.abang menyesali semua kesalahan abang,atas apa yang abang lakukan pada sayang."ujar satria sambil mengusap usap belakangnya icha tetapi icha menepis tanggan satria yang duduk disamping bed atau tempat icha tidur.


salam kenal buat pembaca novel saya.jangan lah bosan bosan membaca ya🙏🙏....semoga para pembaca novelku yang setia tetap dalam lindungan tuhan selalu,diberikan umur yang panjang dan diberikan rezeki yang banyak oleh tuhan.


amin🤲


love buat pembaca novel saya.🤗😘

__ADS_1


__ADS_2