Suamiku Tentara

Suamiku Tentara
Satria sakit


__ADS_3

Icha lagi sibuk membersikan konternya.tiba tiba tian menghampiri icha ditmpat kerjanya icha dan icha yang lagi bekerja.


teman teman icha kaget, mereka berfikir icha berbuat kasus karena kedatangan tian yang menggunakan seragam loreng dan teman teman icha ngak tau tian itu sahabatnya satria.


"eh bang tian,tuben abang tian kesini dengan pakaian lengkap begini.emang ada apa bang??abang sama siapa kesini??"ujar icha dengan perasaan yang ngak enak.


"icha suamimu sakit dan saat ini satria dirawat dirumah sakit."ujar tian membuat icha kaget dan icha langsung menangis.


"tadi pagi sebelum pergi dinas, kata bang satria,kalau badannya ngak enak dan aku juga udah katakan. bang satria jangan dinas dulu hari ini tapi bang satria maksa mau masuk kerja."ujar icha dengan mata sembab.


"icha kamu ijin pulang ajah,katakan sama atasan kita,kalau suamimu masuk rumah sakit."ujar sinta teman kerjanya icha


"icha,abang tungguin kamu diparkiran ajah ya.kita ke rumah sakit bareng."pujar tian.


"iya bang."ujar icha dan tian pergi menunggu icha di parkiran dan icha temuain atasanya untuk ijin pulang.


*****


tiba diruangan dimana satria dirawat.icha sama tian kaget melihat seorang wanita yang menggoda satria dan kayaknya wanita itu seorang dokter yang menangani satria.


sebenarnya icha cemburu tapi icha mencoba sabar karena satria lagi sakit.tian melihat tingkah wanita itu membuat tian kesal karena tian mengerti perasaan icha dan tian pun masuk agar wanita itu ngak menggoda satria lagi.


satria mencoba menolak godaan wanita itu sampai satria mendorong dorog wanita itu tapi karena keadaan satria yang lemas dan ngak kuat mendorong wanita itu.wanita itu menyentuh wajah satria dan wanita itu sambil memeluk satria.


"satria gimana keadaanmu."ujar tian membuat wanita itu kaget.

__ADS_1


wanita itu melepas pelukan dari satria.icha yang berdiri didepan pintu ruang satria dirawat menghampiri satria.


icha kaget ternyata wanita itu mantan pacarnya satria waktu SMA dulu.wanita itu namanya mikaila dan dia seorang dokter dirumah sakit tempat satria dirawat


"kalian siapa??"ujar mikaila sambil menatap wajah tia sama icha.


"saya teman letingnya satria dan wanita yang berdiri dihadapanmu itu istrinya satria namanya icha."ujar tian


mikaila melihat penampilan icha dari bawah samapi atas karena saat itu icha masih menggunakan seragam matahari.


"ngak mungkin satria udah menikah."ujar mikaila


"kau bisa lihat cincin dijari manis satria itu kan.itu cincin pernikahan satria sama icha.kalau kau masih ngak percaya bisa kau lihat cincin yang dipakai satria.cincin itu tertulis mana mereka berdua dan ada tanggalnya juga.tanggal yang tercantum dicincin tanggal pernikahan mereka,mereka berdua 26-09"ujar tian yang kesal melihat mikaila.


"namanya juga jodoh.emangnya menikah sama tentara harus sarjana atau punya jabatan dan harus sebanding gitu.jodoh itu ngak harus sama sama punya gelar,jabatan,dan harus sebanding." ujar tian yang udah emosi dan icha memilih diam. tian yang menjawab perkataan mikaila.


"kamu istri satria,kamu ikut aku.ada yang ingin aku beritahu sama kamu keadaan satria.aku dokter yang menangani satria."ujar mikaila dan mikaila pergi meninggalkan ruangannya satria


"icha,kamu keruangan wanita itu nanti satria aku yang jagain."ujar bang tian dan icha pergi ke ruangannya mikaila.


*****


icha masuk keruangannya mikaila dan mikaila bukan memberi penjelasan penyakit satria.malah bikin icha emosi denga perkataan mikaila.


"gimana dok,keadaan suamiku??ujar icha yang melupakan tingkah mikaila yang barusan diruangan satria dirawat.

__ADS_1


"cukup, kau menyebut satria suamimu.aku ingin menggatakan, kau tinggalkan satria.ceraikan satria dan satria itu milikku bukan milikmu."ujar mikaila


"ada sudah gila,anda meminta aku keruangan ini.kata anda, anda mau memberitahukan soal keadaan suamiku tapi sesampainya disini anda meminta aku agar menceraikan suamiku yang begitu sangat aku cintai."ujar icha sambil menatap wajah mikaila dengan emosi.


"kamu ngak pantas dengan satria.kamu hanya bekerja sebagai spg matahari yang ngak punya masa depan."ujar mikaila denga senyuman sinis yang memperlihatkan sikap ngak suka sama icha.


"tutup mulut anda.jangan sampai melewati batasanmu"ujar icha yang makin emosi


"satria menikahimu,mungkin ajah kamu menjebak satria yang membuat kamu hamil kan dasar perempuan nakal dan ngak benar."ujar mikaila yang membuat icha marah dan menampar pipi mikaila.


"ada sudah melewati batasan anda.anda sudah masuk dalam hubungan rumah tanggaku.aku sama satria itu menikahnya baru sebulan lebih.apa perut aku kelihatan buncit atau hamil dan aku jelaskan sama kamu.aku ngak sama seperti anda yang menggoda suami orang."ujar icha yang emosi


"saya ngak menggoda suami anda.kami saling mencintai."ujar mikaila


"apa???kalian saling mencintai.anda ajah kali yang begitu tergila gila sama suamiku.anda pikir saya bisa anda hasut ini dan itu.itu ngak akan mungkin karena semua sudah suami saya ceritakan padaku.kalau masalah akhir akhir ini anda sering wa suamiku kan."ujar icha membuat mikaila kaget


"meski suamiku sering memblokir anda tapi anda menganti nomor wa baru dan anda pikir aku ngak tau. aku juga barusan melihat diruangan suamiku dirawat, anda yang kegatelan sama suami sumiku. anda wanita cantik tapi sayang suka merebut suami orang."ujar icha dengan mata melotot menatap mikaila.


mikaila marah ingin menapar icha tetapi icha bisa menapis tangan mikaila yang ingin menampar wajah icha


"jangan anda fikir saya takut sama anda,saya ngak takut sama wanita seprti anda.wanita yang ngak tau malu seperti anda,sepertinya anda butuh tanganan medis biar anda ngak tergila gila sama suami orang."ujar icha dengan raut wajah yang sangat marah dan merah menatap wajah mikaila.


"saya pastikan,saya bisa merebut satria kembali kepadaku.satria milikku dan bukan milikmu"ujar mikaila dengan nada suara yang tinggi.


"anda lupa ya,saya adalah persit dan istri dari satria.apa ada persit yang takut dengan namanya pelakor yang ngak punya malu seperti anda.saya ngak akan takut sama anda.ingat saya ngak akan takut sama sekali.kita lihat siapa yang akan kalah dari kita berdua.kamu atau aku."ujar icha dan pergi meninggalkan ruangan mikaila dengan emosi .

__ADS_1


__ADS_2