
Selesai sholat magrib,icha menidurkan ikhsan. satria baru ajah tiba dirumah dan baru pulang dinas.
"assalammulaikum sayang."ujar satria yang baru ajah, tiba dirumah selesai dinas.
"walaaikum salam sayang."ujar icha sambil menyalimi tangan satria.
"ikhsannya mana sayang?"ujar satria sambil memeluk icha dan mencium dahi icha
"ikhsannya udah tidur sayang,hp sayang punya pulsa ngak.aku pinjam dong bang"ujar icha
"punya kok,emang kenapa sayang???mau nelpon siapa??"ujar satria
"aku boleh pinjam kan bang??aku ingin nelpon ibuku yang dimanado."ujar icha
"boleh lah sayang,ini hpnya abang,abang mau makan dan selesai makan abang mau mandi."ujar satria yang lagi duduk diruang tamu sambil membuka sepatu.
selesai membuka sepatu satria kedapur cuci tangan dan setelah itu satria duduk dimeja makan.selesai makan satria menggambil handuk dan satria masuk ke dalam toilet.
icha menelpon ibunya yang dimanado. selesai menelpon ibunya,icha melihat ada wa masuk dari namanya beb dan tanpa sengaja icha melihat percakapan satria sama wanita itu yang beranama beb.
icha pun mulai cemburu,icha melihat percakapan wa satria sama beb.mereka janjian bertemuan,icha mencoba sabar dan menunggu satria selesai mandi.
setelah satria selesai mandi dan satria ganti pakaian.satria duduk diatas kasur dan membuka laptop.icha menghampiri satria dan icha duduk didepan satria yang lagi mengetik laptop.
"sayang,aku mau ngomong boleh ngak??dan aku ganggu ngak"ujar icha yang mencoba sabar
"ngak kok sayang,katakan ajah sayang,abang akan mendengarkannya kok.emang sayang mau ngomong apa?"ujar satria yang tetep mengetik laptop
"beb itu siapa??dan apanya abang sih??"ujar icha dan satria pun kaget
__ADS_1
"sayang tau dari mana nama soal beb??kan abang ngak pernah ngomong sama sayang yang namanya beb"ujar satria
"aku lihat namanya dikontak wa dihpnya abang dan barusan beb mengirim pesan.aku pun tanpa sengaja membaca percakapan kalian."ujar icha
"sayang sudah baca semua chating wa abang sama beb ya?"ujar satria.
"aku lagi nanya sama abang dan abang belum mejawab pertanyaanku tapi abang malah menanya balik"ujar icha yang terus menahan emosi.
"beb itu, mantan pacarnya abang dan beb pacar pertama abang waktu orangtua kami sama sama masih tinggal diasrama.abang pacaran sama beb waktu duduk dibangku SMP sampai abang jadi prajurit.beb adalah wanita yang menemani abang dari nol sampai ababg jadi prajurit. "ujar satria sambil mengetik laptopnya
"trus apa masalahnya sampai abang sama bebnya putus??"ujat icha yang udah sangat cemburu
"kami putus karena perbedaan visi dan misi ajah"ujar satria yang serius membuat laporan.
"emang berapa lama abang pacaran sama beb itu.?"perktaan icha mencoba menutupi rasa cemburunya
"kami pacaran 7 tahun.4 tahun waktu SMA dan 3 tahun setelah abang jadi prajurit"ujar satria
"masihlah sayang,beb mau ajak abang ketemuan."ujar satria dengan sangat santai.
satria berpikir icha ngak akan cemburu tapi ternyata icha cemburu.
"kenapa abang mau diajak ketemuan sama beb?"ujar icha yang kelihatan mulai memperlihatkan emosi
"ya abang maulah,kan mantan bukan musuh."ujar satria yang hanya santai menjawabnya dan ngak memeperhatikan wajah icha yang kelihatan udah sangat emosi
"jadi benar dong,apa yang ada dichating wanya abang.kalau abang ketemu sama beb."ujar icha
"iya benar sayang,semua chat abang sama beb ngak pernah abang hapus.agar abang bisa ceritain sama sayang tapi karena sayang udah baca sendri,jadi abang ngak perlu menceritakannya sama sayang" uajar satria yang masih santai dan berpikir kalau icha ngak akan cemburu dan marah
__ADS_1
"aku memabaca semua percakapan abang sama beb.aku sangat kecewa sama abang,abang mau ketemu beb,berduaan dan ngak ijin dulu sama aku atau setidaknya beritahu aku sebelum ketemu beb tapi abang ngak ngomong apa apa.abang menghargai aku sebagai istri atau ngak sih."ujar icha dengan raut wajah sangat emosi dan sambil menangis.
satria pun kaget melihat wajah icha yang ternyata icha cemburu dan marah marah sama satria.
"bukan begitu sayang tapi."ujar satria yang terhenti karena kedatangan tian sama onal
"assalamulaikum."ujar ronal sama tian yang baru ajah tiba dan bertamu dirumahnya icha sama satria.
pertengkaran icha sama satria terhenti karena kedatang onal sama tian.icha sama satria malu, kalau ada orang tau,kalau mereka berantem.
"walaikum slam."ujar satria menuju ruang rumah mereka.
satria meninggalkan icha dikamar dan icha menghapus air matanya agar tian sama onal ngak tau kalau mereka berantem.
icha kedapur membuat kopi buat ronal sama tian. icha menuju ruang tamu,disana ada ketiga para suami yang lagi ngobrol.tanpa sengaja icha mendengar mereka bertiga membahas soal beb.
"sat,kamu udah mendengar kabar.kalau ngak salah mantan kamu akan tinggal disini."ujar ronal.
ronal sama tian juga tau soal wanita yang selalu satria panggil beb itu.waktu satria masih pacaran sama wanita itu,saat satria masih dinas dimanado barsama ronal sama tian.mereka kan satu bataliyon dan satu mess.
"aku udah tau bang,aku udah sempat ketemu sama beb kok tapi jangan bahas mantanku dirumah karena icha ada didapur.aku takutnya icha dengar dan icha marah"ujar satria yang takut icha dengar karena barusan mereka berantem dan pertengkaran mereka terhenti ketadatangan ronal sama tian kerumahnya.
"kenapa abang harus takut, aku mendengarnya, lanjutin ajah ngobrol membahas wanita itu.aku ngak marah kok."ujar icha dan icha berpikir,kenapa satria harus takut membahas masalah mantanya satria yang satu itu.
"icha,abang melihat matamu,kenapa matamu sembab,bengkak dan suaramu seperti habis nangis. kau habis nangis ya?"ujar tian
"ngak kok bang, aku lagi flu ajah dan mataku kelilipan didapur barusan."ujar icha mencoba menutupi pertengkarannya sama satria dan selesai mengidangkan kopi, icha masuk kekamar.
icha membarikan tubuhnya diatas kasur dan icha berpikir soal masalah beb mantan pacarnya satria itu.
__ADS_1
"kenapa bang satria takut,kalau aku dengar mereka membahas mantanya itu.jangan jangan dibelakangku mereka masih ada hubungan."ujar icha sambil nangis dan icha pun tertidur.