
icha pulang kerja jalan kaki menuju rumahnya.icha melihat gerombolan warga ibu ibu lagi mengusir tia dari kampung tempat tia ngekos.
"dasar kau wanita pelakor,wanita gila,janda gatel,ngak tau malu dan tak punya otak."ujar ibu ibu kepada tia
"usir dia dari kampung ini dan usir wanita ini dari sini"ujar salah seorang ibu
"ini kenapa bu??kenapa ibu bersikap anarkis ke wanita ini."ujar icha yang menghampiri tia yang dihakimi ibu ibu
"janda gatel ini, menggoda suami suami kami,"ujar salah seorang ibu
"usir dia dari kampung ini,pelakor kayak gini mending harus kita basmi dari kampung ini."ujar salah seorang ibu
"maaf bu,ibu ibu ngak boleh menghakimi orang kayak barusan."ujar icha
"emangnya ibu ini,siapanya wanita ini??ibu ngak tau sikap wanita ini.wanita ini pelakor"ujar salah seorang ibu
"ini teman saya, saya mewakili teman saya,saya memohon maaf atas kesalahan teman saya."ujar icha yang mencoba membantu tia dari amukan ibu ibu
"ngapain sih icha membatu tia??tia layak diperlakukan kayak gitu dan tia yang membuat rumah tanggamu hancuran icha."ujar regina yang baru ajah tiba dan melihat kejadian itu.
"kenapa ibu memihak wanita ini,wanita ini sudah melakukan kesalahan."ujar salah seorang ibu
ibu ibu kembali memukul dan menganiaya tia.
"usir wanita ini dari kampung ini."ujar ibu ibu dan membuat icha ngak tegah melihat keadaan tia
"berhenti ibu ibu,saya tau teman saya melakukan kesalahan dan biarkan teman saya menjadi urusan saya.saya janji teman saya ngak akan bertempat tinggal lagi dikampung ini."ujar icha
"kami ngak percaya,kami harus menghukum dia karena dia sudah mengoda suami suami kami."ujar salah seorang ibu yang sangat emosi
"biarlah aku sama icha yang menghukum teman kami.nanti kami yang akan mengurusnya,kami janji dia ngak akan lagi tinggal dikampung ini dan kami akan minta dia pergi dari kota ini"ujar regina
"oke,kami serahkan wanita ini sama kalian dan pastikan wanita ini ngak tinggal lagi dikampung ini."ujar salah seorang ibu dan ibu ibu itu pergi meninggalkan mereka bertiga
"icha,mbak regina trimakasih sudah membantku. icha aku minta maaf yang sudah membuat rumah tanggamu hancur."ujar tia yang menangis dan keadaan tia saat itu sangat prihatin.
__ADS_1
tubuh tia penuh dengan luka,memar,rambut yang acak acakan dan pakaian yang robek kayak orang gila.
"icha,aku juga mau memohon maaf sama kamu. maafkan mbakmu inj yang terlalu percaya sama wanita gila ini.mbak fikir,tia ini baik tapi ternyata mbak salah.maafkan mbak ya, icha."ujar regina menggenggam tangan icha
"sebelum mbak memohon maaf sama icha.icha sudah memaafkan mbak."ujaricha
"trimakasih icha,kau emang wanita baik.icha masih mau kan mengganggap mbak ini kakak angkatmu."ujar regina
"sampai kapanpun mbak akan tetap menjadi kaka angkatku.aku ngak pernah merasa mbak itu musuhku dan aku ngak membenci mbak regina."ujar icha membuat regina menangis dan memeluk icha.
"trimakasih icha,trimakasih."ujar regina yang masih memeluk icha
"mbak regina dan tia yuk kerumahku."ujar icha.
icha samA regina membawah tia kerumahnya icha. icha sama regina mengobati luka luka yang ada ditubuh tia.
"rumahmu sangat indah icha,rumah ini kamu beli ya??"ujar regina sesampainya dirumah icha
"ngak mbak,aku hanya nyewa rumah ini.oh iya mari masuk mbak mbak."ujar icha mempersilahkan regina dan tia masuk kerumahnya.
mereka duduk diruang tamu sambil mengobati lukanya tia.
"iya,aku udah memaafkan kamu ko.lagi pula semua sudah lewat.mungkin beginilah nasib yang aku harus jalani."ujar icha sambil tersenyum
"ya ampun icha hatimu terbuat dari apa sih??aku sudah berbuat kesalahan yang sangat besar dan kau masih memperlakukanku dengan baik.aku menyesal icha sudah melakukan kesalahan yang membuat rumah tanggamu hancur.maafkan aku icha."ujar tia memeluk icha sambil menangis
"aku juga mohon maaf sama mbak,aku sudah ngak sopan menyebut mbak dengan sebutan nama.mbak tia kan lebih tua dariku."ujar icha
"ngak papa icha,aku maklumin ko,kau pasti kesal sama aku kan karena kesalahanku sampai kau emosi."ujar tia
"icha pasti marah lah sama kau karena kau membuat rumah tangga icha hancur.makanya jadi orang itu jangan jadi orang yang selalu berbuat kesalahan.icha itu orangnya baik dan sangat baik.semua karena kau membuat rumah tangga icha hancur dan anak anaknya icha membenci icha."ujar regina
"tia besok kau harus balik ke manado.kalau masalah tiket pesawat aku yang bayarin.mending kau balik ke manado jangan lama lama disini.aku takut entar suamiku kau goda lagi."ujar rgina dengan wajah kesal
"mbak kenapa berkata kayk gitu,tia mungkin tersinggung sama perkataan mbak loh."ujar icha
__ADS_1
"ngapain takut hatinya tia tersinggung,tia sudah ngak punya hati.kalau ia punya hati ngak mungkin tia membuat rumah tanggamu hancur."ujar regina
"iya sih mbak, aku tau tia salah tapi kita ngak boleh balas orang dengan kejahatan pula.lagi pula tia sudah menyadari kesalahanya."ujar icha
"orang kayak tia, ngak akan pernah sadar.ingat tia besok kau harus balik ke kota manado"ujar regina dengan wajah kesal.
"iya mbak regina,besok aku akan balik kemanado. trimakasih ya sudah jadi teman yang baik untukku." ujar tia
"iya sama sama mbak tia."ujaricha
"sama sama apa sih icha,wanita ini sudah membuat rumah tanggamu hancur,anak anakmu membencimu dan iparmu sintia membecimu juga,itu karena wanita gila dan kegatelan ini."ujar regina
"sudah sudah mbak regina,lagi pula mbak tia sudah mendapatkan balasan dari apa yang mbak tia perbuat."ujar icha
"tia apa yang terjadi padamu itu karma untukmu tia. jadi wanita itu, yang baik dan punya harga diri dikit. walau kau janda, janganlah perlihatkan,kalau kau seorang janda murahan tapi perlihatkan,kalau kau janda berkelas yang susah didapatkan."ujar regina yang emosi
"sudah mbak regina, mbak tia mandi aja sana. pakain ganti nanti aku siapkan.selesai mandi mbak tia makan dan dimeja makan ada makanan.selesai makan, luka luka yang ada ditubuh mbak nanti aku obatin."ujar icha sambil tersenyum
"ya ampun icha,kau masih mau berbuat baik sama wanita ini.ingat icha dia sudah membuat rumah tanggamu hancur."ujar regina yang masih emosi
"mbak tia mandi ajah gih."ujar icha
tia pergi mandi dan masuk ke dalam toilet.
"mbak,aku sudah tutup rapat rapat masalahku.aku juga sudah memaafkan mbak tia kok mbak regina.aku juga ngak mau membahas masalalu"ujar icha
"tia berbuat salah kau maafin dan satria belum kau maafin icha.satria itu ngak salah yang salah itu tia wanita gila"ujar regina
"kalau masalah satria beda mbak.kesalahan satria bukan hanya sekali tapi berulang ulang kali."ujar icha
"icha kau ngak taukan,anak anakmu diasrama selalu menangis melihat anak anak lain diasrama jalan jalan bersama ibu sama ayah mereka.ketiga anak anakmu selalu main kerumahnya mbak, mbak sendiri selalu sedih, ketika mendengar mereka curhat.ikhsan kemarin menemui sambil nangis dan curhat sama mbak.ikhasan mengatakan, kenapa bundanya harus berpisah dari ayah?mereka kangen dengan keharmonisan kedua orangtuanya."ujar regina sambil menangis dan membuat icha ikut menangis
"anak anakmu pulang sekolah,main bersama anak anaknya mbak dirumah dan mereka selalu menangis. melihat aku memberi perhatian pada anak anakku. mereka bertiga selalu berpelukan dan menangis bareng."ujar regina
"mereka mengatakan,kapan bundanya mereka bisa balik bersama mereka dan memberikan mereka perhatian.mereka kangen sosok dirimu icha,berilah satria kesempatan sekali lagi dan kasihanilah anak anakmu.balikanlah sama satria demi anak anakmu icha."sambung regina dan regina memeluk icha yang sedih
__ADS_1
"kita seorang ibu icha,kita harus rela melakukan apapun demi kebahagian anak anak kita.apalagi mereka masih kecil kecil."sambung regina dan icha hanya bisa menangis.
"aku ajah ikut sedih, ketika melihat air mata anak anakmu.mereka curhat,kalau mereka kangen kamu. mereka hanya bisa menangis dan ngak tau harus berbuat apa lagi icha agar kamu kembali bersama mereka"sambung regina dan icha hanya menangis terus.