
icha,iman,sudirman dan lia pergi kekantor menemui komandanya satria.
"assalammulaikum,"ujar pamanya icha bersama icha sesampainya diruangan komandannya satria i
icha kaget melihat kedua orangtua satria bersama satria yang sudah lebih dulu berada diruangan itu.
"silahkan masuk dan silahkan duduk,kebetulan ibu satria baru tiba."ujar jendral aiman komandanya satria.
"apa kabar nak,lama kita ngak ketemu ya."ujar ibunya satria sambil memeluk icha sambil menangis.
"alhamdulilah baik bu.ibu sama bapak bagaimana kabarnya?? "ujar icha yang icha ikut menangis sambil memeluk ibunya satria.
"nak icha jangan lupakan kami, kalau nantinya kamu berpisah dari satria.kamu akan tetap menjadi anaknya kami."ujar ayahnya satria sambil menangis dan icha menyalimi ayahnya satria.
icha ngak menyalimi satria dan komandanya satria menegur icha.
"bu satria,ngak baik loh bu,ibu ngak menyalimi suami.gimanapun letnan satria masih suaminya ibu."ujar jendral aiman.
icha pun denga sangat terpaksa menyalimi tangan satria.
__ADS_1
"icha,aku mohon janganlah mengajukan perceraian. aku sudah menyadari semua kesalahanku,aku mohon beri aku kesempatan sekali lagi."ujar satria yang duduk bersebelahan sama icha.
"hari ini,aku tetap ingin mengajukan perceraian dan ngak ada lagi namanya kesempatan buatmu lagi sat."ujar icha dengan sangat emosi
"bu satria, berilah letnan satria kesempatan lagi. bukankah allah swt ngak menyukai percaraian."ujar jenderal aiman
"ijin komandan,maaf sebelumnya pak jendral aiman, kalau kata kata saya kasar atau membuka aib rumah tangga saya.komandan ngak tau betapa menderitanya saya.saya sudah berulang ulang kali saya memberi satria kesempatan tapi satria ngak pernah berubah.saya sudah sangat sabar mengahdapi satria tapi kesabaran saya sudah habis. saya juga ingin bahagia komandan."ujar icha
"bu satria pikirlah dengan baik baik bu,ibu satria dan letnan satria memiliki tiga orang anak.apa ibu mau memisahkan mereka bertiga."ujar jedral aiman dan kedua orangtua satria pun ngak berkata kata karena mereka mengetahui kesalahan satria.
"ijin komandan,terserah anak anak saya,mereka mau ikut siapa."ujar icha menangis mengingat anak anaknya dan icha merindukan ketiga anak anaknya.
"ya ampun bu satria,diamana hati ibu sebagai seorang ibu.kenapa ibu ngak mau rela berkorban demi anak anak ibu."ujar jedral
"berilah letnan satria kesempatan bu."ujar jedral aiman
"mohon ijin ,saya ngak bisa komandan.saya sudah bertekat ingin bercerai.saya hari ini menemui komandan jedral aiman karena saya ingin mengajukan percaraian.saya ngak akan pernah mundur."ujar icha denga sangat bersemangat ingin bercerai dari satria.
satria menggenggam tangan icha tapi icha menepis tangan satria dan icha berdiri dari kursi yang berdampingan sama satria.satria menangis memohon mohon dikaki icha
__ADS_1
"icha ku mohon,beri aku kesempatan"ujar satria
"aku ngak bisa lagi sat,aku dulu pernah berlutut dikakimu,aku memohon agar kau percaya padaku dan aku sudah jelasin semuanya sama kamu tapi kamu ngak perduli denganku ataupun penjelasnku. aku manusia bisa satria, aku juga punya batas kesabaran.kau menelantarkanku dan kau biarkanku sendiri.sampai aku sakit dirawat dirumah sakit,kau ngak memperdulikanku bahkan aku mati skli pun."ujar icha
"kau ngak perduli sama aku.setelah kau mendengar penjelsan dari adam dan pamanya tentang tia.baru kau percaya. kalau aku ngak melakukan itu,aku juga ingin bahagia satria,aku merasa ngak nyaman lagi menjalani rumah tangga denganmu satria"sambung icha yang sangat emosi sambil menangis.
"iya icha,aku tau aku salah.maafin aku icha dan ku mohon beri aku kesempatan icha."ujar satria sambil menangis dan memeluk kakinya icha
"tapi aku sudah ngak bisa memberikanmu kesempatan lagi . buat apa,kita berumah tangga tapi kau ngak tau aku sifatku.kau ngak percaya padaku dan kau lebih percaya sama tia,itu sebabnya aku kasih kau kebebasan agar kau bisa bahagia berrumah tangga sama tia."ujar icha dengan sangat emosi dan dengan deraia air mata
"aku ngak mau menikah sama tia,aku ngak cinta sama tia, hanya kau yang aku cintai icha."ujar satria sambil menangis dikaki icha.
satria ngak malu dan ngak perduli dilihat sama atasnya, kedua orangtua satria dan keluarga pamanya icha.
"kalau kau cinta sama aku,kenapa kau ngak percaya padaku??cinta itu harus ada kepercayaan, bukan hanya sebatas kata cinta doang."ujar icha dengan suara yang sangat emosi.
semua orang disitu pun hanya diam melihat drama keluarganya satria sama icha yang berantem.
"ku mohon icha,aku sudah sadar atas kesalahanku icha."ujar satria yang tiba tiba pingsan.
__ADS_1
saat itu satria lagi ngak enak badan karena terlalu stres memikirkan percraian.
semua panik melihat satria pingsan dan satria langsung dibawah kerumah sakit.keadaan satria sangat lemah.satria stres memikirkan kesalahanya sampai satria sering lupa makan.