
Satria mendapat telpon dari ibunya.kalau icha ngak ada dirumah sakit.ibu,ayah dan kakaknya satria siang ini yang gantian menjaga icha dirumah sakit.
mereka bergantian dengan satria.satria buru buru ke rumah sakit dan sesampainya satria dirumah sakit.
"satria istrimu ngak ada diruang ini."ujar wilda dengan raut wajah sedih
"kok bisa bu.emang ibu,ayah dan mbak satriana pada kemana sampai icha keluar dari kamar ngak ada yang tau."ujar satria dengan raut wajah sedih
"ibu sama satriana pergi ke alfamart.ibu titip icha dijagain sama ayah tapi ayah lagi ngobrol sama leting diluar ruangan."ujar wilda dan satria menundukan kepala sambil nangis.
"emang kalian berdua punya masalah apa sih nak?? kenapa permaslaahan kalian berdua belum juga kamu selesaikan satria"ujar hilman
"aku sama icha udah baikan ayah.semalam satria udah memohon maaf sama icha dan icha udah memaafkan satria.semalam kita udah baikan"ujar satria dengan mata sembab
"apa jangan jangan kamu selingkuh satria dan icha mengetahuinya kamu selingkuh.sampai icha pergi meninggalkan ruangan ini dan meninggalkan kita semua"ujar satriana kakaknya satria
"apa itu benar yang dikatakan mbakmu sat,kau benar benar selingkuh.ayah ngak suka kamu melanggar sumpah prajurit."ujar hilman ayahnya satria
"apaan sih.orang aku ngak selingkuh dituduh tuduh selingkuh.niat untuk selingkuh ajah ngak pernah terlintas dibenakku."ujar satria
"trus kenapa icha ngak ada diruangan ini??icha pergi kemana sat???"ujar wilda ibunya satria
"satria juga ngak tau bu,satria juga kaget bu, ketika ibu menelpon satria dan ibu katakan icha ngak ada diruangan ini."ujar satria
"ngak mungkin kalian ngak berantem.trus icha udah pergi ngak tau kemana,kita mau cari icha kemana??.mana icha ngak tau kota ini,."ujar wilda ibunya dan satria sambil menangis
"makanya sat,kalau punya masalah rumah tangga segera diselesaikan dan marahan itu jangan lewat sehari atau paling lambat seminggu jangan sampai berlarut larut."ujar satriana dengan raut wajah marah menatap satria
"aku udah selesaikan masalah rumah tanggaku mbak,semalam kita udah baikan kok mbak.,"ujar satria dengan suara serak habis nangis.
"ibu ngak tau,saat ini icha mau kemana disaat usia kandungannya masih sangat muda,rentan dengan namanya keguguran."ujar wilda ibunya satria
"bu jangan berfikir yang buruk buruk bu,yang kayak gitu bu,satria takut terjadi sesuatu sama istri dan anaknya satria bu."ujar satria denga suara serak yang masih nangis
"satria ini surat dari icha yang icha tinggalkan dimeja.disitu tertulis icha memohon maaf."ujar satriana sambil mengasih surat itu.
satria membuka surat itu dan membaca surat itu yg tertulis.
"maafkan aku bang satria. aku mau bilang selamat ulang tahun suamiku yang ke 28thn."ujar icha yang tertulis disurat itu satria yang tadinya nangis malah ketawa.
icha sama keluarga satria yang lain pun tiba Dari pintu ruangan icha dirawat membawah kue tart.kedua orangtua satria dan satriana ketawa.semua menyanyikan lagi selamat ulang tahun buat satria.
"selamat ulang tahun satria."ujar semua orang
__ADS_1
"trimakasih semua.trimakasih udah buat aku menangis.kalian semua tau ternyata kelemahanku ada pada istriku."ujar satria sambil tersenyum dan
icha menghampiri satria.
"selamat ulang tahun suamiku ke 28 tahun.doa terbaik buat sayangku,makin cinta sama aku dan sama calon bayi kita."ujar icha dan memeluk satria
"trimaksih sayangku,trimakasih sudah mau jadi istri yang super sabar menghadapi suami yang ngak sabaran kayak aku ini."ujar satria mencium dahi icha
"selamat ulang tahun abangku.maaf ngak ada kado yang bisa sintia kasih ke abang,selain hanya doa."ujar sintia
"semoga panjang umur,sehat selalu,makin langgeng sama mbak icha dan makin sabar menghadapi ke inginan sang anak yang masih dikandungan mbak icha."perktaan sintia dan langsung memeluk abangnya itu.
satria ketawa mendengar doa sang adik.
"trimakasih adikku,ada ada ajah doanya.,"ujar satria
"selamat ulang tahun adikku,semoga jadi suami yang setia dan yang paling sabar.makin langgeng sama icha"ujar satriana
"trimaksaih mbakku,mbak satria udah pintar akting."ujar satria membuat satriana ketawa.
"selamat ulang tahun adik iparku."ujar gilang suaminya satriana.
"trimaksih bang.abang istrimu itu cocok jadi aktris.aktingnya sangat bagus.pintar berakting memejokan orang."ujar satria dan abang iparnya satria ketawa.
"trimaksih ayah dan trimakasih ibu.ibu sama ayah cocok jadi artis.cocok bangat aktingnya.pantas ajah ibu sama ayah jadi suami istri sama sama bisa kompak berakting"ujar satria
"siapa dulu sutradaranya."ujar wilda ibunya satria
"emang siapa sutradaranya dan siapa yang memberi ide ini."ujar satria dengan wajah penasaran dan semua menunjuk ke icha dan icha ketawa
"maaf kan aku bang,aku hanya mau balas dendam ajah waktu ultanya aku.abang juga bikin aku jatuh pingsan dan sekongkol sama keluargaku,sahabatku, leting letingnya abang dan sama keluarga ini."ujar icha sambil senyum
"akhirnya satu sama dong."ujar atriana
"tunggu kamu tau dari mana bulan kelahiran abang karena yang sayang tau hanya tanggal kelahiran abang ama sayang sama dan bulannya ajah yang beda."ujar satria
"aku tau dari NRPnya abang.kan waktu pengajuan nikah NRP abang ditanya.kan di NRP abang ada bulan dan tahun kelahiran abang."ujar icha
"emang tau dari mana.kalau nrp ada bulan sama tahun lahirnya abang"ujar satria
"abang lupa adik sepupuku dan paman aku juga prajurit.mereka yang ajarin saya.empat angka depan tahun abang jadi prajurit dan empat angka selanjutnya tahun kelahiran abang kan."ujar icha
"iya kamu pintar sayang."ujar satria kembali mencium dahi icha
__ADS_1
"sudah sudah kita lanjut acaranya dulu."ujar ibunya satria
semua makan bareng,seprti biasa icha tidak ada nafsu makan.
"kamu kenapa lagi sayang,sayang ngak nafsu makan ya,"ujar satria
"iya bang,makannya ngak bisa bikin aku nafsu makan"ujar icha dengan manja kepada satria
"trus kamu mau makan apa???kamu harus makan. kamu ngak boleh perutmu ngak diisi makan"ujar satria
"kenapa nak,ada apa??"ujar wilda ibunya satria yang menghampiri icha sama satria yang duduk dibed.
"icha lagi dan lagi ngak nafsu makan bu."ujar satria
"kamu harus makan nak.kamu mau makan apa sayang,katakan nanti ibu buatin atau nanti ibu belikan ajah."ujar ibunya satria
"aku mau makan jagung catemak."ujar icha dengan nada suara manja.
"itu ide yang bagus sayang,itu makan kesukaan abang tapi tunggu dulu.dulu waktu itu sayang pernah mencicipinya abang makan, kata sayang makanya ngak enak dan ngak suka makan itu tapi kenapa sekarang sayang mau makan itu."ujar satria menatap icha
"aku juga binggung,aku juga ngak tau bang,mungkin aja, bayi kita yang suka makan dan mungkin selerah kalian sama."ujar icha sambil menatap wajah satria.
"ibu pesan gofood ajah ya.apa lagi yang ingin icha makan.katakam nak"ujar wilda ibunya satria sambil tersenyum.
"ngak ada bu,itu ajah."ujar icha dan menunggu makan pesanannya.
setelah memesan makan untuk icha.ibunya satria membawah susu untuk icha,susu ibu hamil.
"nak minum dulu susunya.ini susu untuk ibu hamil"ujar ibunya satria memberikan segelas susu.
"bu duduk disampingku.bu lain kali, saya atau abang satria aja yang membuat susunya.icha ngak enak sama ibu dan icha merasa menjadi menantu yang sopan karena ibu yang membuat susu untuk icha."ujar icha dengan raut wajah sedih
"ngak papa kok nak.ibu lagi suka bikin susu untuk calon cucunya ibu yang dikandungan kamu nak,apalagi kita jarang ketemu,kapan lagi ibu bisa membuat susu untuk menantu ibu sama calon cucu ibu yang dikandunganmu nak"ujar ibunya satria.
"iya bu,cukup kali ini ajah ya bu,nanti bang satria ajah yang buatin susu untuk icha.saya tau ibu sayang sama calon cucu ibu tapi saya juga tau ibu juga cape kerja dan saya merasa sudah menyiksa ibu mertuaku sendiri.ibu itu sangat icha hargai dan sangat icha sayangi. makanya icha ngak mau menyuru ibu melakukan apapun yang icha mau"ujar icha
"iya nak,ibu juga sayang sama icha dan calon cucu ibu."ujar ibunya satria yang langsung memeluk icha dan pesanan jagung catemek pun datang.
icha memakannya dengan sangat lahap seperti orang kelaparan.
"pelan pelan dong sayang makannya."ujar satria yang kaget melihat cara makanya icha.
"dimaklumi ajah nak.namanya juga orang ngidam."ujar ibunya satria sambil tersenyum menatap icha yang lagi makan.
__ADS_1
semua keluarga satria pun keheranan melihat cara makan icha yang seprti orang kelaparan.