Suamiku Tentara

Suamiku Tentara
Icha kembali keasrama


__ADS_3

Tibanya dibandara saumlaki,icha sama anaknya pulang keasrama tanpa dijemput oleh satria karena satria lagi dinas.


sesampainya dirumah,icha menuju lemari mencari berkas buat pengajuan perceraiannya tapi semua berkas yang icha simpan didalam lemari ngak ada.


"brengset bangat satria,semua berkas yang ingin aku gunakan buat pengajuan perceraian disimpan dan aku ngak tau dia menyimpannya dimana"ujar icha yang sangat emosi dan icha membanting pintu lemari.


"assalammulaikum."ujar satria yang baru ajah pulang dinas.


"waalaikum salam,ayah kami kangen."ujar anak anak yang terdengar dari luar kamar.


"ayah juga kangen,kalian sampai disini jam berapa??"ujar satria.


"kami baru 20 menit tiba dirumah,kenapa ayah ngak menjemput kami dibandara??"ujar ikhsan


"maafkan ayah anak anakku,ayah dikantor banyak tugas."ujar satria


"ngak papa kok ayah,kami ngerti kok."ujar ikhsania


"kalian berbaring ajah sana dikamar kalian,pasti kalian cape kan.ayah mau kekamar dulu,ayah mau mandi dulu."ujar satria

__ADS_1


"baiklah ayah."ujar anak anak menuju kamar mereka dan satria menuju kekamarnya.


sesampainya dikamar satria melihat icha,satria masih marah sama icha.


"kamu juga ikut pulang ya??aku fikir kamu sudah ngak akan ikut pulang bersama anak anak."ujar satria dengan sinisnya


"maksud kau??aku harus membiarkan anak anak pulang sendiri kesini??jujur aku ngak sudih pulang kerumah ini lagi ,apalagi ketemu sama kamu."ujar icha dengan raut wajah sangat emosi menatap satria


"aku juga ngak sudih melihat wajahmu icha,kalau bukan karena anak anak.aku ngak suka kamu balik kerumah ini."ujar satria membuat icha makin emosi dan icha mencoba kuat dihadapan satria.


icha hampir ajah menangis didepan satria tapi icha menahan air matanya.


"buat apa?? pasti kamu butuh itu untuk mengajukan cerai kan??aku ngak tau berkas berkas itu dan kau cari sendiri ajah berkas berkas itu"ujar satria


"aku sudah cari tapi ngak ada,kemarin sebelum kita ke NTT,berkas berkas itu aku simpan dilemari.iya aku ingin berpisah dari kamu, aku sudah cape berrumah tangga sama kamu.aku ingin bebas menikmati hidupku,walau nantinya berstatus janda."ujar icha dengan raut wajah emosi.


"mau jadi janda kok bangga,icha mulai malam ini, kau tidur dikamar anak anak.aku ngak mau lagi tidur berdua sama kamu lagi."ujar satria


"siapa juga yang mau tidur seranjang dan sekamar sama kamu.kalau kamu sudah ngak mau lagi sama aku, lebih baik kau kasih berkas berkas yang aku butuhkan.aku akan gunakan buat pengajuan perceraian kita" ujar icha

__ADS_1


"ngapain juga berumah tangga, kalau sudah ngak ada kecocokan diantara kita.aku benar benar ingin bercerai dari kamu atau kamu ngak ingin aku ceraikan.jangan jangan kau masih cinta tetapi kamu gengsi kan sat"sambung icha


"hahahahaha...aku sudah ngak cinta sama kamu dan aku sudah ngak sudih bersama kamu lagi."ujar satria


"hahaha,,,katanya ngak sudih bersamaku trus berkas berkas buat aku ajukan perceraian kau sembunyikan. begini ajah sat, kalau kau ngak ingin aku ceraikan.kau yang ceraikan aku ajah,kan berkas berkasnya ada padamu."ujar icha membuat satria mendorong icha keluar dari kamar mereka.


"kau keluar dari kamar ini,kamar ini bukan lagi kamar kita berdua karena kamar ini milikku sendiri dan kalau masalah berkas berkas itu.aku ngak tau ada dimana"ujar satria menutup pintu kamar.


"sat kalau kau mau tinggal sendiri dirumah ini.aku juga bisa bantu kau untuk tinggal selamanya sendiri dirumah ini.kau kasih buku nika,surat ijin nikah kita,kk (kartu keluarga) dan akta kelahiran anak anak kita.aku hanya butuh itu buat perceraian kita sat."ujar icha teriak teriak didepan pintu kamar,agar satria bisa mendengar kata kata icha.


satria ngak menggubris kata kata icha dan pintu kamar masih tertutup rapat,icha pun menuju kamar anak anaknya.


ketika icha membuka pintu kamar anak anaknya.icha melihat anak anaknya sudah pada tidur.


icha duduk diatas kasur ,disamping anak anaknya tidur. icha melihat wajah anak anaknya yang lagi tidur membuat icha menangis.


"maafkan bunda anak anakku.andaikan kalian tau nak.bunda rasanya ngak ingin balik lagi kerumah ini. bunda benar benar cape menjalani rumah tangga bersama ayah kalian,ayah yang ngak menghargai bunda dan ngak mengganggap keberadaan bunda sebagai istrinya."ujar icha


"andai kalian tau nak betapa tersiksanya batin bunda dan betapa sakitnya hati bunda. ketika suami yang menjalin rumah tangga selama 7tahun bersama tapi dia ngak mengenal sifat bunda.ternyata menjadi orangtua itu ngak mudah"ujar icha menangis dan mencium anak anaknya satu persatu.

__ADS_1


__ADS_2