Suamiku Tentara

Suamiku Tentara
Icha wisuda


__ADS_3

Satria pov


Hari ini adalah hari icha wisuda,semua ikut bahagia.satria sama keluarga besar icha dan satria ikut hadir.


"trimakasih nak,trimaksih udah membuat anakku bisa mengapai cita citanya."ujar ilham bapaknya icha


"kenapa bapak berterimakasih sama saya pak,ini adalah tugas dan tanggung jawab saya sebagai suaminya icha.ketika saya mengucapkan ijab kobul, disaat saya menerima icha menajdi istri saya. disaat itupun saya berjanji untuk membahagiakan icha sekuat dan semampu saya membahagiakan icha karena itu adalah tugas saya sebagai suaminya icha."ujar satria sambil mengendong ikhsania


"ayah merasa bangga melepaskan icha menikah denganmu nak. kau sudah membuat icha mengapai cita citanya icha.ayah bangga sama kamu ternyata satria mampu membuat putri ayah bahagia. trimakasih nak."ujar ilham ayahnya icha


"kenapa ayah berterimah kasih kepada saya,seharusnya saya yang harus berterimakasih sama ayah.ayah sudah menerima saya menjadi menantunya ayah. berkat ayah icha menjadi istriku sekaligus menjadi ibu dari anak anakku."ujar satria sambil dipeluk ayahnya icha.


"kami orangtuanya icha,bahagia satria menjadi menantu yang terbaik dan trimakasih sudah menerima icha apa adanya. walau dulu icha hanya lulusan smk"ujar ilham ayahnya icha


"kenapa bapak berkata seperti itu,kami menerima icha apa adanya tanpa melihat status menantu kami.kami ngak mencari menantu sarjana atau mencari menantu yang memiliki gelar dan pangkat. kami menerima icha karena icha anak baik dan icha pilihan anak kami."ujar ayahnya satria


"kami selalu berpesan kepada anak anak kami. carilah pasangan bukan dari status gelar ataupun jabatan tapi yang baik hati dan beriman."sambung ayahnya satria


"aku dulu menikahi istriku,istriku hanya lulusan SMA. aku juga meminta istriku untuk kuliah dan aku yang membayar uang kuliah istriku sampai sarjana dan alhamdulilah istriku sekarang menjadi kepala sekolah dikota NTT.jalan kehidupan aku sama istriku sama seperti satria sama icha.bisa dikatakan buah jatuh ngak jauh dari pohonya"sambung ayahnya satria ke ayahnya icha.

__ADS_1


ayah satria menggatakan itu karena ayahya satria mendengar percakapan satria sama ilham ayahnya icha


"trimaksih pak,bapak sama ibu sudah jadi mertua yang baik untuk putriku dan udah menerima putriku jadi menantu kalian."ujar ilham ayahnya icha sambil tersenyum bahagia


"kami juga trimaksih sama bapak yang sudah menerima satria jadi menantu kalian.walau terkadang satria selalu berulah."ujar ayahnya satria sambil tersenyum


"pertengkaran didalam rumah tangga anak anak kita,itu biasa dan itu kayak batu kerikil yang harus mereka hadapi didalam rumah tangga mereka. insyaallah rumah tangga anak anak kita jadi lebih kuat dan langgeng sampai maut yang memisahkan."ujar ayahnya icha


"amin,amin"ujar satria sama ayahnya satria berbarengan dan icha pun menghampiri keluarga besarnya icha sama satria.


"selamat ya sayang,akhirnya kau bisa jadi sarjana dan bisa mengapai cita citamu menjadi guru"ujar ayah dan ibunya icha


"selamat ya nak,kini kau bisa menjadi guru sama seperti cita citamu sayang"ujar ayah sama ibunya satria sambil memeluk icha.


"trimaksih bu,pak"ujar icha yang memeluk ibu dan ayahnya satria


"selamat ya bunda."ujar ikhsan yang mencium pipi icha


"selamat ya istriku,akhirnya yang kau inginkan dan kau cita citakan bisa kau capai juga sayang."ujar satria sambil memeluk icha dan icha pun menangis.

__ADS_1


"sayang trimakasih sudah menjadi sosok suami yang terbaik.selalu ada disaat susah dan senangku. trimakasih sudah membuatku bisa mencapai cita citaku.kesuksesanku berkat sosok suamiku yang terbaik sepertimu,abang adalah sosok suami terlove pokoknya."ujar icha sambil menangis,sambil memeluk satria dan mencium bahu satria


"iya sayang,kebahagianmu adalah kebahagianku juga sayang."ujar satria yang terus memeluk icha


"maafin icha ya bang,kalau icha selama ini selalu menjadi istri pembangkang dan maafin icha selalu mengajak abang berantem.trimakasih bang sudah mau berjaung sama aku dari nol sampai aku merai cita citaku."ujar icha sambil menangis dan masih memeluk satria


"trimakasih juga bang,abang sudah membantu aku membuat tugas kampusku sampai aku membuat skripsiku."sambung icha sambil tersenyum


"itulah tugasku menjadi suamimu,aku harus membantu sayang dan abang juga harus selalu membuat sayang bahagia.kebahagiaan sayang sama anak anak kita yang abang utama,abang hanya ingin sama sayang tetap menjadi istri abang selamanya sampai mau memisahkan kita"ujar satria


"maafkan aku abang,kalau aku ngak bisa menemani abang dari nol tapi aku janji akan selalu ada buat abang sama anak anak kita sampai mau memisahkan kita.aku bahagia tuhan telah menciptakan abang sebagai suamiku karena abang bisa membuatku menggapai cita citaku menjadi seorang istri,menjadi seorang ibu,menjadi sarjana dan satu langkah lagi membuatku menjadi seorang guru sama seperti ibu.trimakasih atas semua kebahagian yang abang berikan padaku."ujar icha yang menangis terharu berkat suport satria yang membuat icha menjadi sarjana.


"kini istri abang namanya menjadi ny.icha zaskia.spd. kini sayang sudah sah menjadi sarjana"ujar satria sambil tersenyum


"wkwkwkwk.."suara tangisan ikhsania


"cup,,cup,,anak bunda jangan nangis,kenapa sayang menangis."ujar icha yang menggendong ikhsania yang berada dipelukannya satria


"unda,adit juga itut dipeluk dong,kayak ama abang yang dieluk ama unda ama aya.(bunda aku juga ikut dipeluk dong,kayak sama abang yang dipeluk sama bunds sama ayah)"ujar ikhsania dan semua tertawa dengan perkataan ikhsani.

__ADS_1


kedua orang tua satria,kedua orangtua icha dan keluarga kecil icha sama satria berpelukan.


__ADS_2