
Satria mengambil cuti dan cutinya satria mencari icha kerumah orangtua icha yang berada dikota manado.
"assalammulaikum."ujar satria yang tiba dirumah orangtuanya icha
"waalaikum salam."ujar ayah sama ibunya icha berbarengan yang lagi duduk santai diruang tamu.
kedua orangtua icha kaget melihat satria yang bertamu kerumah.
"mari masuk nak dan duduk dulu mungkin kau cape."ujar ibunya icha dan kedua orangtua icha ngak tau permasalahan rumah tangga icha sama satria karena setiap kali ada masalah rumah tangga,icha ngak pernah cerita sama siapapun atau sama kedua orangtuanya sekalipun
icha ngak ingin masalah rumah tangga icha menjadi beban pikiran orangtuanya.saat mereka lagi duduk diruang tamu, tiba tiba hp ayahnya icha berdering ternyata sudirman pamanya icha yang menelpon,ayahnya icha.
pamanya icha menceritakan semua permasalahan rumah tangga icha sama satria.setelah sudirman menceritakan semuanya masalah rumah tangga icha sama satria.ayahnya icha murka sama satria tapi ngak sampai memukul satria.
"kau kesini mencari icha kan??kalau kau kesini mencari icha.icha ngak ada disini,lebih baik kau pulang."ujar ayahnya icha dengan nada suara tinggi
"maafkan aku ayah,ini hanya salah paham ajah kok."ujar satria
" aku sangat kecewa karena perlakuan kau terhadap anakku dan kau sangat keterlaluan satria.jika kau sudah ngak mau menjalin rumah tangga dengan anakku kembalikan icha pada kami.icha masih punya orangtua,bukan kau menelantarkannya begitu ajah. icha sakit dan dirawat dirumah sakit."ujar ayahnya icha
"kau ngak menjaganya ataupun menjenguknya kan??kau sendiri yang menemuiku meminang anakku dan kau berjanji untuk membahagiakan anakku tapi kau ngak menepati janjimu.kau menyiksa anakku sat,aku benar benar menyesal menikahkan anakku dengamu."sambung ayahnya icha
"aku pikir,anakku menikah denganmu yang seorang prajurit.kau bisa menjaga anakku dengan baik tapi ternyata kau campakan anakku dan kau telantarkan anakku.anehnya juga kau bukannya percaya sama anakku tapi kau lebih percaya dengan apa yang orang lain katakan."sambung ayahnya icha dengan sangat emosi dan dengan nada suara yang sangat tinggi
"maafkan aku ayah,aku tau aku salah"ujar satria dengan raut wajah bersalah
__ADS_1
" icha ngak ada disini dan icha ngak kesini.aku akan menggambil anakku darimu.aku ngak percaya lagi sama kau sat,anakku terlalu menderita menikah denganmu sat.anakku sudah beberapa kali hampir meninggal kareana ulahmu sat.sudah cukup penderitaan anakku menikah denganmu."ujar ayahnya icha yang sangat emosi dan hampir memukul wajah satria tapi ibunya icha menahan tangan ayahnya icha
"sabar Ayah."ujar ibunya icha sambil memeluk ayahnya icha dan sambil mengusap usap dada ayahnya icha.
"kalau kau kesini, trus anak anakmu siapa yang jagain mereka??."ujar ibunya icha
"anak anak dijemput sama ibuku,ibuku membawah mereka liburan diNTT."ujar satria dengan raut wajah bersalah
"satria, kau pulang dan jagain anak anak.kasihan mereka."ujar ibunya icha
"kau lihat sat,anak anakmu ngak bisa lagi berlibur bersama kedua orangtuanya.itu karena ulahmu satria,makanya satria jadi suami itu harus percaya sama istri bukan menuduh nuduh istri yang bukan bukan."ujar ayahnya icha yang kesal sama satria.
selasai dari rumah orangtuanya icha.satria langsung kekota gorontalo pada hari itu.
Sesampainya digorontalo,satria kerumah isal pamanya icha.dirumah pamanya icha, keluarga icha lagi diruang keluarga sambil nonton tv.
"assalammulaikum."ujar satria tibanya dirumah pamanya icha yang dikota gorontalo
"waalaikum salam."ujar rosita tantenya icha
"mari masuk nak,silahkan duduk."ujar elin tantenya icha mempersilahkan satria sama sintia duduk.
"saya sudah tau,kau kesini pasti mencari icha kan?"ujar isal pamanya icha dengan raut wajah emosi
"iya om,apa icha ada disini??"ujar satria dengan raut wajah ketakutan.
__ADS_1
"icha ngak ada disini,kenapa juga kau mencari icha??bukanya kau ngak percaya sama icha."ujar isal
"saya kesini ingin menyelesaikan kesalah pahaman didalam rumah tangga kami om.saya mohon maaf om,maafkan saya om."ujar satria dengan raut wajah bersalah.
"icha ngak ada disini dan lebih baik kau pulang.kami sekeluarga sudah muak sama kau sat,selama icha menikah sama kamu,ngak ada kebahagiaan yang icha rasakan tapi penderitaan yang sering kau kasih."ujar isal
"maafkan saya om,beritahu saya icha berada diamana.??"ujar satria memohon mohon dikakinya isal
" lebih baik kau pulang,jangan sampai aku emosi dan memukulmu.aku ngak akan beritahu kau, keberadaan icha sekarang."ujar isal yang sangat emosi
"om aku mohon,om beritahu aku dimana icha berada om.apa om ngak kasihan sama anak anakku om atau cucu cucunya om."ujar satria membuat pamanya icha emosi menarik kerah baju satria.
"apa kau mengatakan??kalau aku harus kasihan sama cucu cucuku,kau itu yang harus kasihan sama anak anakmu,kau sering berulah dan ngak pernah memikirkan anak anakmu."ujar pamannya icha yang terus menarik kerah baju satria.
tante sama sepupunya icha membatu satria agar pamanya icha melepas kerah bajunya satria.
"ka isal,sabarlah dan janganlah emosi."ujar rosita tantenya icha adikya isal
"aku ngak bisa bersabar menghadapi anak ini,ingat ya satria, saya pastikan icha akan menceraikanmu dan ngak ada kesempatan lagi buat kau.ingat itu satria,kami keluarga icha sudah cape melihat penderitaan icha."ujar isal yang emosi dan melepas kerah baju satria
"sekarang, kau pergi dari rumah ini satria,"ujar isal dengan nada suara yang tinggi sampai tetangga sekitar pun bisa mendengar suaranya isal.
"nak sat,lebih baik kau pulang ajah nak,icha ngak ada disini.mungkin icha dijakarta bersama sudirman pamanya icha."ujar elin tantenya icha.
satria pun pergi meninggalkan rumah pamanya icha.saat itupun satria pesan tiket penerbangan kejakarta.
__ADS_1
satria sama sintia mencari icha, dirumahnya sudirman pamannya icha yang tinggal dijakarta.