Suamiku Tentara

Suamiku Tentara
Wisuda sintia


__ADS_3

Selesai mengerjakan sholat subuh.semua orang sibuk mempercantik diri.icha memilih malas malasan diatas kasur yang ada dikamar mereka.


satria pun udah cape mengatakan sama icha untuk siap siap dan entah mau pakai bahasa apa agar icha mengerti perkataan satria.


"sayang,kenapa kamu belum bersiap siap sih.kita kan hari ini mau ke wisuda sintia."ujar satria sambil duduk dikasur yang disamping tempatnya icha berbaring


"aku ngak mau jalan jalan.aku lagi pingin dirumah."ujar icha dengan mulut dimanyunin dan sambil berbaring membelakangi satria.


"kalau taunya, sayang ngak mau ke acara wisudanya sintia bersama kami,lebih baik kita berdua ngak jadi ke sini ajah."ujar satria yang udah emosi tetapi mencoba sabar menghadapi icha.


"bodo,aku mau dikamar ajah.aku ingin malas malasan dikamar ajah dan diatas kasur."ujar icha


"sayang boleh ngak kita ngobrol sambil duduk."ujar satria


"aku ngak mau,kalau aku bangun,entar aku rasa pusing ingin muntA dan tubuhku juga lemas bang."ujar icha yang masih berbaring


"jangan banyak alasan icha,cepat bangun dan siap siap.hari ini kita harus pergi ke wisudanya sintia"ujar satria dengan nada tinggi yang mulai emosi.


icha pun menangis,icha dengan terpaksa dan icha pun duduk.icha baru ajah duduk,tiba tiba kepala icha pusing rasa mual dan munta pun terjadi.


icha berlari ke toilet.satria pun merasa bersalah ngak mempercayai apa yang icha katakan.satria mengikuti icha yang ditoilet lagi muantah.

__ADS_1


"maafkan abang sayang,abang ngak percaya apa kata sayang.muntah icha kali ini sudah membuat tubuh icha sangat lemas.


satria pun panik ngak tau harus berbuat apa.satria pun minta bantuan orangtuanya tapi icha langsung memeluk tubuh satria dan rasa mual icha pun hilang.


"abang mau kemana."ujar icha sambil memeluk tubuh satria dan menyembunyikan wajahnya di ketiak satria.


icha meluk satria sambil ngelap mulutnya dikaos yang dipakai satria.kaos yang dipakai satria penuh dengan muntahnya icha.


"sayang,abang mau minta tolong sama ibu ya."ujar satria yang merasa hawatir keadaan icha.


"ngapain bang???untuk apa??"ujat icha yang masih mencium bau ketiak satria.


"abang mau minta tolong ibu dan abang mau nanya obat mag apa yang bisa membuat sayang ngak muntah lagi.abang ngak kuat lihat sayang muntah terus terusan"ujar satria


"beneran sayang.sayang ngak bohong kan.sayang kelihatan berpura pura kuat ajah kan,"ujar satria.


"aku ngak bohong bang,aku akan siap siap kok bang,abang ajah belum ganti bajukan.abang belum pakai batik kapel keluarga kan.udah sana abang ganti baju dulu dan aku mau mandi dulu"ujar icha.


satria ganti pakaian dan setelah semua udah siap keluarga satria pergi ke gedung acara wisuda sintia


Sesampainya disana.satria ketemu dengan mantan pacaranya satria namanya luna.luna seorang pns perawat di puskesmas dikota NTT.

__ADS_1


adiknya luna juga diwisuda bersamaan dengan sintia.keluarga satria lagi asik duduk dan luna menghampiri satria.satria terus menggenggam tangan icha.


"sat..satria kan."ujar luna mantan pacarnya satria


"iya,kenapa lun."ujar satria dengan sangat judes dan memainkan cincin nikahnya yang ada dijarinya icha.


"satria,adik kamu juga diwisuda hari ini kan"ujar luna tapi satria terus ngak memperdulikan luna.


"iya,emng kenapa lun??oh iya lun kenalin ini istriku namanya icha."ujar satria


"oo..ini istri kamu ya,cantik ya.benar dong kamu udah menikah.aku fikir itu hanya gosip ajah."ujar luna


satria menggangkat tanganya sama tangannya icha yang menggunakan cincin pernikahan mereka dan icha hanya diam melihat satria sama luna yang lagi ngobrol.


"kamu lihat ini cincin yang kami berdua.ini cincin pernikahan kami."ujar satria sambil memperlihatkan cincin dijari icha sama satria


"selamat ya.semoga pernikahannya langgeng selalu."ujar luna yang mulai merasakan satria menjaga perasan icham


"amin,trimakasih ya lun."ujar satria sambil menggenggam tangan icha dengan erat.


"aku pergi dulu ya.maaf udah mengganggu waktu kalian"ujar luna dan satria hanya menggangguk anggukan kepala.wanita itu pergi meninggalkan mereka.

__ADS_1


"abang ngak baik loh judes kaya gitu sama mbak luna.mbak luna ngobrolnya juga baik baik sama abang."ujar icha sambil menyandarkan kepalanya dilengan icha karena icha mulai merasakan bosan.


"bodo amat sama dia,"ujar satria.icha pun terdiam dan acaranya pun dimulai.


__ADS_2