
flashback on
hari ini satria mau kerumahnya icha.satria ingin mengantar oleh oleh dari afrika.satria baru ajah pulang tugas dari libanon,setahun lebih satria tugas perdamain dilibanon dan hari ini satria udah kembali bertugas dikota manado.
sesampainya dikota ditempat satria ditugaskan. satria kerumahnya icha mengantar oleh oleh dari afrika yang satria belikan saat tugas dilibanon.
sebelum kerumah icha, satria udah memberi kabar lewat wa,kalau satria mau kerumahnya icha.
sesampainya satria didepan rumahnya icha dan satria menelpon icha.agar menyambut kedatangannya dirumahnya icha.
"assalammualikum"ujar satria yang baru ajah tiba didepan rumahnya icha.
"waalaikum salam bang,mari masuk dan silahkan duduk bang"ujar icha sambil mengajak satria masuk sambil menuju ruang tamu.
"adik, ibu sama ayahmu pada kemana??kenapa rumahnya kelihatan sepi??"ujar satria sambil duduk disofa yang diruang tamu.
"ibu lagi dikamar,kalau ayah lagi kerja.tunggu sebentar ya bang,aku kedalam dulu."ujar satria yang lagi duduk dan icha kedapur membuat kopi dan mengambil cemilan buat satria.
beberapa menit kemudian, icha dari dapur menuju ruang tamu.icha membawah kopi dan cemilan untuk satria.
"maaf ya bang,udah menunggu lama." ujar icha sambil menghidangkan kopi dan cemilan di atas meja didepan satria duduk.
"ngak papa kok dik,abang jadi ngak enak sama adik.abang merasa udah merepotkan adik."ujar satria sambil tersenyum.
"ngak repot kok bang, santai ajah bang.anggap rumah ini,rumahnya abang sendiri."ujar icha sambil tersenyum.
"oh iya bang,kapan abang tiba dikota manado?? dan kapan abang balik dari libanon"sambung icha sambil duduk disofa yang didepan satria.
"seminggu yang lalu abang udah berada diindonesia, tapi 6 hari abang berada di kota bogor dan kemarin abang baru ajah tiba di kota manado."ujar satria
"oh iya dik,abang bawah oleh oleh dari libanon buat adik."sambung satria sambil menggeluarkan bingkisan untuk icha.
__ADS_1
"ya ampun bang, kok repot repot sih bang"ujar icha sambil mengambil bikisan yang diberikan satria.
"ngak pa pa kok dik.masa sih, abang merasa direpotkan sama adik yang udah abang anggap adik sendiri."ujar satria sambil tersenyum
"trimakasih abang angkatku"ujar icha sambil senyum lebar menujukan gigi yg dirapatkan.
"oh iya dik,abang mau ajak adik jalan.ayuk temani abang jalan jalan hari ini.abang ada acara bersama letingnya abang."ujar satria sambil tersenyum
"emang kita mau kemana bang,kenapa abang ngak ajak pacarnya abang ajah"ujar icha sambil membuka oleh oleh dari libanon yang diberikan satria.
"abang ngak mau ajak tia,abang malas bawah tia.abang mau ajak icha ajah."ujar satria sambil tersenyum.
"ngak boleh kayak gitu bang,biar gimanapun mbak tia itu pacaranya abang.aku ngak enak sama mbak tia."ujar icha sambil menatap wajah satria
tiba tiba ibu icha keluar dari kamarnya dan bergabung bareng bersama icha sama satria.
"oh,ternyata ada tamu ya,"ujar ibunya icha dan ibunya icha ikut bergabung bersama mereka.
satria menyalimi dan mencium punggung tangan ibunya icha.ibunya icha duduk disamping icha.
"oh.jadi ini toh namanya satria,satria temanya karim kan,karim abang sepupunya icha."ujar ibunya icha sambil duduk disofa yang didepan satria.
"iya tante,kok tante bisa tau saya ya??"ujar satria sambil tersenyum dan kaget kok bisa ibunya icha bisa tau sama satria
"taulah nak,orang kamu sering main kerumahnya karim kan.tante sering lihat kamu dirumahnya karim. saat ada acara dirumahnya karim,kamu sering hadir kan.tante juga mengetahui semua tentang kamu,karim sering ngomongin sifat kamu ke tante. kamu sering minta ijin sama karim,kalau kamu mau ajak icha jalan jalan kan.akhirnya saat ini, kita bisa ketemuan secara langsung dirumahnya tante."ujar ibunya icha sambil tersenyum.
"iya tante,maaf ya tan.kalau saya sering ajak icha jalan tanpa ijin langsung sama tante atau sama om."ujar satria sambil menundukan kepala.
"ngak apa kok nak,tante itu sangat percaya sama karim,kamu tau karim itu orangnya kan,karim abang sepupunya icha itu.jika karim udah memberikan ijin,kamu jalan sama icha.itu tandanya kamu pria yang baik dan tante juga udah sempat nanya nanya sama karim soal kehidupanmu."ujar ibunya icha
"trimakasih tante."ujar satria sambil tersenyum
__ADS_1
"nak satria, kau kan udah mengganggap icha adik angkatmu, maka tante juga harus kau anggap ibu angkatmu dong."ujar ibunya icha membuat mereka ketawa
"siap tante,tante maaf sebelumnya tante, saya kesini ingin ijin sama tante.apakah hari ini, boleh saya mengajak icha jalan jalan bareng sama saya.leting saya lagi ada acara hari ini tante."ujar satria dengan nada suara lemah lembut.
"tante ijinin kamu kok nak,oh iya nak,jangan panggil aku tante, panggil ibu ajah sama seperti icha memanggil tante dengan sebutan ibu."ujar ibunya icha sambil tersenyum.
"icha ganti pakainmu sana, kasihan satria udah menunggumu lama"sambung ibunya icha dan icha pergi kekamar ganti pakaian.
"trimakasih bu,udah ijinin saya mengajak icha jalan."ujar satria sambil tersenyum
"bu,kenapa ibu ngak menanyakan sesuatu soal kepribadian saya dan asal usul diri saya.kenapa ibu udah sangat percaya dan udah mengijin kan saya jalan bareng bersama anaknya ibu.sedangkan ibu baru ajah mengenal saya hari ini secara langsung."sambung satria embuat ibunya icha ketawa.
"sebelum kamu kesini dan sebelum ibu ketemu kamu secara langsung.ibu udah percaya dan ibu juga udah mengetahui semua tentang kamu.ibu juga udah sempat vc sama ibumu karena hanya ingin mencari tau karakter kamu dari orangtuamu. orangtuamu lah yang sangat tau karakter anakmu."ujar ibunya icha
"kok ibu bisa vc sama ibuku.ibu gimana bisa vc sama orangtuaku??ibu dapat dari mana nomor hp orangtuaku??"ujar satria yang kaget
"karim kan punya nomor wanya ibumu dan karim lah yang memperkenalkan ibu sama orangtuamu.kamu kan sering ijin sama karim untuk mengajak anak ibu jalan.masa sih ibu ngak mencari tau karekter kamu dan semua tentang kamu."ujar ibunya icha membuat satria terdiam.
"astaga,ibu lupa.ibu thu mau ke pengajian ibu ibu.ibu pergi dulu ya.ngak papa kan kamu menunggu icha sendirian diruang tamu."perktaan ibunya icha sambil tersenyum.
"iya bu.sekali lagi trimakasih ya bu"ujar satria sambil menyalim tangan ibunya icha.
"iya nak,assalammualikum"ujar ibunya icha
"waalaikum salam bu.hati hati dijalan bu"ujar satria sambil menyalimi tangan ibunya icha dan ibunya icha pergi
beberapa menit kemudian icha keluar dari kamarnya, selesai menganti pakaiannya dan selesai bersiap siap.
"bang aku udah selesai ganti pakaian,ayuk kita pergi sekarang"ujar icha sambil tersenyum sampai membuat satria pangling melihat icha yang selesai bersiap siap.
"ya ampun dik kamu cantik bangat"ujar satria membuat icha malu.
__ADS_1
"ah,abang mulai deh gombal,bikin aku jadi malu ajah.udah bang gombalnya,ayuk kita pergi"ujar icha dengan pipi yang merah dan icha menarik tangan satria.
satria sama icha pun pergi.mereka mengunci pintu rumahnya icha karena tak ada orang lagi dirumahnya icha, semua pada berada diluar rumah.