
Acara resepsi digedung udah selesai.lanjut acara dirumahnya icha,acara khusus untuk letingnya satria dan keluarga besarnya icha.
semua letingnya satria melanjutkan acara dirumahnya icha.satria sama icha lagi duduk berdampingan dan lagi bergabung bareng letingnya satria.
"siap siap kau icha.persiapkan tenaganmu, bisa biasa besok kau ngak biasa jalan"ujar onal membuat semua kaget
"icha jangan dengarin omongan bang onal,ngak seseram itu kok,bang onal hanya bercanda"ujar regina sambil tersenyum dan mencubit pinggulnya onal.
"ngak papa kok mbak,aku tau kok,kalau bang onal hanya bercanda,"ujar icha sambil tersenyum
"oh iya bang tian,kapan bang tian sama anggi pengajuan nikahnya"ujar satria
anggi hanya diam, ngak berkata apa apa dan hanya memberikan senyum manis.
"iya nanti lah,sabar ya anggi sayangku,aku kan lagi gumpulin uang buat nikah,"ujar tian membuat onal sama satria ketawa.
"alasan bang tian ajah,bukannya tabungannya bang tian udah banyak,iya kan sat"ujar ronal sambil semenyum senyum menatap tian
"udah dong bang onal,kasihan bang tian nya selalu dipojokin"ujar regina memihak sama tian
"kau tau kan suamimu itu regina,orangnya suka mengusik hidupku."ujar tian
"siapa juga yang mengusik hidupnya abang tian.aku hanya mengginggatkan abang tian.waktunya abang itu harus serius memikirkan masa depan.apalagi umur abang udah tua.emang abang mau punya anak diumur yang udah layaknya jadi kakek."ujar onal membuat semua ketawa.
"anjrit kau nal,kau katakan aku tua.ngak papa tua yang penting wajahku masih awet muda."ujar tian sambil senyum membuat satria sama onal kembali ketawa.
"icha sama satria mau tinggal diasrama kan??"ujar onal
__ADS_1
"iya bang,besok pagi,aku sama icha udah berkemas pindah ke asrama."ujar satria sambil senyum menatap icha.
"alhamdulilah,akhirnya istriku punya teman ngobrol juga, kalau kalian tinggal diasrama."ujar onal sambil senyum menatap wajah regina
"mbak regina,gimana sih rasanya tinggal diasrama."ujar icha menatap wajah regina
"nantilah kau tau sendiri icha,kau tau awalnya pindah ke asrama rasanya itu kesepian.pokonya rasanya canggung,diasrama kita akan tinggal dilingkungan sama orang orang yang ngak kamu kenal, diasrama itu orangnya beda beda suku dan berbeda beda kota asalnya."ujar regina
"itu mah hanya awal awalnya ajah,namanya juga kan baru tinggal dilingkungan asrama.kalau udah lama tinggal diasrama,udah ngak jangung lagi kok.kalian itu kan ibu persit harus pintar pintar lah akrab sama tetangga tetangga yang berada dilingkungan asrama.kalian itu persit yang harus siap ikut suami yang dipindah tugaskan,kalian pasti akan sering berpindah pindah tempat dan pasti akan mengenal tetangga tetangga dan orang baru yang kalian kenal."ujar onal
"mbak regina,orangnya ngak seberapa, icha ini orangnya pemalu bangat dan malunya minta ampun.apa lagi akrab sama orang baru.aku ngak habis fikir,gimana nantinya ya.kalau kami tinggal diasrama pasti tempatnya icha selalu bertamu dirumahnya mbak regina karena hanya mbak regina yang icha akrab diasrama."ujar satria yang udah tau pribadinya icha
"masa sih sat,ya ampun icha.ubahlah sikapmu icha,kamu kan sekarang adalah ibu persit, ibu persit itu selalu harus akrab dan rama sama rakyat indonesia."ujar tian membuat icha menggangguk angukan kepala sambil senyum.
"kalian ngak tau kan keseharian icha dirumah.icha itu orangnya kalau dirumah,didalam kamar terus.pulang kerja,icha hanya didalam rumah dan ngak akan kemana mana bahkan keluar dari pintu rumahnya ajah ngak mau.pergi kewarung mau beli sesuatu diwarung,icha ngak suka."ujar satria
"ya ampun icha,pribadi kamu lebih parah dari regina"ujar onal sambil garuk garuk kepala
"ya ampun icha."ujar tian dan icha merasa malu.
"aku ketoilet dulu ya."ujar ronal pamit ke toilet.
tiba tiba hpnya satria berbunyi dan raut wajah satria berubah menjadi sedih.ketika selesai mengangkat telpon itu.
satria menggenggam tangan icha dan mencium tangan icha.mata satria menatap icha dengan raut wajah sedih.icha pun binggung menatap wajah satria.
"sayangku.maafkan abang ya,malam ini abang harus pergi tugas."ujar satria dengan raut wajah sedih menatap wajah icha dan raut wajah icha berubah sedih tapi icha ngak bisa berkata apa apa.
__ADS_1
"kenapa sat,ada apa satria??emang siapa yang menelponmu."ujar tian yang juga binggung.
"aku harus pergi tugas malam ini bang,banyak pekerjaan yang harus aku selesaikan hari ini.barusan komandan menelponku."ujar satria yang masih dengan raut wajah sedih dan perkataan satria membuat icha meneteskan air mata.
"satria,kalau begitu kamu harus pergi tugas sat karena kita harus siap ketika komandan memberi perintah.sabar sat,kami mengerti perasaan kalian berdua yang pengantin baru dan baru ajah menikah."ujar onal yang baru dari toilet
"sabar ya icha,itulah nasib kita,kita sebagai ibu persit.kita harus siap ditinggal pergi suami untuk tugas.emang satria itu suamimu tetapi satria juga milik negara icha."ujar regina membuat perasaan icha makin binggung.
"iya emang suamiku juga milik negara tapi kan hari ini,hari pernikah kami.emang ngak bisa besok ajah abang mulai bertugas dan emangnya dihari pernikahn seperti ini prajurit ngak ada libur kerja ya."ujar icha sambil menangis.
"kami prajurit sayang,ketika komandan menelpon kami maka kami harus siap.abang harus pergi tugas malam ini sayang,abang adalah prajurit negri ini dan negara ini membutuhkan abang.abang harus siap kapan ajah, ketika ibu pertiwi memanggil abang."ujar satria sambil memeluk icha yang lagi nangis
icha pun hanya bisa diam dan icha meneteskan air mata.satria masuk kedalam rumah ganti pakaian dengan seragam PDL (PAKAIAN DINAS LAPANGAN).
"sayang abang pamit tugas dulu ya,ngak usah nangis dong sayang kita masih punya banyak waktu."ujar satria dan saat satria akan pergi.
icha langsung memeluk satria dan icha menangis.icha menangis dipelukan satria dan icha memeluk satria dengan sangat erat.
"sabar icha,ini ujian pertama kamu menjadi ibu persit"ujar regina menghampiri icha yang memeluk satria didepan pintu rumahnya icha.
"mbak icha jangan sedih dong mbak.mbak harus kuat."ujar anggi dengan raut wajah sedih melihat icha.
"maaf ya abang abang.aku ngak bisa temani kalian.aku harus pamit ya bang dan lanjutin ajah acaranya."ujar satria sambil melepaskan pelukan icha dan satria pun pergi.
semua yang ada dirumahnya icha ikut sedih.satria pun pergi meninggalkan leting letingnya dirumahnya icha.icha masih menangis karena satria harus pergi dinas,malam hari setelah acara pernikahan mereka.
"mohon ijin,maafkan aku ya semua.aku masuk kamar dulu.kalau ada sesuatu panggil aku ya.aku ada didalam"ujar icha sambil menangis dan icha langsung masuk kedalam kamar
__ADS_1
"iya icha.kamu baik baik ajah kan"ujar onal yang ikut sedih melihat icha dan perkataan onal ngak mendapat balasan dari icha.
icha masuk ke dalam kamar meninggalkan leting letingnya satria yang duduk duduk diteras rumahnya icha.