
Masa liburan icha sama satria sudah habis,satria balik keasrama sendirian,sudah seminggu icha belum juga pulang dan icha ngak masuk kerja mengajar disekolah SDN saumalaki.
icha yang sibuk memasak didapur dan ikhsan menangis menghampiri icha yang lagi masak
"kamu kenapa nak??kenapa kamu menangis nak??"ujar icha yang binggung melihat ikhsan menangis.
"bunda,apa benar bunda mau memisahkan kami dari ayah??? apa benar bunda mau berpisah dari ayah??"ujar ikhsan sambil menangis
"kata siapa nak??siapa yang mengatakan itu sama kamu nak??"ujar icha
"barusan ayah menelpon dihpnya abang,ayah mengatakan,kalau bunda mau meminta pisah dari ayah dan bunda akan memisahkan kami dari ayah."ujar ikhsan sambil menangis
"ayah berkata bohong nak,ayah hanya bercanda sama abang."ujar icha
"itu benar ikhsan,bunda akan memisahkan kalian dari ayah."ujar sintia.
sintia,iman dan anaknya mereka dari NTT lanjut berlibur ke jakarta.
__ADS_1
"abang ngak ingin bunda sama ayah pisah dan abang ngak ingin pisah dari ayah ataupun bunda."ujar ikhsan sambil menangis
icha pun terdiam dan ngak bisa berkata apa apa,icha hanya bisa menangis.
"asal mbak tau,kalau mbak ingin berpisah dari abangku,maka iman juga akan menceraikanku karena pertengkaran rumah tangga kalian membuat rumah tanggaku dipertaruhkan mbak."ujar sintia
"abang mau bunda baikan lagi sama ayah,besok kita harus pulang.kalau kita ngak pulang,maka abang akan meminta ayah menjemput kami dan kami ngak mau lagi ketemu bunda."ujar ikhsan sambil menangis
icha pun hanya bisa menangis dan ngak bisa mengatakan apa apa.
icha sedih karena icha lupa menganti nomor hp anaknya,agar satria ngak bisa menelpon ikhsan.
"abang sayang sama bunda tapi bunda ngak sayang kami,anak anaknya bunda."ujar ikhsan teriak teriak sambil menangis
"emang benar,bunda kalian ngak sayang kalian."ujar sintia yang kesal sama icha
"sintia ngak baik nak berkata kayak gitu,icha itu masih kakak iparmu dan icha adalah mbak kesayangannya iman."ujar ibunya iman yang mulai kesal sama perktaan sintia tapi kata kata ibunya iman masih pelan.
__ADS_1
"abang harus tau bunda itu sangat menyayangi kalian anak anaknya."ujar ibunya iman
"kalau bunda sayang sama kami,kenapa bunda mau pisah dari ayah??bunda ngak tau gimana sakitnya hati kami kalau ayah sama bunda kami berpisah."ujar iman mengamuk ngamuk sambil menangis
"bunda sangat menyayangi kalian nak,kalau pun nyawa bunda seklipun menjadi taruhnya nak"ujar icha sambil menangis
"abang ingin,bunda sama ayah ngak boleh pisah dan kami masih butuh kasih sayang orangtua."ujar ikhsan menangis dan lari menuju kamar.
icha menangis ngak tau harus berbua apa dan berkata apa.
"mbak icha kenaPa??"ujar iman yang baru ajah tiba dari supermarket.
icha menangis dan langsung memelukan iman.
"mbak kenapa menangis??emang ada apa mbak??"ujar iman sambil memeluk mbaknya.
"satria barusan menelpon nomor hpnya ikhsan dan satria menceritakan semuA.kalau orangtuanya akan bercerai."ujar ibunya iman
__ADS_1
"brengset satria itu,kenapa ia harus menceritakannya ini sama anak anak."ujar iman dan icha hanya menAngis terus dipelukan iman.