Suamiku Tentara

Suamiku Tentara
Vc


__ADS_3

Selesai sholat isya, icha sama satria berbaring diatas kasur.satria lagi sibuk main pubg dan icha sibuk mengganggu satria yang lagi main.icha berbaring sambil memeluk tubuh satria.


"sayang tidur geh,sayang kan lagi hamil dan ibu hamil ngak boleh tidur tengah malam."ujar satria yang sibuk main pubg


"entar lagi sayang,aku belum ngantuk.aku masih mau lihat abang main pubg."ujar icha sambil memeluk satria dan mencium cium bau ketiaknya satria karena icha sampingnya satria tapi dibawah ketiaknya satria.


"sayang tidurlah,besok pagi kita kan akan balik ke gorontalo.sayang harus cepat tidur karena besok kita akan melakukan perjalan jauh pasti sayang bakalan cape."ujar satria yang masih serius main pubg.


tiba tiba hp icha berdering.regina mengajak icha telpon video call wa.icha pun vc sama regina.


"hay mbak regina,tumben telpon vc.mbak regina aku kangen sama mbak."ujar icha sambil menghadapkan kamera hpnya kewajahnya sama satria.


"icha kapan balik ke asrama dan mbak juga kangen. mbak merasa sepi,kalau ngak ada kalian berdua disini."ujar regina yang disampingnya ada ronal.


ternyata ronal lagi mabar pubg bareng satria dan letingnya mereka yang lain.


"kami besok balik mbak,aku juga merasa sepi,aku juga kangen ketemu mbak."ujar icha sambil memeluk satria


"icha,kalian udah nelpon anggi sama bang tian??kalian juga udah mengucapkan selamat sama bang tian dan anggi.kan mereka kemarin baru ajah melaksanakan pernikahan."ujar regina sambil memeluk ronal


"belum mbak.kami lupa mbak karena beberapa hari yang lalu,aku masuk rumah sakit mbak.kalau mbak udah menelpon bang tian sama anggi??"ujar icha


"mbak udah tau dari satria,kalau icha lagi ngidam sampai harus masuk rumah sakit dan mbak juga sama bang ronal belum menelpon bang tian sama anggi.kami lagi sibuk bangat sampai lupa menelpon bang tian sama anggi."ujar regina


"tambahkan ajah anggi di video call kita mbak agar kita bisa ucapkan selamat berbareng lewat telpon vc."ujar icha sambil senyum


regina pun menambahkan anggi divc regina sama icha.anggi pun menggangkat vc icha sama regina.


"hay mbak mbakku yang cantik dan abang abangku yang ganteng.apa kabar??lama tak berjumpa.anggi kangen sama kalian berempat"ujar anggi sambil berbaring berdampingan sama tian diatas kasur.


"happy wedding bang tian sama anggi.maaf ngak bisa datang.semoga langgeng sampai oma opa"ujar icha,satria,ronal dan regina berbarengan


"amin,trimakasih atas doa dan ucapanya.doa yang sama buat kalian juga"ujar tian sama anggi berbarengan dan tersenyum.


"maaf bang tian sama anggi.aku sama bang satria baru menelpon dan memberi ucapan karena aku beberapa hari yang lalu masuk rumah sakit."ujar icha


"mbak icha sakit apa??kenapa mbak icha masuk rumah sakit??"ujar anggi


"alhamdulilah ada kabar baik, aku lagi hamil dan aku lagi ngidam.ngidamku membuat tubuhku lemas dan membuatku harus dirawat."ujar icha


"selamat ya mbak icha dan selamat juga buat mbak regina atas kehamilan mbak mbakku yang cantik.trimakasih udah membantu aku saat pengajuan nikah."ujar anggi sambil tersenyum


"kan anggi,adiknya kami dan trimaksih juga buat anggi.semoga anggi sama bang tian juga segerah dikasih momongan sama seperti kami."ujar regina


"amin."ujar regina, icha,satria,anggi,tian dan onal berbarengan.


satria sama onal ngak lagi mabar pubg.mereka sibuk vc kapel bersama.

__ADS_1


"bang tian,gimana malam pertamanya.enak ngak dan sanggup kan."ujar ronal


"iya juga bang onal.aku juga penasaran sama MPnya bang tian sama anggi.bang tian mampu kan bang.kalau ngak kuat nanti aku kasih obat yang bang ronal kasih saam aku.aku juga ngak mengunakan obat itu dan masih tersegel"ujar satria


"gila kalian berdua,malu tau ngobrol kayak gitu didepan para istri istri kita.entar mereka tau dan penasaran sama obat itu."ujar tian dan tian pun ketawa


"emang lagi bahas apa ni??obat apa??"ujar regina


"kenapa ngak boleh ngobrol didepan kami para istri istri.emang apaan sih bang.emang obat apa yang dibahas para suami kita."ujar icha


"regina, kau tanya sama suamimu.semua berawal dari onal yang isengin kasih kado untuk satria"ujar tian


perkatan tian membuat para istri istri mereka penasaran kado apa itu.obat apa yang para suami bicarakan.


"apa sih itu bang tian."ujar anggi menatap wajah tian


"apa itu bang ronal.apa maksud dari bang tian."ujar regina sambil mencium pipi onal.


"obat apa itu yang bang satria."ujar icha memeluk satria sambil merayu satria.


para istri merayu suami suami mereka agar para suami menjelaskan obat apa yang para suami bicarakan.


para suami saling menatap lewat vc dan mereka kompak mengatakan.obat yang mereka bahas itu adalah.


"obat kuat"ujar para suami berbarengan dan para istri istri mereka kaget.


"obat kuat itu digunakan saat berhubungan"ujar tian membuat satria tertawa dan raut wajah onal berubah ketakutan.


"apakah bang satria menggunakan obat kuat itu.abang mengunakan itu saat MP kita bang??"ujar icha


"ngak lah sayang,masa sih abang menggunakan itu.obatnya itu masih utuh kok dan masih aku simpan.obat itu niatnya aku mau ngasih kado buat bang tian."ujar satria


"aku ngak suka kado kayak gitu bang,bang satria jangan kasih sama bang tian.kalau abang kasih sama bang tian bisa bisa aku hidupku akan tamat.bang tian jangan pakai obat itu ya."ujar anggi yang membuat satria,icha regina,dan ronal ketawa


"ya ngak lah sayang.awas ajah kau satria.walau aku lebih tua dari kalian tapi aku lebih kuat dari onal."ujar tian


"kenapa jadi aku sih bang,semua bukan salahku bang,semua berawal dari bang ronal."ujar satria


"apa karena bang onal??bang onal jangan jangan waktu kita malam pertama.kau menggunakan obat itu kan."ujar regina menatap wajah onal dengan emosi.


ronal hanya diam malu mau jujur.onal ketakutan melihat wajah istrinya itu.


"katakan saja bang ronal,bang onal jangan berbohong toh. abang pernah katakan sama aku dan bang tian.kalau abang menggunakan obat itu"ujar satria


"iya regina, betul apa kata satria.aku sama satria saksinya."ujar tian


"bang ronal jawab,apa betul perkaataan mereka"ujar regina menatap wajah ronal.

__ADS_1


"iya sayang."ujar ronal dengan raut wajah malu malu.


para sahabat mereka ketawa mendengar perkataan onal dan regina kesal sama onal.


"kan itu udah lewat juga kok mbak karena obat kuat itu pun membuat mbak bisa hamil kan."ujar icah yang memeluk satria.


"iya regina,ronal juga lakukan itu agar kau puas.ronal hanya takut ajah,jika kalau regina ngak puas.itu sebabnya onal menggunakan obat itu."ujar tian dan raut wajah regina jadi malu dan kesal sama ronal.


"iya sayang,maafkan aku ya istriku sayang.sayang janganlah ngambek dong."ujar ronal


"mbak ngak baik loh marahan sama suami melewati sehari."ujar icha


regina pun tersenyum dan kembali mencium pipi ronal.


"sudah dulu ya telpon vc,aku udah ngantuk"ujar tian membuat sahabatnya ketawa


"iya tau bang tian,kami udah tau pengantin baru.abang harus butuh target kan"ujar ronal


"iya kita akhiri ajah ya,kasihan mbak regina dan mbak icha kan lagi hamil.kedua mbakku kan harus butuh istirahat juga."ujar anggi


ke tiga pasangan itu pun mengakhiri telpon video call mereka


selesai vc sama keluarga angkat mereka.icha sama satria kembali berpelukan dan mengatur posisi tidur mereka.icha memeluk satria dan bersenbunyi diketiaknya satria.


"sayang tidur ajah"ujar satria sambil menepuk pundak icha.


"bang,aku mau sesuatu."ujar icha sambil berhenti mencium ketiaknya satria.


"mau apa sayang,katakan ajah sayang.sayang lagi ngidam apa??walau udah malam,abang akan belikan dan abang akan cari."ujar satria


"aku mau main."ujar icha sambil senyum senyum manja menatap wajah satria.


"main apa sayang,sayang itu ngomonya harus jelas dong."ujar satria sambil menatap wajah icha.


"aku lagi mau,aku ingin begituan dan udah lama kita ngak begituan kan bang."ujat icha membuat satria kaget.


"ngak boleh sayang dan sayang kan lagi hamil.abang ngak mau dan abang takut sayang sama bayi.abang takut bayi kita kenapa kenapa"ujar satria


"ayolah bang,udah lama loh kita ngak begituan."ujar icha sambil mencium tuhuh satria


"ngak ah sayang,kamu kan lagi hamil mudah sayang"ujar satria


"kenapa abang takut,aku kan udah sempat nanya sama tante wati.kata tante wati,kita boleh kok melakukanya tapi pelan pelan mainnya."ujar icha dengan raut wajah cemberut


"iya deh sayang,"ujar satria mengikuti keingin icha tapi mereka sholat dua rakaat dulu.


setelah itu mereka melakukan permainan itu,secara main pelan pelan.

__ADS_1


__ADS_2