
Keesokan harinya,icha pulang kerja,icha mencari rumah yang akan icha sewa selama setahun.icha mencari rumah sewa disekitar sekolah ditempat icha mengajar.
selesai mendapat rumah yang akan icha tempatin, icha jalan jalan kemall dan icha pun mampir makan disebuah kafe.
icha kaget melihat regina,ronal, tia dan satria berada dikafe yang sama sama icha mampir untuk makan.
icha merasa senang melihat regina,icha menghampiri mereka dan icha memeluk regina
"mbak regina,aku kangen bangat sama mbak"ujar icha yang memeluk regina yang membuat regina kaget.
regina melepaskan pelukan icha dan regina mendorong icha agar menjauh darinya.
"jauhin aku icha,aku ngak mau lagi punya adik angkat kayak kamu."ujar regina dan mereka menatap icha dengan raut wajah sinis
"kenapa mbak bersikap kayak gini??apa salahku mbak??kenapa mbak ngak mau lagi menjadi kakak angkatku??? jangan jangan kalian lagi ngeprank aku ya??"ujar icha sambil tersenyum
"aku ngak bercanda icha,apa wajahku kelihatan lagi bercanda."ujar regina dengan raut wajah yang benar benar kesal.
wajah icha yang tadinya senyum berubah sedih karena orang orang yang icha sayangi kini telah membenci icha yang icha ngak tau salahnya.
"mbak regina,emang apa yang aku lakukan??apa salahku???sampai mbak memperlakukan aku kayak gini."ujar icha yang binggung.
"kamu masih mau bertanya apa yang kau perbuat?? kenapa kau kerjasama sama mantan suaminya tia untuk menyiksa tia."ujar regina menatap wajah icha dengan raut wajah emosi.
icha menjadi sedih karena selama icha mengenal regina,regina ngak pernah marah sama icha atau bicara dengan nada suara yang tinggi.
__ADS_1
"aku ngak pernah kerjasama sama mantan suaminya tia,emang siapa mantan suaminya tia??aku ajah ngak tau orangnya.waktu tia menikah, aku tinggal bersama mbak diasrama dikota gorontalo.aku ajah mengetahui semua kehidupan tia menikah dan bahkan tia diceraikan suaminya dari mulut mbak yang memberiku.kenapa sekarang mbak menuduh aku kerjasama sama mantan suaminya tia."ujar icha yang sedih dan kesal karena mereka percaya yang tia katakan.
"sudahlah icha jangan bohong sama aku,aku punya foto kamu bareng sama mantan suamiku dan mantan suamiku mengatakan. kalau kalian teman baik semasa waktu SD sampai SMK. kalian satu sekolah bareng."ujar tia sambil memainkan hpnya
"emangnya siapa sih nama mantan suamimu itu?? mana buktinya yang menyatakan,kalau kami kerja sama menyiksamu tia??"ujar icha sangat emosi dituduh yang ngak benar.
"ini foto foto kalian berdua dan namaya adam malik." ujar tia menujukan foto icha bersama mantan suaminya tia.
foto icha sama adam yang masih duduk dibangku SMK dulu,adam adalah teman baiknya icha waktu sekolah dulu.
"adam."ujar icha ketika melihat foto itu
"sekarag aku tanya sama kau,apa betul adam itu teman baik kamu??"ujar satria dengan kesal
"thu kan, apa yang aku katakan benar dan icha membenarkan.kalau mereka berteman"ujar tia
"aku ngak nyangka icha, kau berbuat itu kepada tia. besok penyambutan aku dan ronal diasrama,kau ngak boleh ada besok.aku ngak mau lihat wajah kamu lagi dan kamu ngak boleh bertamu dirumahku icha."ijar regina sangat kesal sama icha.
"tapi mbak,mbak regina dengar dulu penjelasanku mbak,aku ngak melakukan itu mbak.iya emang adam itu temanku tapi..."ujar icha terhenti lagi karena perkataan regina yang memotong perkataan icha
"sudahlah icha,aku ngak mau lagi punya adik angkat kayak kau icha."ujar regina melangkah pergi dari kafe bersama ronal sama satria.
icha mengejar regina dan menahan tangan regina.
"mbak dengarin penjelasanku mbak,kenapa sih mbak mudah percaya sama tia.mbak ku mohon percaya sama aku mbak."ujar icha memohon mohon sama regina,agar regina percaya sama icha tapi regina memilih pergi bersama ronal sama satria.
__ADS_1
icha pun hanya bisa menangis sambil duduk dimeja yang berjauh dari meja yang tia duduk dan tia menghampiri icha.
"hahaha.kau fikir regina akan percaya sama apa yang kau katakan.regina lebih dulu mengenalku dari pada mengenal kamu.makanya regina lebih percaya sama perkataanku.akhirnya kau kalah icha,gimana rasanya dikucilkan sama suami dan saudara angkatmu."ujar tia sambil teretawa bahagia
"fitnah apa lagi yang kau sebarkan untukku tia??"ujar icha sambil menangis
"aku melakukan ini karena aku ingin kembali memiliki satria.aku melihat hidupmu sangat bahagia,satria membuat kau jadi pns dan aku iri sama semua yang kau miliki icha.semestinya satria itu milikku dan bukan milikmu icha.kau merebut satria dariku."ujar sintia dengan tersenyum bahagia.
"kau benar benar sudah gila tia,kau yang meninggalkan satria dan kau yang menduakan satria.sekarang kau mengatakan aku ingin merebut satria dan kenapa kau mengfitnah aku kerja sama sama adam.adam ajah menikah sama kau,aku ngak tau,kalau adam adalah suamimu karena kami hilang kontak dan kenapa kau mengfithan aku??aku cape tia menghadapi semuanya tia.jika kau ingin merembut satria dariku akan aku berikan tia.bisa kah kau membantuku membuat satria menceraikanku"ujar icha yang merasa penat dengan masalah yang icha hadapi
"ini belum seberapa icha,masalahmu akan bertambah.aku akan membuat kau berpisah dari anak anakmu."ujar tia
"gila kau tia,tia bisa ngak, kau bantuin aku agar satria memberi berkas berkas yang aku perlukan untuk pengajuan ceraiku sama satria."ujar icha
"gimana rasanya suamimu,kaka angkatmu,adik iparmu membencimu.aku akan menyiksa kau perlahan lahan icha."ujar tia
"inilah ujian dari allah swt,allah swt menguji keimananku.tia yang harus kau ingat roda pasti berputar,kehidupan pasti berubah.mungkin aku saat ini berada dibawah dan kau berada diatas tapi suatu hari nanti. kau juga akan berada dibawah dan aku diatas.tia ingatlah karma pasti berlaku dan suatu hari nanti kau akan merasakan apa yang aku rasakan."ujar icha pergi meninggalkan kafe itu.
rasa laper icha berubah kenyang,hari itu icha ngak balik ke asrama.
icha malah tidur dirumah yang icha sewah,rumah itu kosong ngak ada perlengkapan rumah dan ngak ada bantal,selimut atau pun kasur.bahkan tikar ngak ada sama sekali.
icha tidur dirumah itu sendirian, diatas dus dan tasnya icha dijadikan bantal.icha menangisi semua yang icha alami.,semua yang icha sayangi perlahan lahan pergi meninggal icha.
"ya allah swt,aku benar benar ngak kuat menghadapi semua yang terjadi padaku.aku benar banar cape."ujar hati icha sambil menangis dan icha pun ketiduran cape menangisi semua yang icha hadapi.
__ADS_1