
Jam menujukan 02.00
icha terbangun ditengah malam karna laper.icha membangukan satria yang lagi tidur.
"bang,abang bangun dong."ujar icha sambil menggoyakan tubuh satria.
"hmmm.kenapa sayang,abang lagi ngantuk ni."ujar satria yang susah memelekan matanya dan masih setengah sadar.
"bang,aku laper.aku mau makan.temani aku makan"ujar icha sambil merengek.
satria pun mencoba memelek kan matanya dan duduk disamping icha yang duduk disamping satria.
"ya ampun sayang, ini kan udah waktunya orang tidur bukannya waktu makan dan sejak kapan sayang suka makan jam segini."ujar satria sambil mengucek matanya.
"aku ngak tau bang,pokonya aku laper.aku mau makan."ujar icha menyandarkan kepalanya dilengan satria.
"ya ampun sayang,siang hari sayang malas makan dan dimalam hari sayang laper.sayang ngak salah waktu kan."ujar satria dengan raut wajah binggung
"ayuk bang kita kemeja makan.aku laper,aku mau makan."ujar icha menarik tangan satria menuju ke meja makan.
satria dengan paksa mengikuti icha menuju meja makan.
"sayang pelan jalanya tau.mana semua lampu rumahnya dimati dan gelap kayak gini.entar nantinya kita berdua jungkir balik karena ke senggel sesuatu dirumah ini."ujar satria
tiba dimeja makan.icha ngak nafsu makan melihat menu dimeja karena makan yang ada,ngak bikin icha nafsu makan.
"aku ngak jadi makan bang karena aku ngak mau suka menu makannya bang."ujar icha merengek membuat satria kaget
"barusan kata sayang laper tapi sampai di meja makan,sayang ngak mau makan."ujar satria yang sambil mengaruk garuk kepalanya yang duduk disampingnya icha.
"aku ngak suka makan,menu makan yang ada dimeja, ngak membuatku ngak nafsu makan bang,"ujar icha
"trus mau makan apa?? diwaktu yang kayak gini???semua orang dibumi ini udah berada didalam mimpi mereka masing masing sayang."ujar satria dengan wajah binggung dan kesal
"aku lagi mau makan mie instan buatan abang."ujar icha sambil senyum manis menatap wajahnya satria.
__ADS_1
"mana ada,dirumah ini menyimpan mie instan.ngak ada sayang"ujar satria
"dicari dilemari dulu bang.mungkin ajah mie instanya disimpan dilaci lagi yang ada didapur ini."ujar icha
"katanya mag,mag itu ngak boleh makan mie sayang,"ujar satria
"ngak papa bang tapi aku laper bangat.emangnya abang ngak kasihan sama aku."ujar icha merek
"oke abang cari dulu mie instanya."ujar satria sambil mencari cari tempat mie instan disimpan.
"ada ngak bang,cari yang teliti bang."ujar icha yang duduk dimeja makan
"ada sayang,mau mie instan rasa apa."ujar satria yang berada didapur
"emangnya yang ada rasa apa ajah??."ujar icha yang lagi duduk dimeja makan.
"ada rasa soto,mie goreng dan kari ayam.sayang mau rasa apa??"ujar satria
"rasa soto ajah bang.aku tunggu ya bang"ujar icha
"siap sayang,tunggu abang buatin mie instannya rasa soto kan??tapi beneran sayang mau??jangang sampai abang buatin sayang ngak makan. "ujar icha
setelah beberapa menit,mie pun udah mateng,satria menghidangkan mienya dan icha senyum senyum.
"ini tuan putriku,makannya udah siap.habisin ya."ujar satria sambil meletakan mangku berisi mie didepan icha dan satri duduk dikursi disamping icha.
"aku ngak mau makan,"ujar icha menatap satria dan wajah satria berubah kesal.
"aduh syang,kenapa lagi sayang.jangan buay abang bete dong sayang."ujar satria mengaruk garuk kepala denga emosi
"aku mau disuapi bang,aku ngak mau makan sendiri"ujar icha dengan raut wajah sedih
"ya udah abang suapin tapi makanya dihabisin ya dan jangan makan sambil ngobtol."ujar satria
"siap pak ten tenku."ujar icha sambil memberi hormat dihadapn satria dan satria pun menyuapi icha makan mie.
__ADS_1
"a..a.bukaa mulut sayang."ujar satria sambil menyuapi icha sendok yang berisi mie
"sayang makasih ya."ujar icha sambil senyum senyum bahagia menatap satria dan lagi makan sambil ngobrol.
"kalau lagi makan,ngak boleh ngomong. sebelum makan kan abang udah ingatin."ujar satria membuat raut wajah icha jadi sedih.
icha makan ngak ngomong apa apa,diaaat lagi makan.
wilda sama hilman ternyata udah bangun dan selesai mengerjakan sholat tahajud.orang tua satria kaget melihat icha sama satria dimeja makan.
"kenpa kalian belum pada tidur"ujar wilda yang melihat satria menyuapi icha makan.
"kami udah tidur bu tapi aku dibangunin icha.kata icha kebangun perutnya laper."ujar satria
"kenapa makan mie instan??dimeja ada nasi,lauk,sayur dan buah."ujar wilda membuat icha ketakutan mendengar perkataan mertuannya.
"katanya mag kenapa harus makan mie,makan mie ngak baik untuk orang sakit mag"ujar hilman
"ngak tau lagi bu,pak.menantu ibu sama ayah banyak maunya.aku dibuat pusing dan kesal."ujar satria
"aku...."ujar icha terhenti satria menegurnya icha ngobrol
"diam sayang.ingat sayang lagi makan.kalau makan itu diam ngak boleh ngomong."ujar satria sambil menyuapi icha makan dan icha pun diam.
"kalian udah sholat tahajud??"ujar hilman menatap wajah satria sama icha
"belum ayah.entar selesai icha makan.kami berdua akan sholat tahajud bareng."ujar satria
"jangan lupa sholat ya."ujar hilman
"siap."ujar satria yang terus menyuapi icha makan mie.
"ayah sama ibu masuk ke kamar dulu ya."ujar wilda
"iya bu."ujar satria sambil tersenyum dan icha masih tetap diam.
__ADS_1
ayah sama ibu satria kembali tidur lagi.selesai icha makan,mereka mengambil air wudu dan sholat tahajud bareng.
selesai sholat icha sama satria kembali tidur lagi.kalau sholat subuh nanti dibanguni ibunya satria karena sholat subuh harus dikerjakan bersamaan bareng semua satu keluarga yang berada dirumahnya orangtua satria.