Suamiku Tentara

Suamiku Tentara
Kabar buruk


__ADS_3

Pulang dari kampus icha langsung kerumah sakit karena hari ini anggi,regina dan ikhsan anaknya icha yang icha jagain dirumah sakit sudah diprbolehkan pulang.mereka pulang naik taksi online.


mereka duduk bertiga dikursi tengah mobil dan sintia duduk didepan sama supir taksi


"icha trimaksih udah jagain mbak selama mbak dirumah sakit."ujar regina sambil tersenyum menatap icha.


"iya loh mba icha.trimakasi mbak icha udah jagain anggi selama anggi dirumah sakit"ujar anggi sambil memeluk icha.


"jangan berterimakasih kepadaku.aku melakukan hal ini karna mbak regina sama anggi sudah aku anggap saudaraku.kepada siapa lagi mbak regina sama anggi akan minta bantuan selain kepadaku.apalagi disaat suami suami kita pergi tugas.saudara satu asrma yang akan membantu kita.kita disini senasib karena sama sama suami kita lagi pergi tugas."ujar icha


"tapi kami juga harus mengucapkan trimakasih kepada kamu sudah membagi waktumu,kamu harus kuliah dan pulang kuliah.kau pergi kerumah sakit, dirumah sakit kau juga harus membagi dirimu menjaga mbak regina,anggi dan anakmu ikhsan. sampai sampai tugas tugas kuliahmu selalu kau buat dirumah sakit dan tidur malammu berkurang.pasti kau sangat cape kan icha."ujar regina


"cape itu ada tapi rasa capeku hilang ketika melihat anakku,juga mbak regina sama anggi udah bisa sehat dan sudah diperbolehkan pulang seperti ini."ujar icha sambil tersenyum


"mbak icha emang sangat baik,ikhsan sangat beruntung memiliki ibu seperti mbak icha."ujar anggi yang kembali memeluk icha.


"iya betul apa kata anggi,ikhsan jadilah anak yang baik seperti ibumu."ujar regina yang juga ikut memeluk icha yang lagi menggendong ikhsan.


"ikhsan juga bangga memiliki ibu angkat seperti mbak regina sama anggi.ikhsan pasti bahagia bisa memiliki tiga ibu dan memiliki tiga ayah.anggaplah anakku seperti anaknya mbak regina dan juga anggi."ujar icha yang membuat regina sama anggi terharu


"trimaksih icha,kau sangat baik pada kami."ujar regina


"maunya mbak regina ataupun anggi,maunya iksan memanggil mbak regina sama anggi itu dengan sebutan apa?"ujar anggi dengan senyuman.

__ADS_1


"kalau aku sama bang tian dipanggil pipi sama mimi ajah.iya kan ikhsan"ujar anggi yang mecubit pipi ikhsan yang lagi dipangkuan icha dan ikhsan lagi tidur.


"trus kalau mbak regina,maunya dipanggil apa dong?"ujar icha dengan senyuman


"kalau mbak,maunya ikhsan panggil mbak sama bang ronal panggil papa dan mama "ujar regina


"trus kalau ikhsan panggil mbak icha sama bang satria apa dong??"ujar sintia yang duduk didepan bersama supir taksi


"ayah sama bunda, ikhsan akan panggil sintia no'o."ujar icha membuat sintia kesal.


"itu kalau dikampungku mbak tapi kalau disini aku pingin dipanggil cici ya mbak."ujar sintia dengan senyum menggangkat kedua alis menghadap ke arah icha,anggi sama regina yang duduk dibelakang.


"mbak icha,mbak regina ada kabar buruk dipapua."ujar anggi yang baru ajah mengaktifkan data hpnya.


"kabar buruk apa??kamu jangan bikin kami ketakutan"ujar icha yang mulai berfikir buruk tentang satria.


"dipapua lagi kacau mbak karena ada yang menghina perbedaan ras mereka dan sekarang warga papua marah."ujar anggi dengan raut wajah sedih dan anggi memikirkan suaminya yang tugas dijayapura.


"apa anggi,ya allah.gimana dong nasib suami suami kita yang lagi satgas ke papua."ujar regina dengan raut wajah sedih dan ketakutan


mereka pun diuji dengan kabar yang membuat hati mereka bertiga ngak tenang.anggi menelpon suaminya tetapi nomornya ngak aktif,regina pun menelpon ronal hp ronal juga ngak aktif.


"mbak nomor bang tian ngak aktif.gimana dong ini mbak."ujar anggi dengan raut wajah hawatir

__ADS_1


"sama,mbak juga menelpon bang ronal hpnya juga ngak aktif."ujar regina dan icha pun menelpon satria,


nomor hp satria juga ngak aktif dan membuat icha makin berfikir buruk soal suaminya.


"sama mbak,nomor hp bang satria juga ngak aktif.,"perktaan icha dan ketiga sahabat itu menjadi sedih memikirkan suami mereka yang lagi tugas dipapua. hati merekapun diuji karena kekacauan dipapua.


"mbak mbak yang sabar. mbak mungkin ini cobaan yang harus mbak mbak terima.ternyata hati ibu persit selalu diuji ya mbak dan ngak mudah menjadi persit.mbak mbak ditinggal suami satgas ada yang dalam keadaa hamil dan ada yang baru ajah lahiran. kini terjadi kekacauan dipapua ditempat suaminya mbak mbak ditugaskan."ujar sintia.


regina,icha dan anggi menangis berbarengan menghawatirkan keadaan suami mereka yang lagi tugas dijayapura.hanya doa yang mereka panjatkan untuk keselamatan suami suami mereka.


"sabar mbak,jangan terlalu sedih atau pun sters karena mbak mbak baru aja bersalin yang ditakutkan mbak mbak mengalamai baby buels atau PPD (postpartum depression ) yang bisa berdampak,mbak mbak kehilangan nyawa"ujar sintia yang membuat ketiga serangakai itu makin hawatir.


icha,regina dan anggi ngam mengrespon perkataan sintia.mereka terus menangis karena menghawatirkan keadaan suami suami mereka.


"mbak,kalian kan persit .kalian harus kuat menghadapi semua ini.yakinlah bawah tuhan akan menjaga suami suaminya mbak.berdoalah buat keselamatan suami suami kalian dan saya mengerti apa yang mbak rasakan saat ini.aku juga tau betapa kalian menghawatirkan suami suami kalian yang lagi tugas."ujar sintia


"bu mohon maaf kalau saya ikut berbicara.ibu ibu ngak boleh seperti ini.ibu ibu harus kuat dan berdoa untuk keselamatan suami suami ibu.kalau hanya menangis begini tak akan menggubah semuanya"ujar sopir taksi online


"ibu ibu harus yakinlah bawah tuhan akan melindungi suami ibu.kalau ibu galau,sedih dan stres.ngak akan terjadi apa apa sama ibu ibu pasti suami ibu ibu disana juga makin memikirkan kedaan ibu ibu.suami ibu ibu disana lagi sibuk melakukan tugas dan ketika mereka mendengar ibu sakit lagi pasti mereka juga memikirkan keadaan ibu ibu yang membuat mereka juga hawatir keadaan ibu ibu"sambung supir taksi


"iya mbak betul apa kata om supir.kalian jug harus pentingkan hidup kalian."ujar sintia


"bu udah sampai,"ujar supir

__ADS_1


sintia,anggi,icha dan regina turun dari mobil itu dengan wajah yang sedih dan ngk semangat, memikirkan keadaan suami mereka.


__ADS_2