Suamiku Tentara

Suamiku Tentara
Pernikahan satriana


__ADS_3

Semua keluarga besar satria menghadiri pernikahan satriana yang diadakan disebuah gedung pernikahan yang ada diNTT.


setelah selesai acara ijabkobul yang dilaksanakan dipagi hari.kini acara resepsinya dilaksanakan malam hari.


"selamat ya mbak satriana dan abang gilang.semoga langgeng sampe tua dan semoga sakina mawadah dan warohma."ujar icha sama satria


"amin dik,trimakasih atas doanya dan doa yang sama untuk kalian berdua."ujar satriana sambil memeluk icha.


"amin,trimakasih atas doanya mbak."ujar satria sambil memeluk mbaknya itu.


"sayang kenalin ini adikku namanya satria.satria ini ditugas dijauh, itu sebabnya kalian belum perna ketemu dan wanita ini istrinya satria namanya icha. mereka berdua ketemu dikota manado"ujar satriana


"salam kenal ya satria,satriana adik kamu ganteng juga dan mereka sangat cocok."ujar gilang


"emang aku udah ganteng dari lahir kok bang.trimakasih atas pujiannya."ujar satria sambil senyum senyum dan icha sama satriana ketawa.


"ya ampun sayang,kau puji adikku satria,kau memuji orang yang salah."ujar satriana


"iya betul mbak satriana,abang satria ini meski ngak dipuji,suka memuji diri sendiri."ujar icha sambil tersenyum


"iya betul apa kata icha.PD nya adikku sangat berlebihan sayang"ujar satriana.


"emang betul aku ganteng kok.kalau aku ngak ganteng mana mungkin icha mau jadi istriku"ujar satria


"mungkin ajah mata icha lagi mines kali"ujar satriana


"udah dulu ngobrolnya mbak.aku laper ni.ayuk sayang kita ambil makan."ujar satria sambil menarik tangan icha turub dari pelaminan.


satria sama icha pun pergi mengambil makanan. satria lagi asik makan dan seperti biasa icha malas masih makan.


"kenapa lagi kamu ngak makan sayang.kenapa ngak mau makan."ujar satria baru ajah selesai makan.


"aku ngak laper sayang."ujar icha sambil melihat lihat makannya diatas meja yang berada dihadapanya.


"sayang dari pagi bulum makan dan belum ada makan yang sayang makan.abang lihatin,sayang hanya minum air putih dan susu."ujar satria

__ADS_1


tiba tiba datang tiga teman wanita menghampiri satria.wanita wanita itu pernah satu sekolah ama satria.


"satria lama ya.kita tidak ketemu."ujar salah satu wanita namanya elma.


"hay juga,oh iya kenalin ini istriku namanya icha dan sayang kenalin ini teman teman abang waktu sekolah SMA dulu."ujar satria


"hay icha,salam kenal ya.istrimu cantik sat,istrimu asal mana??"ujar wanita yang bernama jesika


"trimakasih mbak."ujar icha


"istriku asal kota gorontalo tapi kami ketemunya di kota manado."ujar satria


"emang waktu dikota manado ketemu sama kamu. icha kuliah di kota manado ya?"ujar wanita namanya mila.


"ngak kok.icha hanya dibesarkan dikota manado.icha tinggal di kota manado sama orangtuanya.udah lama mereka tinggal dimanado. "ujar satria.


"sayang aku ke toilet dulu ya."ujar icha yang mulai kesal karena satria ngobrol sama teman teman wanitanya.


satria pun hanya menggangguk anggukan kepala.ngak memperdulikan icha pergi ke toilet sendiri dan raut wajah icha makin kesal karena icha ngak tau toiletnya berada dimana.


setelah beberapa menit icha dari toilet,icha masih melihat satria yang masih asik ngobrol dengan ketiga wanita itu.


"sintia,mbak boleh ikut bergabung bareng kalian"ujar sintia


"iya mbak boleh kok.teman teman kenali ini kaka iparku namanya mbak icha istrinya abang satria."ujar sintia.


"hay mbak icha.slam kenal ya"ujar teman sintia namanya ika


"mbak icha,emangnya abang satria kemana??tumben ajah mbak icha ngak barsama sama abang satria."ujar sintia karena perkataan sintia tiba tiba raut wajah icha jadi sedih.


"mbak kenapa sedih,mbak icha lagi marahan sama abang satria ya."ujar sintia makin membuat icha sedih


"ngak papa,mbak mau ke toilet dulu ya."ujar icha


icha bukannya ke toilet tapi icha malah memilih duduk diluar gedung pernikahan.

__ADS_1


Satria sibuk mencari icha setelah acaranya selesai.satria sama keluarga binggung mencari icha yang ngak ada didalam gedung pernikahan.


"bu sama pak melihat icha ngak,"ujar satria dengan raut wajah yang hawatir mencari icha.


"kami ngak melihat istrimu nak,emang ichanya kemana??ibu fikir ichanya bersama kamu."ujar wilda


"bukanya icha bersama kamu."ujar ayahnya satria.


"iya tadi icha bersamaku waktu acara berlangsung dan icha katanya mau ketoilet tapi aku udah cari icha ditoilet ngak ada"ujar satria dengan raut wajah cemas.


"ayuk kita pulang.lagi ngapain disini pada ngumpul."ujar sintia yang baru tiba


"sintia lihat mbak icha ngak??"ujar ibunya satria


"aku ketemu mbak icha waktu acara dan mbak icha bergabung barsama aku sama teman temanku.aku sempat ngobrol sama mbak icha dan aku katakan mbak icha tumben ngak bersama sama abang satria dan tiba tiba raut wajah mbak icha berubah sedih."ujar sintia


"aku juga nanya sama mbak icha,mbak icha brantem sama abang satria dan mbak icha mengatakan kalau mbak icha mau ke toilet.setelah itu sintia ngak tau mbak icha kemana.aku ajah barusan dari toilet ngak ketemu dan ngak melihat mbak icha ditoilet."ujar sintia


"icha kan ngak tau jalan pulang,mana mungkin icha pulang sendiri ke rumah.pasti icha masih disekitar gedung ini."ujar wilda


"aku makin binggung ajah dengan sikap istriku itu dan susah ditebak maunya.selalu bikin aku pusing.aku cape"ujar satria dengan wajah kesal


"sabar nak.kamu harus jadi suami yang sabar untuk anak orang"ujar wilda sambil menepuk bahu satria.


"aku telpon mbak icha dulu.mungkin ajah mbak icha ngak masih disekitar gedung ini "ujar sintia sambil menelpon icha.icha pun menggangkat telponnya sintia.


"hallo mbak icha,mbak icha lagi dimana."ujar sintia


"aku lagi didepan gedung dan lagi duduk ditaman.emang kenapa dik."ujar icha dengan suara yang serak habis nangis.


"mbak icha acaranya udah selesai.kita udah mau balik ke rumah.mbak kesini atau kita yang kesitu."ujar sintia


"mbak icha tunggu disini aja ya.mbak lagi cape."ujar icha.


"iya mbak icha, abang satria yang akan kesana menjemput mbak icha."ujar sintia

__ADS_1


"iya dik"perkataan icha dan memutuskan sambungan telpon.


satria pun menjemput icha.wajah satria sangat kesal sama sikapnya icha dan mereka pun balik ke rumah.


__ADS_2