Suamiku Tentara

Suamiku Tentara
Icha ngak pulang


__ADS_3

satria pov


Selesai dinas satria pulang dan satria ingin menyelesaikan masalah rumah tangganya sama icha.


"assalammulaikum."ujar satria yang masuk kedalam rumah


"waalaikum salam bang."ujar sintia yang juga baru pulang dinas.


"mbak ichanya mana??"ujar satria yang masuk kedalam kamar dan ngak melihat icha didalam kamar.


"bukan hanya mbak icha ngak ada bang tapi ikhsannya juga ngak ada dirumah."ujar sintia yang menggikuti satria dari belakang dan sintia berdiri didepan kamarnya icha sama satria


"ini udah jam enam,kenapa mereka belum pulang. apakah icha menelponmu memberi kabar??dan mereka keberadaan dimana."ujar satria kembali keluar dari kamar menuju meja makan.


"ngak ada bang,bang satria telpon ajah mbak ichanya dan tanyain mereka berada dimana??"ujar sintia


"abang sudah nelpon icha tapi icha ngak mengangkat telponnya abang"ujar satria


"kok bisa,emang waktu makan siang,abang ngak menyelesaikan masalah rumah tangganya abang sama mbak icha."ujar sintia


"bukannya selesai tapi masalah rumah tangga abang bertambah kacau dan icha makin marah bangat sama abang."ujar satria


"lah ko bisa,emang abang buat ulah lagi??"ujar sintia


"pokoknya abang pusing.abang malas bahas masalah yang terjadi.bang cape baru pulang dinas."ujar satria


"katanya pusing tapi abang hanya duduk santai dan diam dirumah.lebih baik abang cari anak sama istrinya abang sana mereka mungkin dirumah keluarganya mbak icha"ujar sintia


"kalau abang cari icha dirumah keluarganya,abang takut,nanti keluarga icha bakalan gebukin abang."ujar satria


"kan abang yang berbuat ulah,maka abang harus terima dimarahin keluarganya mbak icha"ujar sintia


"nanti abang cari icha kesana tapi setelah makan. abang laper mau makan dulu."ujar satria menuju meja makan.


"ya ampun abang,kenapa abang masih bisa makan. disaat ada masalah rumah tangga kayak gini,mana istri sama anaknya abang belum balik kerumah.apa abang ngak hawatir sama keadaannya mbak icha sama ikhsan."ujar sintia dan satria ngak merespon perkataan sintia.

__ADS_1


sintia kesal dan masuk kekamar.setelah makan satria pergi ke rumah keluarganya icha.satria mencari icha,satria tiba diwaktu yang tepat disaat keluarga icha lagi ngumpul barsama.


dirumah keluarganya icha lagi ada musyawarah pernikahan adik sepupunya icha.


selesai acara musyawarah pernikahan adik sepupunya icha.satria duduk bergabung bersama keluarga icha.


"satria,tumben kamu kesini.ichanya mana??kenapa ngak bersama kamu??"ujar abang sepupunya icha yang bernama amat


"saya juga ngak tau icha dimana,saya kesini mencari icha bang.apa icha berada disini."ujar satria yang lagi duduk dikursi bergabung bareng keluarga icha dan perktaan satria membuat keluarga icha kaget.


"kau aneh,icha ngak kesini dan kenapa kamu mencari icha kesini.bukannya icha bersama kamu diasrama"ujar abang sepupunya icha yang namanya rizki.


"icha ngak ada dirumah,makanya aku kesini mencari icha.aku fikir icha kesini."ujar satria ketakutan


"kok bisa,emang icha keluar rumah ngak pamit sama kamu??"ujar isal adalah paman yang sangat icha takutin


"sebenarnya kami lagi ada masalah rumah tangga dan icha pulang kampus belum balik kerumah."ujar satria yang menundukan kepalanya


"dasar anak itu,amat cepat telfon icha,tanyakan dia dimana.anak itu bukan menyelesaikan masalah rumah tangga,malah lari dari masalah."ujar isal yang sangat emosi.


perktana yuli membuat satria kaget dan jantung satria makin berdetak kencang.


"ngak baik,kita mencari tau masalah rumah tangga mereka ataupun ikut campur masalah rumah tangga mereka.kalau pun ada masalah kita buat masalah mereka selesai dengan kepala dingin."ujar amat


"iya sih,emang ngak baik kita ikut campur atau mencari tau masalah rumah tangga mereka tapi masalah rumah tangga mereka karena ada orang ketigA.aku melihat bang satria jalan bareng sama wanita lain dan bergandengan tangan dimall."ujar yuli.


amat mendengar perkatan yuli langsung refleks menarik kerah baju satria dan amat hampir menonjok wajah satria tapi tonjokan amat diwajah satria ditahan sama isal.


"***** kau satria."ujar amat yang masih menarik kerah baju satria membuat wajah satria dan amat sangat dekat.


raut wajah amat sangat emosi menatap wajah satria.


"kita dengar dulu penjelasan satria, apakah yang yuli lihat itu benar atau ngak,apa benar icha sama satria berantem karena orang ketiga."ujar tantenya icha yang bernama elin dan elin membatu satria melepaskan tangan amat yang menarik kerah bajunya satria.elin mencoba menenangkan amarahnya amat.


"kenapa kita harus tunggu penjelasan dari abang satria.aku melihat abang satria jalan sama wanita lain dan bang satria kepergok jalan bareng sama wanita lain dimall.mbak icha menggendong ikhsan berlari keluar mall sambil nangis.aku sempat mengejar mbak icha tetapi aku kehilangan jejeknya mbak ichA."ujar yuli membuat satria benar benar terdiam dan ngak bisa berkata apa apa.

__ADS_1


amat denga reflekse menojok wajah satria.semua keluarga menahan amat yang benar benar emosi yang ingin memukul satria sampai amat puas dan satria pun hanya diam ngak membalas.


"kau ngak tau bersyukur,adikku sudah mengabdikan dirinya padamu tapi kau mengecewakan hatinya."ujar amat yang sedang dihalangi keluarga


"satria apa betul yang dikatakan yuli??katakan satria."ujar isal pamanya icha yang mulai emosi


"apa yang yuli lihat dimall benar tapi semua hanay salah faham om."ujar satria menatap wajah isal dengan raut wajah ketakutan.


"kalau masalahnya orang ketiga, lebih baik kau lepaskan ponakanku,aku sebagai orangtuanya icha ngak terima.perlakuan yang kau lakukan sama ponakanku itu,aku minta ceraikan ponakanku sat"ujar isal yang benar benar udah mulai emosi


"tapi om saya bisa jelasin dan hanya salah faham."ujar satria


"ceraikan ponakanku,aku katakan ceraikan icha."ujar isal dengan nada suara tinggi bangat dan sangat emosi


"tapi isal,dengar dulu penjelasan satria,kita ngak bisa mendengarnya hanay sepihak seperti ini."ujar rosita


"aku ngak butuh penjelasan lagi,udah cukup.dia harus ceraikan icha,icha sudah benar benar sakit dan kecewa.berbulan bulan icha menunggu satria pulang tugas, setelah pulang tugas,ini balasan satria dan cukup penderitan anakku."ujar isal yang emosi


"tapi om aku bisa jelasin.dengar dulu penjelasanku"ujar satria merasa ketakutan karena keluarga icha benar benar emosi


"aku katakan ceraikan ponakanku.kau pria yanga ngak pernah dibersyukur,kau laki laki brengset.lebih baik kau pulang jangan sampai emosiku naik dan memukul kamu.aku ngak takut masuk penjara membunuhmu,lebih baik icha jadi janda dari pada menjalani rumah tangga sama kamu dan bantinya tersiksa terus."ujar pamanya icha yang bernama ismail dah benar benar marah


"maaf kan ku om,aku bisa jelasin semuanya kasih aku kesempatan untuk menyelesaikan ini sama icha dan semuanya."ujar satria yang merasa bersalah


"kau pulang dan persiapkan surat cerai untuk anakku."ujar isal


"ngak boleh begitu sal,kasih satria kesempatan,siapa tau satria bisa berubah menjadi lebih baik"ujar elin


"ngak ada kesempatan dan aku katakan ceraikan icha.satria, kau pulang sana jangan sampai aku emosi."ujar isal


"kau dengar ngak bangset,kau pulang sana.kalau icha kesini pun,kami ngak akan buat icha balik keasrama dan kami akan tahan icha untuk bersama kami"uar amat yang sangat geram sama satria


"satria, kamu pulang ajah nak.mungkin ajah, icha udah balik asrama."ujar rosita tantenya icha


satria pun pergi meninggalkan rumah keluarga icha dan paman sama keluarga icha yang juga ikut marah sama satria.

__ADS_1


__ADS_2