
icha yang pulang kerja jalan kaki menuju rumahnya. icha mendengar suara anak anak kecil yang icha kenal memanggil bunda.
"bunda,bunda."ujar ikhsania dan ikhsyan sambil berlari menuju kerah icha. icha menghentikan langkahnya dan berdiri ditepi jalan
"adik adik mau kemana."ujar ikhsan mengikuti ikhsania sama ikhsyan dari belakang yang berlari bermenemui icha
"bunda, mbak ikhsania kangen bangat sama bunda."ujar ikhsania sambil memeluk icha dan ikhsania menangis bertemu icha.
"bunda,adik juga kangen sama bunda,kapan bunda akan pulang?"ujar ikhsyan memeluk icha dengan sangat erat dan mereka ngobrol dipingir jalan
"bunda juga kangen sama kalian.kenapa kalian jalan jalan ditempat umum sendirian kayak gini??emang ayah kemana???"ujar icha sambil memeluk kedua anak anaknya.
"ayah lagi ketoilet"ujar ikhsyan
"kalau ayah lagi ketoilet,siapa yang jagain kalian berdua??abang ikhsan mana??"ujar icha yang berada dipelukan icha
"bunda,pulang yuk bareng kami.kami kangen bangat sama bunda,kami merindukan semua saat bersama bunda"ujar ikhsania
"kenapa adik adik kangen sama bunda??bunda ngak akan pernah kangen sama kita karena bunda yang memilih meninggalkan kita."ujar ikhsan yang baru ajah tiba
"maafkan bunda nak,bunda belum bisa pulang."ujar icha
"kami sudah tau,bunda pasti ngak mau pulang kan. bunda itu sudah ngak sayang sama kita."ujar ikhsan
"bunda sayang bangat sama kalian,kalian itu sangat berharga dalam hidup bunda."ujar icha
"kalau bunda sayang sama kami,kenapa bunda pergi dari rumah??kenapa bunda meninggalkan kami?"ujar ikhsan dengan sangat emosi dan dengan nada suara yang tinggi.
__ADS_1
"maafkan bunda nak,bunda ngak bisa jawab perntanyaan kalian nak,karena waktunya belum tepat untuk bunda jelasin kekalian nak "ujar icha
"kenapa bunda mau mengajukan pindah tugas kekota manado??apa bunda sudah ngak sayang sama kami bun??"ujar ikhsania menatap icha dan icha hanya bisa diam
"kenapa bunda diam??tolong dijawab bun??"ujar ikhsan dengan raut wajah kesal
"kalian tau dari mana??siapa yang mengatakan itu sama kalian?"ujar icha
"kami tau dari ayah,ayah mengetahui itu dari papa ronal.papa ronal taunya dari mama regina."ujar ikhsania
"bunda melakukan itu karena bunda merasa ngak ada yang sayang bunda lagi dikota ini dan ngapain bunda disini?? kalau anak anak bunda sudah ngak sayang sama bunda,bunda disini ngak punya keluarga selain kalian nak."ujar icha sambil meneteskan air mata
"jangan nangis dong bunda,kami sayang bunda kok."ujar ikhsania dan ikhsyan
"alasan bunda ajah,katakan ajah,kalau bunda melakukan itu karena bunda sudah ngak sayang kan sama kami."ujar ikhsan
"dunia apa yang indah bun??dunia kami ngak indah bun.bunda pergi meninggalkan kami dan ayah yang merawat kami sendiri.itu yang dinamakan bunda sayang sama kami dan kata bunda dunia ini indah."ujar ikhsan
"ayuk kita pulang adik adik, ayah menunggu kita"ujar ikhsan dan ikhsan menarik tangan adik adiknya dengan sangat kasar agar pergi meninggalkan icha tapi adik adiknya ngak mau berpisah dari icha
"kami ngak mau berpisah dari bunda,kami mau bersama bunda terus."ujar ikhsyan dan ikhsania.
ikhsan terus menarik tangan adik adiknya dengan sangat kasar sampai membuat icha marah.
"abang kasihan tangan adik adiknya,mereka kesakitan bang."ujar icha tapi ikhsan ngak menghiraukan perkataan icha dan ikhsan terus menarik narik tangan adik adiknya dengan sangat kasar.
"abang sakit tanganku,"ujar ikhsyan sambil
__ADS_1
menangis
"kami ngak mau ikut abang,kami kangen sama bunda dan kami ingin bersama bunda."ujar ikhsania membuat ikhsan makin emosi dan menarik narik tangan adik adiknya dengan sangat kasar.
ikhsan terus menarik tangan adik adiknya tapi ngak melihat arah jalan kedepan.
ikhsan sama adik adiknya berada ditengah tengah jalan dan icha melihat ada truk yang melaju menujuh anak anaknya.
icha berlari menolong anak anaknya dan icha mendorong anak anaknya ketepi jalan.
ketiga anak anaknya selamat dan nyawa icha yang terancam.icha menolong anak anaknya dan gantian icha yang akan ketabrak truk.
"bunda,,,,"ujar ketiga anak anaknya melihat icha yang rela menolong mereka dan menukar nyawanya yang terancam.
icha menatap anak anaknya dengan senyuman dan anak anaknya menangis. icha menutup matanya dan sambil tersenyum menunggu truk menabrak dirinya.
icha merelakan nyawanya ketabrak truk.ketika icha telah rela dirinya ditabrak truk.icha merasa ada yang menarik tangan icha untuk menghindar dari arah truk berjalan melaju menabrak dirinya dan icha membuka matanya satria yang menolongnya.
icha berada dipelukan satria,mereka selamat dari tabrakan truk ternyata ada motor yang melaju menabrak mereka yang masih berpelukan.mereka terjatuh berpelukan dan kepala satria kebentur ditrotoar jalan.
satria sama icha ngak sadarkan diri,icha sama satria menggunakan seragam kerja.kepala satria mengeluarkan banyak darah.
"ayah,,bunda,,"ujar ikhsan,ikhsyan dan ikhsania berbarengan sambil menangis ketika melihat ayah sama bundanya ketabrak motor.
mereka menghampiri icha sama satria yang ngak sadarkan diri ditepi jalan.
"tolongin ayah sama bunda kami dong bu pak."ujar ikhsan dengan wajah panik dan menangis nangis memeluk adik adiknya.
__ADS_1
masyarakat setempat menelpon ambulance. menolong icha sama satria yang ngak sadarkan diri