Suamiku Tentara

Suamiku Tentara
Panik dan ketakutan


__ADS_3

Pelajaran dikelas icha sedang berlangsung dan rasa sakit perut icha ngak hilang.rasa sakit icha malah makin terasa.icha ijin pulang dan meminta tolong sri mengantar icha pulang.


sri kekampus naik motor sendiri.sri kaget karena icha memintanya mengantar ke asrama militer yang ada ditelaga.


tiba didepan rumah icha sama satria yang didalam asrama militet.sri makin kaget melihat icha masuk kedalam rumah itu.ketika sri sama icha masuk kedalam rumah,sri melihat foto yang besar,foto pernikah icha sama satria tepajang diruang tamu.


"ayuk masuk sri."ujar icha dengan raut wajah menahan sakit perut dan mereka menuju masuk kedalam rumahnya.


"icha suami kamu itu seorang tentara ya,kenapa kamu ngak pernah posting foto ini difbnya kamu??kenapa kamu hanya posting foto pernikah kamu yang mengunakan baju adat gorontalo?? kenapa kamu ngak pernah ngomong,kalau suami kamu prajurit.kenapa kamu ngak ngomong,kalau kamu tinggal diasrama militer.jangan jangan kamu malu dengan pekerjaan suamimu??"ujar sri yang duduk diruang tamu memberikan sejuta pertanyaan.


"bukan aku malu sama pekerjaan suamiku tetapi aku ngak suka.kalau orang mengetahui pekerjaan suamiku dan aku ngak ingin ria sama pekerjaan suamiku.aku sebenarnya bangga dengan pekerjaan suamiku.aku ngak pernah posting foto suamiku mengunakan seragam prajurit karena aku ngak ingin ajah orang menghargaiku hanya karena pekerjaan suamiku.aku ingin orang meperlakukanku seperti orang biasa, itu yang aku pelajari dari suamiku.difb suamiku ngak pernah posting foto,kalau suamiku seorang prajurit."ujar icha yang sambil mondar mandir


"suamiku malah menutupi identitasnya sebagai prajurit dan difb suamiku juga ngak pernah posting pernikahan kami yang suamiku menggunakan seragam prajurit dan foto profil kami sama yaitu foto pernikahan kami yang menggunakan baju adat gorontalo.suamiku ajah menutupi identitasnya dan kenapa aku harus posting foto suamiku yang memberitahu semua orang suamiku prajurit."sambung icha


"kalau aku posting foto ini,nantinya kalian tau suamiku seorang prajurit.suamiku selalu berkata suamiku ingin orang orang memperlakukannya seperti rakyat bisa.suamiku itu tau kebanyakan orang memperlakukan prajurit itu beda kayak memperkakukan seorang dermawan."sambung icha yang tetus mondar mandir menahan rasa sakit perutnya


"trus kenapa kamu ngak pernah ngomong, kalau kamu selama ini tinggal diasrama militer yang ada ditelaga."ujar sri


"kalau aku katakan.aku tinggal diasrama militer yang ada ditelaga pasti kalian akan tau suamiku seorang prajurit dong.aku sebenarnya ingin menutupi profesi suamiku tetapi dengan sangat terpakasa aku meminta bantuan kamu karena hanya kamu yang bisa mengantar aku kesini.kalau aku telpon suamiku menjemputku,ngak mungkin karena suamiku lagi sibuk persiapan satgas."ujar icha


"apa??suamimu akan pergi satgas dengan keadaan kamu yang kayak gini.bengini amat sih jadi istri seorang prajurit,harus ditinggal tinggal.kamu ngak nyesal nikah sama prajurit,kamu itu lagi hamil dan suamimu harus meninggalkanmu."ujar sri


"ngak papa sri,itulah istri prajurit.kami harus mandiri ditinggal suami pergi satgas.jika aku siap menjadi istri prajurit,maka aku juga harus siap ditinggal tinggal suami pergi satgas.emang suamiku milikku tapi suamiku juga milik negara ini,negara ini membutuhkan suamiku dan tugasku adalah mengsuport suamiku kemedan juang."ujar icha yang terus mondar mandir


"ya ampun icha seberat ini kah menjadi istri tentara ya."ujar sri

__ADS_1


"icha, kamu udah menelpon suamimu kan dan kamu udah ngabarin suamimu. kalau kamu lagi sakit perut kan,"sambung sri


"udah kok sri,oh iya kamu mau minum apa sri???maaf kalau aku lupa menghidangkanmu minum"ujar icha


"aku ngak haus icha,kamu kan lagi sakit perut."ujar sri


"asslammulaikum,"ujar anggi sama regina yang baru ajah tiba dirumah icha.


icha juga menelpon anggi sama regina agar menemani icha.


"waalikum slam."ujar icha sama sri berbarengan


"mbak icha gimana keadaan mbak??ayuk mbak, kita kerumah sakit sekarang.ngak perlu nungguin bang satria"ujar anggi


"hay sri.icha apa kamu sudah menelpon satria??."ujar regina yang juga panik melihat icha.


"iya udah mbak regina,bang satria lagi dijalan kesini."ujar icha


"mbak kita kerumah sakit ajah dulu,nanti bang satria menyusul ajah."ujar anggi


"ngak mau,aku mau nunggu bang satria ajah,aku ngak enak sama mbak regina yang juga lagi hamil besar dan anggi yang lagi ngidam yang masih merasa mual mual."ujar icha yang menahan rasa sakit


icha,kita kan saudara icha.kita sama sama lagi hamil dan kita harus saling membantu."ujar regina dan icha tiba tiba merasa perutnya benar benar sakit bangat.keringan icha makin banyak.wajah icha makin pucat dan ketakutan.


"apa??jangan katakan, kalian bertiga juga punya nasib yang sama,sama sama harus ditinggal suami untuk pergi satgas dan dengan keadaan yang sama sama hamil."ujar sri

__ADS_1


"iya,suami kita sama sama lagi sibuk untuk satgas,emangnya kenapa sri??"ujar regina


"ya ampun kalian itu,emang persit persit yang kuat,semoga kalian dalam lindungan allah selalu,disaat suami kalian pergi satgas.kasihan bangat kalian,kalian lagi pada hamil tapi harus ditinggal suami untuk menjaga negri ini."ujar sri


"amin trimakasih atas doanya sri,"ujar anggi


"aku tu yang harus berterima kasih sama kalian,berkat suami kalian menjaga negari ini membuat rakyat ini bisa bernafas tenang."ujar sri


"icha tarik nafas,hembuskan"ujar regina yang sarjana keperawatan


"suami icha kok lama bangat nyampenya sih."ujar sri yang makin hawatir melihat wajah icha.


"assalammulaikum,"ujar satria yang baru ajah nyampe dan ngos ngosan masuk kedalam rumah.


rasa panik satria makin bertambah ketika melihat icha penuh keringat dan seperti menahan rasa sakit.


"akhirnya kau tiba juga sat,ini istri loh dari tadi sakit perut.lebih baik, kita bawah icha kerumah sakit dunda yang ada dilimboto."ujar regina


"sayang yang sabar,ayuk kita kerumah sakit sekarang."ujar satria yang juga panik dan ketakutan melihat wajah icha


"cepat cepat kita kerumah sakit."ujar anggi


mereka menuju rumah sakit dunda yang berada dilimboto kota gorontalo.


keringat icha makin banyak dan icha makin ngak kuat menahan rasa sakit perutnya.

__ADS_1


__ADS_2