Suamiku Tentara

Suamiku Tentara
Kado satria


__ADS_3

Tepat dihari ini adalah satu bulan pernikahan satria dan icha.satria membawah kado buat icha.


"asslamulaikum istriku."perkataan satria melangkah masuk kedalam rumah dan satria melihat icha lagi sholat isya.


satria masuk kedalam kamar dan menyimpan kado di dalam lemari sambil menunggu icha habis sholat satria main pubg.


icha selesai mengerjakan sholat isya. icha menghampiri satria yang lagi duduk di atas kasur dan satria lagi serius main games pubg.


"walaikum salam suamiku,abang udah sholat isya.bang berhentilah main pubgnya,apa abang ngak lapar.abang baru pulang dinas dan ini langsung main pubg"ujar icha sambil menutup layar hpnya satria dengan jari jarinya icha.


"abang udah sholat isya dijalan, disaat arah pulang kerumah,abang mampir ke masjid dan abang udah sholat isya.sayang janganlah mengganggu abang,abang lagi main loh sayang.abang lagi serius main nih,entar abang kalah."ujar satria yang lagi sibuk main pubg meski icha sering mengganggunya.


icha menggambil hp satria dan disimpan dilaci meja disamping kasur.icha berdiri dari kasur melipat sejadah dan mukena yang icha pakai saat sholat isya.icha melipat mukena membelakangi satria.


"iya sayang.maafkan abang ya"ujar satria dan satria berdiri dari kasur membuka lemari,satria menggambil kado yang satria simpan di dalam lemari.


icha kaget,satria memeluk icha dari belakang dan memberikan kado untuk icha.


"happy anniversary one months my wife"ujar satria mencium pundaknya icha dan icha kaget melihat kado yang diberikan satria.


icha memutar tubuhnya menghadap kearah satria.


"trimakasih suamiku,trimakasih atas kadonYa. trimakasih sudah menjadi suami yang romantis untukku"ujar icha mencium pipi satria dan memeluk satria dengan erat.icha menangis bahagia.


satria mendengar tangisan icha dan satria melepas pelukannya.satria melihat wajah icha yang nangis.


"abang sangat beruntung tuhan memberikan abang istri yang ngak pernah menuntut atau meminta ini dan itu."ujar satria

__ADS_1


"aku juga bahagia tuhan memberikan aku suami romantis.aku ngak pernah bayangin ternyata abang yang aku anggap kaka angkatku,kini menjadi suamiku.suami yang akan selalu ada untukku."ujar icha


"ah lebay.abang gombalin sayang,sayang malah balas gombalin abang.kok jadi abang yang baper."ujar satria membuat icha ketawa


"abang pasti belum makan kan.ayuk kita ke meja makan.abang pasti lapar kan."ujar ichA.


"buka dulu kado dari abang."ujar satria


icha membuka kado dari satria dan isinya perhisahan emas satu set.


"waw cantik bangat."ujar icha yang bahagia mendapat hadia dari satria dan icha mencium pipi satria.


"trimakasih bang."sambung icha


"maafkan abang ngak bisa membelikan berlian buat sayang."ujar satria terhenti karna icha mencium bibir satria.


"ini lebih dari cukup.cukup bahagia bersama abang.emas ataupun berian itu ngak bisa membuat aku bahagia tetapi kesetian abang,jauh lebih cukup dan itu sudah abang buktikan. kalau abang begitu mencintaiku."ujar icha


"itu dijari manis abang,abang masih tetap menggunakan cincin pernikahan kita."ujar icha


satria langsung memeluk icha dan mencium dahi icha.


"pastilah cincin ini,akan abang pakai sampai maut memisahkan kita.seumur hidup abang baru kali ini, abang memakai cincin dan abang akan tetap memakainya selamanya karena cincin ini.cincin pertama kali yang abang pakai dan cincin ini adalah cincin yang menggikat cinta kita berdua sehidup sampai mati"ujar satria sambil tersenyum merapatkan giginya menatap wajah icha.


"janganlah bibirnya manyun kayak gitu,jelek tau.udah, abang udah laper ni."ujar satria sambil berdiri dan berjalan menuju meja makan.


icha mengikuti satria dari belakang dan satria terus ngomong.

__ADS_1


"muka udah jelek gitu,bibirnya pake acara dimanyunin ke depan.istriku ini barusan nangis dan ini udah ngabek.perasaan istriku sering berubah ubah perasaanya.udah ngabekan dan cengeng pula."ujar satria mengejek icha.


"hp abang ngak akan aku kasih.ngak ada main pubg sebntar habis makan."ujar ichA


satria tiba tiba berhenti dan memutar badannya menghadap ke icha.icha pun menabrak satria.


"aw.aw sakit.tubuh apa tembok ni,keras amat kayak tembok."ujar icha yang menabrak tubuh satria yang kuat dan kekar.icha melihat wajah satria kesal


"kenapa menatapku begitu bang,kesal ya.kalau kesal ngak apa apa.hp akan aku kasih tapi abang tidur dikamar sebelah itu tu."ujar icha sambil menujuk kamar kedua yang ada dirumah mereka dan wajah satria berubah tersenyum


"siapa yang kesal,abang hanya bercanda kok.sayang kena prank dari abang."ujar satria


"abang bohong kan,katakan ajah. kalau abang ngak mau tidur dikamar itu sendirian kan."ujar icha melanjutkan jalan menuju meja makan dan satria duduk dikursi.


"kamu sih sayang sering ngancam abang,abang kan ngak mau tidur berpisah kamar sama istri abang yang cengeng ini."ujar satria


"mulai deh kumat gombalnya."ujar icha yang lagi sibuk menghidangkan makan.


"sayang,apa udah ada tanda tanda kamu hamil ngak."ujar satria


"gimana mau hamil ini ajah baru sebulan kita nikah."ujar icha


satria menarik pinggul icha yang lagi berdiri didepan satria dan icha berada dipangguan satria.


"kita usaha lagi ya. entar selesai makan."ujar satria membuat icha menatap wajah satria dengan kesal


"ngak ah.kita kan tidur dikamar berbeda."ujar icha.

__ADS_1


"kita ngak boleh tidur dikamar yang beda.kan kata sayang,sayang ingin secepatnya punya anak,jadi kita ngak boleh tidur terpisah.sebentar kita main lagi ya."ujarsatria


"iya bang tapi kita makan dulu bang."ujar icha sambil berdiri dari pangkuan satria dan icha duduk dikursi disamping satria.selesai makan mereka usaha lagi.


__ADS_2