Suamiku Tentara

Suamiku Tentara
Sahabat


__ADS_3

Icha mondar mandir didepan ruangan dan cukup lama icha menunggu dokter pun keluar dari ruangan oprasi.


"keluarga ibu regina putri."ujar dokter keluar dari ruangan oprasi


"saya dok keluarganya,gimana dok keadaan ibu regina??? "uJar icha dengan raut wajah hawatir


"alhamdulilah oprasi ibu regina berjalan dengan lancar tapi mohon maaf,anak ibu regina ngak bisa diselamatkan."ujar dokter membuat icha merasa bahagia karena regina bisa diselamatkan.


icha pun merasa sedih karena anak regina meninggal. anak itu sangat di idam idamkan dan dinanti nantikan selama ini oleh regina sama ronal


"yang kuat bu,saya permisi bu."ujar dokter


regina dipindahkan keruangan rawat nginap.icha menunggu regina sampai siuman karena obat bius setelah melakukan oprasi dan regina pun siuman.


"alhamdulilah mbak udah siuman."ujar icha yang duduk dikursi disamping bednya regina.


"anak mbak gimana dik,mbak ingin melihat anaknya mbak"ujar regina membuat icha sedih.


"mbak harus sabar dan kuatkan hatinya mbak. anaknya mbak,ngak bisa diselamatkan."ujar icha dan perkataan icha membuat regina menangis


"sabar mbak, ini mungkin cobaannya mbak sama bang ronal."ujar icha yang ikut menangis sambil memeluk regina.


"icha apakah bang ronal udah mengetahui keadaannya mbak?"ujar regina


"iya mbak bang ronal mengetahuinya,aku menelpon bang ronal karena aku butuh keputusan dari bang ronal untuk menadatangani selembar kertas.dokter mengatakan harus ada salah satu yang harus diselamatkan,mbak atau anaknya mbak dan kata bang ronal,mbak regina lah yang harus diselamatkan.maafkan aku mbak sudah menadatangani suratnya"ujar icha yang terus meluk regina yang menangis.


"ngak papa dik,mungkin belum waktunya mbak sama bang ronal memiliki anak.masih banyak waktu kok."ujar regina


"mbak jangan sedih.kan masih ada ikhsan anakku yang masih bisa jadi anak angkatnya mbak regina.kan kita saudara,anak aku sama bang satria,anaknya mbak sama bang ronal juga."ujar icha


"trimakasih adiknya mbak.trimakasih udah menjadi saudara disaat susah maupun senang dan trimaksih udah menjadi malaikat penolongnya mbak"ujar regina yang kembali memeluk icha.


"mbak sama aku,kan kaka sama adik, jadi wajarlah kita saling menguatkan disaat susah maupun senang.apalagi kita tetanggaan dan tetangga yang ada diasrama adalah saudara terdekat kita."ujar icha


"meski kamu bukan adik kandungnya mbak tapi kasih sayang kamu untuk mbak melebih saudara kandung,trimakasih icha.semoga suami kita akan tetap ditugaskan bersama agar kita selalu bersama."ujar regina


"amin.aku ngak ingin berpisah dari mbak regina atau pun anggi karena hanya mbak sama anggi lah tetangga yang diasrama udah kayak saudara kandung."ujar icha


"ngomong ngomong soal anggi,anggi kenapa ngak kesini??"ujar regina menatap wajah icha.


"aku udah kabarin anggi soal keadaan mbak tapi anggi mengabarkan, kalau anggi ngak bisa kesini karena anggi lagi ngak enak badan."ujar icha sambil tersenyum menatap regina


"emang anggi sakit apa?kasihan juga anggi itu.nasib kita sama"ujar regina yang kembali sedih


"katan anggi,kalau perutnya lagi sakit mbak."ujar icha.


"kita telpon anggi,kita tanya gimana keadaan anggi.dia kan lagi hamil juga."ujar regina

__ADS_1


"iya mbak,aku telpon anggi ya mbak."ujar icha sambil mengambil hpnya tapi tiba tiba hp icha berdering dan icha melihat anggi yang menelponya.


"halo anggi.kenapa dik??"ujar icha dan suara hp di loudspeaker agar regina bisa mendengar percakapan mereka.


"mbak icha tolongin aku,aku butuh bantuannya mbak. perutku sakit mbak,ngak bisa aku tahan lagi rasa sakitnya mbak dan mrs v ku mengeluar darah."ujar anggi sambil menangis kesakitan dan membuat icha sama regina ketakutan.


"anggi tunggu mbak ya.mbak icha akan segara kesana."ujar icha dan icha mengakhiri telefon.


regina sama icha pun panik dan menghawatirkan keadaan anggi.


"mbak aku ke asrama ya,aku mau tolongin anggi dulu.mbak regina ngak papa sendirian disini kan mbak"ujar icha


"iya ngak papa dik,cepatlah kesana dan bantuin adik kita.adik kita membutuhkan bantuan kita."ujar regina yang juga ikut panik dengan keadaan anggi.


"mbak regina yakin ngak papa sendirian disini, mbak harus tenang dan jangan panik.kan mbak regina masih dalam pengobatan"ujar icha


"iya ngak papa dik.anggi juga membutukan bantuan kita.sudah pergi sana bantuin anggi."ujar regina


"iya mbak."ujar icha dan icha pun pergi meninggalkan regina.


icha membawah anggi kerumah sakit dunda limboto. rumah sakit yang sama,icha membawah regina dan tempat ikhsan anaknya icha dirawat.


icha menunggu diluar ruangan.rasa panik icha yang menghawatirkan keadaan regina baru aja hilang,kini icha kembali menghawatirkan keadaan anggi.dokter pun keluar setelah memeriksa keadaan anggi.


"suami ibu anggi kiran."ujar dokter yang keluar dari ruangan setelah memeriksa keadaan regina didalam.


"saya keluarganya dok."ujar icha yang ketakutan dengan keadaan anggi.


icha kembali menangis mendengar perktaan dokter.


icha pun menelpon tian suaminya anggi.icha memberitahu kabarnya anggi.


satria pov


satria sama tian lagi menghibur ronal.hpnya satria kembali berdering.satria melihat layar hpnya dan tenyata yang menelponnya adalah icha.


"istriku menelpon bang.insyaallah ada kabar baik dari mbak regina."ujar satria dengan raut wajah yang masih sedih.


"angkat ajah sat,mungkin icha akan memberikan kabar keadaan istriku sat."ujar ronal dan tian yang sebenarnya udah merasakan perasaan ngak enak.


tian merasakan ada yang terjadi tapi tian mencoba tenanghan hatinya yang gelisa.


"assalamulaikum sayang."ujar satria dan satria mengloudspeaker suara hpnya.


"waalaikum salam bang."ujar icha dengan nada suara terbata bata sambil menangis.


ronal makin panik mendengar suara tangisan icha membuat mereka bertiga ketakutan.

__ADS_1


"kenapa icha??apa yang terjdi??kenapa kamu menangis??gimana oprasinya??berjalan lancarkan??trus gimana keadaan mbakmu??"ujar ronal yang panik


"alhamdulilah mbak reginanya bisa diselamatkan dan anaknya abang ngak bisa diselamatkan.mbak reginanya udah siuman tapi aku nelpon mau beri kabar."ujar icha yang kembali menangis


"kabar apa icha??"ujar tian yang mulai angkat bicara karena perasaan yang tian rasakan.


"bang tiannya mana,aku punya kabar buruk untuk bang tian."ujar icha dengan suara serak habis nangis.


"iya kenapa icha??ada kabar buruk apa?"ujar tian yang panik dan makin menghawatirkan keadaan anggi.


"bang tian harus sabar dan bang tian harus ikhlas ya.menghadapi ini semua"ujar icha sambil menangis


"iya,ada apa icha??jangan bikin aku panik seperti ini.ada kabar buruk apa??apa yang terjadi??apa ini kabar ini soal anggi,katakan icha.ngomong itu yang jelas"ujar tian yang makin menghawatir anggi dan makin panik


"anggi menggalami keguguran bang."ujar icha dengan suara terbata bata dan perkataan icha membuat ketiga sahabat itu kaget seperti disambar petir.


"apa icha??istri abang menggalami guguran."ujar tian yang masih ngak percaya.


"iya bang,abang harus kuat dan mengiklaskan semuanya ya"ujar icha


tian sama onal menangis meratapi nasib yang sama harus kehilangan bayi pertama mereka dan disaat mereka lagi satga.


tian sama ronal makin sedih karena mereka ngak bisa bersama istri mereka disaat cobaan seperti ini.satria yang lagi bersama tian sama ronal pun ikut sedih.


"sabarlah abang abang.aku mengerti kok perasaan kalian kalian."ujar satria


"pantas ajah persaanku dari tadi ngak enak.ternyata kabar ini yang harus aku dengar.istriku menglami keguguran."ujar tian


"aku mengerti perasaan abang abang,abang abang harus sabar dan kuat.ini adalah jalan yang terbaik ya allah kasih.mungkin dengan cobaan ini allah swt akan menggangkat derajat abang abang menjadi lebih tinggi."ujar satria


"kami bersyukur ada istrimu satria, icha menjadi penolong istri istri kami. disaat saat terpuruknya istri istri kami berdua.istrimu udah membantu istri kami, walau sebenarnya istrimu juga harus menjaga anakmu."ujar ronal


"istriku melakukan itu karena istriku mengganggap mbak regina sama anggi itu saudaranya.sama seperti kita bertiga bang,kita bertiga yang selalu ada disaat susah maupun senang."ujar satria


"aku bersyukur kita masih ditugaskan bersama.kalau ajah dulu,komandan kita bertiga memindahkan tugaskan kita ditempat terpisah.aku ngak tau apan yang akan terjadi pada istriku dan kepada siapa lagi istriku meminta bantuan??siapa yang akan menghibur istriku disaat aku tugas seperti ini??"ujar tian


"iya betul aku juga bersyukur.kita masih bersama dan alhamdulilah karena perteman kita membuat istri istri kita bisa kayak persahabatan kita."ujar ronal


"bang jangan sedih lagi ya,kalau abang abang sedih karena kehilangan anak.kan masih ada anakku bang, abang abang bisa mengganggap anakku angkatnya abang abang juga.anakku sama icha adalah anak kalian juga.kan kita udah kayak saudara kandung."ujar satria


"walau anakku bukan anak kandung kalian tetapi anakku akan tetap memanggil abang dengan sebutan ayah,papa,papi,pipi,abi,dedi,father dan apalah sebutan untuk seorang ayah.aku juga mohon sama abang abang untuk doakan kesehatan anakku yang masih dalam ingkubator dan tak tau kapan bisa balik kerumah. "ujar satria yang sedih menggingat anaknya.


"amin,trimaksih sat.kamu sama istrimu sama sama memiliki hati yang baik.kalian adalah pasangan suami istri yang cocok."ujar onal


"aku belajar jadi orang yang baik dari istriku bang.istri ku,hati istriku sama seperti hati bidadari surga."ujar satria


"iya istrimu emang memiliki hati yang baik dan telah mengubahmu"ujar tian

__ADS_1


"kita berdoa barsama, semoga kita tetap ditugaskan ditempat yang sama dan dikota yang sama.agar kita selalu ada disaat susah maupun senang."ujar ronal


"amin bang,aku juga ngak mau berpisah dari abang abangku ini."ujar satria dan mereka bertiga berpelukan


__ADS_2