
satria pov
Pagi setelah sholat subuh dimusolah rumah sakit.satria balik kerumah yang berada disarama,satria bersih bersih dan bersiap siap untuk apel pagi.setelah apel satria ijin balik kerumah sakit.
diperjalan menuju rumah sakit,satria melihat terjadi kecelakaan. sebuah mobil menabrak pohon dipinggir jalan dan pengendara mobil itu seorang wanita.
satria membantu menolong wanita itu.wanita itu lukanya ngak parah hanya lecet dan memar dibagian dahi.
wanita itu sempat pingsan dan ngak lama wanita siuman.wanita itu dikeluarkan dari mobilnya yang menabrak pohon dan duduk dikursi yang didepan alfamart.
"mbak ngak apa apa kan."ujar satria dan wanita itu benggong melihat wajah satria.
wanita itu melihat satria sangat tapan karena satria menggunkan seragam loreng.
"mbak ,mbak ngak apa apa kan."ujar satria dan wanita itupun kembali sadar dari benggongnya.
"lumayan ngam parah kok pak,trimakasih udah bantuin saya."ujar wanita itu terus menatap satria dengan wajah centilnya
"mbak,kita kerumah sakit ajah,agar mbak biasa mengetahui,apakah mbak ada luka dalam atau ngak."ujar satria sambil memberikan minum yang dibeli dialfamart.
"ngak papa pak,pak bisa kenalan."ujar wanita itu dengan tebar pesona dan pada saat itu satria lupa memakai cincin nikahnya karena disaat mandi satria selalu menyimpan cincin nikahnya dilemari dan disaat habis mandi satria pakai lagi cincinya.
"mbak yakin ngak mau dibawah kerumah sakit??"ujar satria
"iya pak ngak papa,oh iya pak kenalkan saya sindi"ujar sindi dan sindi teman kampusnya icha yang sempat menghina suaminya icha.
sindi itu pernah berkata,kalau suami icha bekerja supir dan mobil yang selalu mengantar jemput icha itu mobil milik majikan suaminya icha.sindi sama satria ngak saling kenal.
__ADS_1
"nama saya muhammad satria."ujar satria sambil tersenyum dan semyuman satria membuat sindi baper sendiri.
"abang satrianya tugas dimana.?"ujar sindi dengan wajah centil dan tebar pesona pada satria
"oh iya mbak,kalau mbak udah mendingan.saya permisi dulu,saya harus kerumah sakit.saya buru buru."ujar satria dan satria ngak menjawab pertanyaan sindi.
satria pun pergi meninggalkan sindi,sindi dijagain sama warga setempat dan sindi menunggu dijemput sama keluarganya.
tibanya satria dirumah sakit,satria melihat yang jagain icha adalah sepupunya icha yang dari dikampung batudaan kota gorontalo.sepupu icha duduk diluar ruangan dan icha didalam ruangannya.
"sayang gimana keadaanmu,"ujar satria yang baru ajah tiba dirumah sakit.
satria membawah kue,buah sama susu kotak yang besar, diletakan dimeja dan satria duduk disamping bednya icha.
"alhamdulilah udah membaik,"ujar icha yang duduk dibed berdampingan sama satria.satria memeluk icha dan kepala icha bersandar didada satria.
"sayang,maaf aku telat kesini,aku barusan menolong seorang wanita yang kecelakaan mobilnya dan menabrak pohon."ujar satria
"katanya sih ngak parah,wanita itu hanya lecet sama memar didahinya ajah.sayang sepertinya,wanita itu teman kampusmu, karena wanita itu mengunakan seragam kampus yang sama kayak seragam kampusmu yang selalu sayang gunakan untuk pergi kekampus."ujar satria
"emangnya siapa nama wanita itu??mungkin ajah aku kenal sama orangnya."ujar icha
"katanya sih,namanya sindi.sayang kenal ngak sama namanya sindi"ujar satria
"sindi yang abang maksud dikampusku banyak kan.aku juga ngak tau sindi yang mana yang ketemu sama abang."ujar icha
"iya juga sayang.abang lupa,kan nama sindi itu bukan hanya satu."ujar satria
__ADS_1
"sayang kesini udah makan?"ujar icha sambil memeuk lengan satria.
"belum sayang,kalau sayang,apa udah makan??"ujar satria menggenggam tangan icha.
"aku juga belum makan sayang,kita makan dikantin rumah sakit yuk."ujar icha sambil tersenyum menatap wajah satria dan memeluk icha
"sayang ngak boleh makan sembarang,sayang harusnya makan bubur ajah karena makanan untuk orang sakit itu bubur."ujar satria dan satria mencium punggung rambut icha sambil memeluk icha
"aku ngak suka makan bubur,ngak enak makan buburnya sayAng.sayang maafin aku ya,kemarin saat sayang pulang tugas,aku sama ikhsan datangnya telat."ujar icha sambil mencium dadanya satria yang menggunkan seragam loreng
"iya ngak papa sayang,aayang datang telat karena sayang lagi kurang sehat kan.seharusnya abang yang memohon maaf sama sayang karena abang ngak membantu pekerjaan sayang untuk menjaga ikhsan sampai sayang jatuh sakit."ujar satria yang terus memeluk icha sambil mengusap usap rambut icha.
"gimana sayang bisa bantuin aku, kan sayang lagi tugas RI PNG.abang kan jauh dari kami"ujar icha
"sayang,ayuk kita makan dikantin."ujar satria dan icha kaget sambil menatap wajah satria.
"beneran sayang,aku bisa makan makanan yang ada dikantin."ujar icha masih ngak percaya.
"bisa lah sayang.ayuk kita kekantin rumah sakit."ujar satria
"trimaksih suamiku yang super perhatian sama istrinya."ujar icha dan icha langsung mencium bibir satria yang berdiri didepan icha.
satria kaget dan senyum bahagia sambil menatap wajah icha.
"kamu ngerti bangat ya sayang,kalau suamimu ini kangen berciuman sama istri tersayangnya yang sangat abang cintai."ujar satria sambil membantu icha duduk dikursi roda dan satria mendorong kursi roda karena mereka mau kekantin rumah sakit.
"sayang,ikhsan dirumah siapa ya dan siapa yang jagain anak kita"ujar icha sambil duduk dikursi roda
__ADS_1
"mbak regina sama anggi yang jagain ikhsan."ujar satria sambil mendorong kursi roda dan mereka sampai dikantin rumah sakit.
icha duduk manis dikursi roda dan satria yang pesan makanan.mereka pun makan bersama dikantin rumah sakit