Suamiku Tentara

Suamiku Tentara
Disebut pelakor


__ADS_3

Disebuah gedung mewah yang berada dikota manado,lagi diadakan acara pernikah onal sama regina.disana icha menjadi penerima tamu dan satria menjadi pasukan pedang pora.


disaat acara istirahat atau acara makan untuk para tamu undangan.icha duduk berbareng sama satria tapi satria malah pergi ninggalin icha.icha pun duduk bareng sama ibu persit dan para calon ibu persit.satria ngak tau udah pergi kemana.


"rupanya akan ada anggota baru ya"ujar bu santo salah seorang ibu persit


"bisa kamu perkenalkan namamu dan siap calonmu??"ujar bu darwin yang juga salah seorang ibu persit


"mohon ijin,perkenalkan nama saya icha zaskia dan calon saya namanya muhamad satria"ujar icha dengan nada suara yang sopan.


"apa??nama calon suamimu satria,bukannya satria calonnya tia dan satria sama tia udah mau nikah kan"ujar ibu persit rina yang icha lupa nama suaminya


"emang iya satria mau nikah,tapi bukan dengan tia nikahnya.satria akan menikah dengan icha.namanya juga tia dan satria bukan jodoh."ujar ibu persit yuda yang kasihan sama icha


"kok bisa, kasihan loh tia,tia yang udah lama menunggu satria pulang dari libanon tapi ternyata satria malah mau menikah sama orang lain"ujar rina yang mulai marah sama icha.


"namanya juga pelakor,apapun pasti mereka lakukan.katanya satria,kalau mereka saudara angkat tapi wanita ini, kaka angkatnya juga dibabat"ujar ibu jesen dengan kesalnya yang juga ibu persit


ibu jesen ngak suka sama icha karna icha udah menjadi orang ketiga dalam hubungan tia sama satria dan ternyata tia adalah ponakannya bu jesen.


icha pun hanya diam mencoba sabar dengan perkataan ibu jesen.icha hanya tetap tersenyum meski sebenarnya udah emosi.


"maksud ibu jesen, icha adalah pelakor"ujar rina yang duduk disamping bu jesen.

__ADS_1


"ya iyalah,dia kan sudah merebut satria dari tia.kasihan bangat ponakanku itu.hatinya pasti hancur."ujar bu jesen yang mulai memperlihatkan sikap ngak suka terhadap icha.


"icha,apa jangan jangan kau teman makan teman."ujar jesika yang icha juga lupa nama suaminya.


"ingat say,karma itu berlaku loh icha.kamu kan juga perempuan."ujar rina yang mulai emosi terhadap icha tapi icha masih memilih diam.


"kalau icha sama tia teman.icha adalah pagar makan taman dong"ujar bu karmila yang juga icha lupa nama suaminya.


mereka makin menghujat icha.icha sama anggi dan calon persit lainnya memilih diam.kuping icha benar benar udah panas tapi icha mencoba sabar.


"icha jangan jangan,kamu hamil makanya satria menikahimu dan meninggalkan tia."ujar ibu jesen yang membuat semua kaget.


"aku kaget,kenapa satria tiba tiba ajah, satria mau pengajuan nikah.satria waktu bersama tia ajah,satria ngak pernah ngomongin mau pengajuan nikah dan disetiap tia minta untuk segerah pengajuan.satria selalu banyak alasan yang selalu satria katakan."ujar ibu jesen yang emosi membuat icha pun ikut emosinya dan emosinya icha udah dipuncak. telingah icha benar benar udah panas dan udah habis kesabarannya.


"mohon ijin bu,mohon maaf ibu ibu sekalian dan para calon ibu persit.maaf sebelumnya saya harus meluruskan gosip yang beredar, kalau saya hamil atau apa lah.aku ngak hamil atau pelakor."ujar icha yang nada suara sangat sopan dan nada suaranya tetap tegas agar bisa didengar jelas oleh mereka yang menghujat icha.


"mohon ijin,saya mau tanya.emangnya bang satria suaminya siapa.??bukannya pelakor itu singkatan dari perebut laki orang.emang laki siapa yang saya rebut.emangnya tia sama bang satria suami istri.emang ibu ibu tau kalau saya sama tia saling kenal atau teman dekat gitu,kenapa ibu ibu mengatakan saya pagar makan tanaman atau teman makan teman.kalau ngak tau jangan asal menghujat orang bu."ujar icha dengan suara yang mulai marah dan icha berdiri mau pergi dari tempat itu.


disaat icha mau mencari satria.tia pun tiba dan membuat icha kembali duduk.icha ngak jadi pergi dari tempat itu.


icha pun melanjutkan penjelasan yang sebenarnya terjadi karena gosip yang beredar ngak benar.


"hay semua,eh icha.hay icha dan bagus loh icha. kamu udah mulai bergabung sama ibu ibu persit bataliyon bang satria bertugas,kan bentar lagi kamu akan menjadi anggota baru."ujar tia yang baru ajah tiba dan bergabung bersama mereka.

__ADS_1


"eh mbak tia,waktu yang tepat mbak tia kesini."ujar icha yang kembali duduk


"ijin ibu semua,dengar baik baik ya ibu ibu.agar ngak jadi gosip yang ngak benar beredar.dengar perkataan dan penjelasan dari mbak tia ya.mbak tia bisa aku tanya sesuatu??"ujar icha yang masih emosi.


"iya,ada apa icha.seprtinya kamu mau membicarakan sesuatu hal yang serius"ujar tia sambil menatap wajah ibu ibu satu persatu.


"apakah mbak tia sama bang satria suami istri kah??"ujar icha dengan nada suara yang pelan.


"ya ngak lah,satria itu masalaluku.aku sama satria hanya pernah pacaran ajah"ujar tia yang masih binggung menatap wajah semua orang.


"mbak tia,apa kita sudah bertemanan dan apa kita udah saling kenal lama??"ujar icha menatap wajah tia dengan serius.


"ya ngaklah,aku kenal sama kamu dan ketemu kamu ajah, barusan sebelum masuk kegedung ini.kita kan baru dikenalin sama bang satria pada hari ini."ujar tia membuat ibu ibu terdiam dengan seribu bahasa.


"sebenarnya saya ngak mau sih,membahas masalah mbak tia sama bang satria putus tapi karena ada mbak tia disini dan karena saya selalu dipojokin dengan gosip yang ngak benar."ujar icha


"akan lebih baik kita luruskan ajah gosip gosip yang ngak benar soal diri saya.mbak tia bisa jelasin ngak, kepada kami semua,kenapa mbak tia putus dari bang satria atau saya ajah yang jelasin kepada ibu ibu semua."ujar icha dan tia pun memilih menjelaskan semuanya.


"saya sama satria memilih mengakhiri hubungan kami karna saya ketahuan selingkuh dan saya udah ngak mencintai satria.kami putus sebulan sebelum bang satria balik ke indonesia.ketika bang satria meminta saya mengakhiri hubungan kami saya pun mengiyakan.kami berdua putus,karena kesepakatan kami berdua dan sekarang bang satria udah punya pengganti saya. saya pun juga udah mempersiapkan pernikahan saya sama orang lain."ujar tia.


para ibu ibu yang tadinya menggonggong seperti singga lapar,kini udah pada diam seperti anak TK yang diperintahan gurunya. siapa yang paling diam dan duduk paling rapi bisa pulang.begitulah wajah ibu ibu semua,sudah pada diam semua.


"mohon ijin,sudah jelaskan.kalau begitu saya pamit"ujar icha pergi dari tempat itu dan mencari satria yang sibuk ngobrol dengan letingnya ditempat lain.

__ADS_1


__ADS_2