
Tiba acara pernikahan sintia sama iman.icha ketemu dengan kedua orang tua iman yang juga paman sama tantenya icha.
kedua orangtua iman kaget dan bahagia melihat icha.icha sama satria tiba satu hari sebelum acara pernikahan iman sama sintia.
saat iman sama sintia pengajuan nikah,paman sama tantenya icha ngak bantuin iman saat menyiapkan berkas pengajuan nikah.
"icha anakku sayang.ayahmu ini kangen bangat sama kamu"ujar om sudirman ayahnya iman sambil memeluk icha.
"paman sama tante,apa kabar?lama tak ketemu."ujar icha yang bersama satria sama ikhsan
"baik sayang,kamu apa kabar nak??"ujar lia tantenya icha atau istri dari pamanya icha
"anakku sayang ini suami sama anakmu ya."ujar pamanya icha yang merangkul icha
"iya paman,kenalin ini suaminya icha, namanya satria dan ini anaknya icha namaya ikhsan."ujar icha dan lia menggendong ikhsan yang berdiri menggenggam tangan icha sama satria karena ikhsan berdiri ditengah tengahnya icha sama satria
"sayang ini oma lia,cucunya oma udah gede ya."ujar lia dan lia mencium pipi ikhsan.
"bun,ini oma lia.oma lia ini siapa??"ujar ikhsan
"iya sayang,ini oma lia dan disamping bunda ini opa sudirman.opa sama oma ini orangtuanya paman iman "ujar icha
__ADS_1
"hay,cucu opa yang gantengnya."ujar sudirman sambil mencubit pipi ikhsan.
"hay,juga opa danteng."ujar ikhsAn membuat sudirman tertawa bahagia
"nak icha,maafin paman ya.waktu itu paman sama tante ngak bisa hadir diacara pernikahanmu.paman banyak tugas dan sangat sibuk. tantemu juga lagi sibuk banyak pekerjaan dirumah sakit"ujar sudirman
"ngak papa pamanku.lagi pula semuanya sudah lewat juga paman."ujar icha sambil tersenyum
"ijin,aku titip jagain anakku ya,icha ini anak yang sangat manja.icha ponakan yang sangat aku sayangi."ujar sudirman
"siap paman"ujar satria sambil senyum
"siap salah paman."ujar satria yang makin mulai ketakutan.
"ijin,kalau nantinya aku mendengar kamu menyakiti anakku lagi.aku orang pertama yang akan mengahajar wajahmu,meski pangkatmu lebih tinggi dariku dan aku yang akan memisahkan kalian berdua."ujar sudirman
"siap paman."ujar satria yang makin ketakutan dan keringatan
"ya ampun paman,paman mulai mengancam suamiku ya.kasihan suamiku ketakutan"ujar icha sambil tersenyum
"paman, bukan mua mengancam tapi paman hanya menggingatkannya.kalau icha masih punya keluarga yang akan melindungi icha dari kekerasan satrianya"ujar sudirman
__ADS_1
"mulai deh ayah,ayah mulai ngak mau lepas dari mbak icha,maunya ayah mbak icha bergandengan terus sama ayah."ujar iman yang baru ajah tiba dan iman lagi siap siap untuk acara resepsi.
"selamat ya iman,semoga langgengg saampe oma opa."ujar icha memberi selamat sama iman
"amin,trimaksih mbak ichaku yang cantik."ujar iman membuat icha ketawa
"adik kamu peres ya."ujar icha sambil tersenyum
"ngak kok mbak,mbak emang cantik.kalau mbak ngak cantik ngak mungkin komandan satria mau sama mbak icha."ujar iman
"selamat ya iman,aku titip adikku padamu iman."ujar satria
"ijin,siap komandan dan trimaksih ya komandan.saya akan menjaga adik komandan sama seprti komandan menjaga mbak icha.jika komandan berbuat kesalahan sama mbak icha,maka saya pun akan membuat hal yang sama kepada adiknya komandan.kita seperti barter komandan,rasa cinta saya sama sintia kayak rasa cinta komandan buat mbak icha."ujar iman
"ijin,rasa sayangku sama mbak icha lebih besar dari pada sara sayang saya sama sintia.mbak icha adalah wanita yang sangat kami sayangi."ujar iman sambil tersenyum dan satria makin ketakutan jika.
kalau nantinya satria berbuat kesalahan, maka adiknya terancam juga.
"sudah sudah kita siap siap ajah."ujar icha yang membuyar rasa ketakutan satria karena satria mulai keringatan.
walau satria lebih tinggi pangkatnya dari iman sama sudirman pamanya icha tapi satria sangat menghargai mereka dan satria juga takut.kalau keluarga icha memisahkan icha dari satria dan yang makin membuat satria ketakutan iman menikahi adik perempunya.
__ADS_1