
Pagi hari icha balik keasrama menyiapkan anak anaknya yang mau pergi sekolah.
"ternyata kau pulang juga,aku fikir kau ngak tau jalan pulang dan aku fikir kamu sudah ngak akan sudi lagi balik kesini."ujar satria dan icha ngak mengubris perktaan satria.
icha masuk kekamar anak anaknya dan membangunkan anak anaknya untuk siap siap kesekolah.
satria mengikuti icha dikamar anak anak tapi icha terus tidak memperdulikan satria.
"kau tuli kah,aku lagi ngobrol sama kau tapi kau ngak mengatakan sesuatu.kau dari mana?? tidur dimana semalam??"ujar satria.
icha masih tetap diam dan icha hanya melewati satria yang berdiri dihadapannya.satria menahan tangan icha dan icha menatap wajah satria dengan raut wajah emosi
"aku mau tidur dimana itu bukan urusanmu,ini hidupku dan aku ingin menikmati hidupku sesuai apa yang aku inginkan.kau ngak berhak mencari tau apa yang aku lakukan diluar sana.kau urusin ajah hidupmu dan kita hidup masing masing.kita jangan saling bertanya, apa yang kita lakukan diluar sana."ujar icha dengan raut wajah emosi dan melepas tangan satria.
__ADS_1
icha pergi ke toilet memandikan anak anaknya.
"tapi kau masih istriku,aku berhak mengetahui apa yang kau lakukan diluar???sana sama siapa??"ujar satria dan icha membalik tubuhnya
"ternyata kau masih mengganggapku istrimu,aku fikir sudah ngak.kalau aku sih sudah ngak mengganggapmu suamiku lagi. sejak pertengkaran kita waktu dirumah orangtuamu dan kau menuduhku berbuat kesalahan yang ngak pernah aku lakukan. sejak itupun aku ngak lagi mengganggapmu suamiku, bahkan aku ngak perduli yang kau perbuat sama tia dibelangku ataupun terang terangan didepanku."ujar icha dengan raut wajah yang emosi
"aku sebenarnya bisa meminta adam kesini menjelaskan semuanya padamu tapi aku lebih memilih,biarlah kesalah pahaman ini tetap kayak gini karena aku ingin hubungan rumah tangga kita berakhir selamanya.aku juga ingin semua kesalah pahaman ini terungkap"ujar dina
"ketika kita benar benar sudah berpisah,aku juga sudah sangat cape dan aku ngak ingin berrumah tangga bersama lelaki kayak kamu yang ngak percaya sama aku yang istrimu sendiri.kau harus ingat satria rasa cintaku padamu telah berubah menjadi kebencian dan ngak ada lagi kata maaf ataupun mau rujuk sama kamu"sambung icha
"icha tunggu."ujar satria menghampiri icha yang menuju toilet
"apa lagi sat,aku sudah malas berdebat sama kamu."ujar ichA.
__ADS_1
satria membuka dompetnya dan memberikan icha uang bulanan.
"ini uang belanja hari ini."ujar satria memberikan uang sama icha tapi icha ngak mengambil uang itu
"kalau masalah uang belanjaan,aku masih punya uang dan simpanlah uangmu sat.simpanlah buat pernikahanmu sama tia nantinya."ujar icha membuat satria emosi menatap icha
"emang perktaanku salah ya sat??perasaan perktaanku ngak ada yang salah.kan setelah kita berpisah,kau bisa menikah sama tia dan ngak ada penghalang lagi buat kau menikah sama tia."ujar icha
"aku curiga sama kau,kau ingin menceraikanku karena kau sdah punya yang baru kan??"ujar satria
"ya ampun satria,kau bukannya menyadari kesalahmu tapi kau menambah gosip yang berbeda lagi.ngak papa satria,kau tuduhlah aku apapun yang ingin kau katakan.aku sudah bertekat untuk bercerai sama kamu."ujar icha membuat satria makin emosi dan menuju kekamar.
anak anaknya pergi kesekolah diantarin satria,ketika satria dan anak anaknya pergi.icha membongkar semua isi rumah.icha mencari berkas berkas yang icha perlukan untuk perceraian yang satria sembunyikan.
__ADS_1
icha menemukan berkas berkas itu dibawah kasur.setelah menemukan surat surat itu icha pergi kerja dan membawah koper yang berisi semua barang barang icha.