Suamiku Tentara

Suamiku Tentara
Paman kesayangan


__ADS_3

semua Makin hawatir dan makin dek dekkan menunggu kabar keadan icha.jam oprasi lahiran icha sudah sangat lama.dokter pun keluar dari ruangan oprasi.


"bapak satria suaminya, ibu icha zaskia,"ujar dokter


"iya saya dokter,gimana keadaan istri saya?"ujar satria


"alhamdulilah semua berjalan lancar."ujar dokter


"alhamdulilah"ujar semua orang yang menunggu keadaan icha sama anaknya dan persaan mereka berubah bahagia


"alhamdulilah,istri sama anaknya selamat.anak bapak dalam keadaan sangat baik tapi keadaan ibu icha sangat lemah.anak bapak berjenis kelamin perempuan."ujar dokter


"trimakasih dok,dokter sudah menyelamatkan istri sama anak saya."ujar satria sambil mencium cium tangan dokter


"selamat ya bapak,ibu icha akan dipindahkan keruangan rawat nginap dan saya pamit pak."ujar dokter


"iya dokter,sekali lagi trimaksih dokter."ujar satria dan dokter pun pergi


icha dipindahkan keruangan rawat nginap dan semua keluarga icha masuk keruangan icha dirawat.


Setelah beberapa jam,icha pun siuman dari obat bius.icha pun hanya tersenyum melihat semua keluarga berkumpul diruangan icha dirawat.semua keluarga ngak pulang dan semalaman mereka menunggu icha siuman.


"alhamdulilah kau udah siuman nak."ujar ibunya icha yang duduk dikursi yang disampingnya icha.


icha pun merasa bahagia melihat semua pada berkumpul karena sesuai keinginan icha.icha yang menelpon mereka untuk kekota gorontalo


"trimakasih semua sudah pada hadir,mengikuti keinginanku dan aku sayang kalian."ujar icha yang terbaring dibed.

__ADS_1


sudirman yang sangat menyayangi icha langsung memeluk icha sambil menangis.


"paman yakin, kau bisa melewati semua ini dan alhamdulilah kau semua berjalan lancar"ujar sudirman


icha melihat satria yang berdiri didepan pintu dan sattia takut mendekati icha.satria ingin mendekati icha tapi satria takut dihalangi dan bisa bisa keluarga icha mengamuk melihat satria mendekati icha.


icha pun menahan emosinya karena icha takut marah marahin satria yang nantinya membuat nyawa icha terancam.icha mencoba sabar,walau sebenarnya icha ingin mengabuk memarahi satria.


"bu,gimana keadaan anak keduaku??anakku baik baik ajah kan bu??"ujar icha dengan suara lemas.


"anak keduamu sehat sehat nak,anakmu perempuan nak."ujar ibunya icha dan sudirman pamanya icha yang berdiri disampingnya icha sambil mengusap usap rambut icha


"alhamdulilah bu,maafkan icha sudah membuat surat karena icha takut ngak bisa ketemu kalian lagi."ujar icha.


"icha,jangan ngomong kayak gitu lagi,kamu itu harus kuat melewati semua cobaan hidup dan kamu jangan merasa sendiri."ujar sudirman yang duduk disamping bednya icha.


"baiklah paman."ujar icha sambil dipeluk oleh pamanyan.


keluarga satria merasa bersalah karena ulah satria dan mereka juga takut mendekati icha.


"bu kesini dong dan icha kangen sama ibu,bapak sama mbak satriana."ujar icha


mereka mendekati icha dan ibunya satria memeluk icha.keluarga satria merasa senang ternyata icha ngak marah sama mereka.


"maafkan ibu sama ayah nak,kami sebagai orangtua telah salah mendidik satria sampai satria memperlakukanmu seperti ini."ujar ibunya satria


"ini bukan salah ibu ataupun bapak.ibu sama bapak ngak salah,aku ngak pernah menyalahkan ibu sama bapak.icha senang memiliki mertua seperti ibu sama bapak,icha juga senang memiliki ipar seperti sintia dan mbak satriana tapi icha mohon maaf."ujar icha

__ADS_1


"icha harus mengakhiri rumah tanggaku sama bang satria.aku ingin bercerai dari bang satria."sambung icha yang terus memeluk ibunya satria dan keluarga satria kaget mendengar perkataan icha tapi mereka juga ngak bisa berbuat apa apa.


"kamu ngak masalah nak, jika kamu menceraikan satria.kau juga berhak bahagia sayang tapi kau masih mau kan menjadi anaknya ibu,walau nanti kita bukan lagi mertua sama menantu."ujar ibunya satria yang meneteskan air mata.


"icha akan tetap mengganggap keluarga bang satria afalah keluargaku juga bu,gimana pun ibu sama ayah adalah oma sama opa dari anak anak icha."ujar icha


"trimaksih sayang"ujar ibunya satria sambil mencium cium pipi icha dan ibunya satria melepas pelukan dari icha


"ibu,ayah,mbak satria dan bang gilang tiba dikota ini jam berapa??"ujar icha


"kami tiba jam 5 sore dan sesampainya kami dikota gorontalo, kami ditelpon sintia.kalau icha masuk rumah sakit karena ulahnya satria.


pandangan icha menatap kedua orangtuanya yang dari kota manado karena permintaan icha kedua orangtuanya kebkota gorontalo.


"ibu sama ayahku kesini jam berapa?? dan tiba disini jam berapa??"ujar icha sambil senyum menatap kedua orangtuanya.


"kami sampai disini jam 5 pagi dan sesampai disini. kami ditelpon isal,kalau kamu masuk rumah sakit."ujar ibunya icha dan pandangan icha pindah menatap paman sam tantenya.


"paman sama tantenya tiba jam berapa dikota ini?"ujar icha


"kaMi sampai dibandara jam 4 sore dan kami ditelpon iman.kalau kamu masuk rumah sakit nak dan kami langsung kesini."ujar pamanya icha yang berdiri disamping bednya icha berbaring dan pamanya icha menggusap usap rambutnya icha


"trimakasih sudah kesini,trimaksih sudah mengikuti keinginan saya dan pasti kalian semalaman belum pada tidur.lebih baik semuanya pulang ajah,nanti aku sendiri disini dan aku ngerti kalian pasti ngantuk.lagi pula aku udah baikan kok."ujar icha sambil tersenyum


"paman ngak akan pulang,kalian semua pulang ajah.nanti aku ajah yang jagain ponakan kesayanganku ini."ujar sudirman.


sudirman sangat menyayangi icha karena sudirman ngak memiliki anak perempuan.sudirman memiliki satu anak dan anaknya hanya iman.

__ADS_1


"iya,biarlah pamanku yang jagain aku disini.kalian semua pasti cape kan.lebih baik pulang ajah,nanti bisa ganti gantian jaga saya disini."ujar icha sambil tersenyum


semua keluarga pulang dan paman kesayang icha yang jagain.


__ADS_2