
icha lagi bermain sama ikhsan diatas kasur disamping satria berbaring dan satria sambil main games didalam kamar.
"ikhsan sayang,ngak terasa udah sepuluh bulan,anak ayah sama bunda dan udah makin gede.sehat selalu anakku sayang"ujar icha yang bermain bersama ikhsan yang lagi mengganggu satria yang lagi main pubg.
"ikhsan ayah lagi main nak,janganlah mengganggu ayah nak"ujar satria yang serius main games dihpnya.
ikhsan menangis meminta hpnya satria yang digunakan satria main games.icha pun ketawa melihat kelakuan anaknya.
"anak yang pintar.ikhsan mengerti ya,kalau ayahmu lagi sibuk main games."ujar icha.
satria menatap icha dan icha ledekin satria.
"bunda sama anak, udah kompak gangguin ayah yang lagi main games ya."ujar satria sambil bangun, menggendong iksan dan sambil mencium ikhsan.
satria pun akhirnya memberikan hpnya sama ikhsan yang lagi nangis meminta hpnya satria.ketika satria memberikan hpnya dan ikhsan memasukan hp satria ke mulutnya.hp satria kena ludahnya ikhsan dan satria hanya bisa pasrah melihat kelakuan anaknya.
"yah ampun nak,hp ayah kena ludahmu sayang"ujar satria dengan nada suara sedih
"hahahahaha,kasihan ayahmu nak.ayahmu udah mau nangis tuh."ujar icha sambil tersenyum melihat wajah satria.
"anak ayah yang ganteng,ini bukan mainan sayang.kamu ambil ajah, hp ibumu ya nak"ujar satria
karena perktaan satria membuat ikhsan melempar hp satria ke lantai.
__ADS_1
satria sama icha kaget,melihat hpnya satria berbunyi dan jatuh kelantai karena ikhsan melempar hp satria.icha mengambil hp satria karena satria lagi menggendong ikhsan.
"yah ampun nak,tamat sudah riwat hp ayah."ujar satria dengan suara lesu.
satria mau marah tapi marah pada siapa dan terpaksa satria hanya bisa pasrah.
"makanya sayang,sayang jangan suka main games.akhirnya hp abang dilempar sama anakmu.abang tu harus selalu luangkan waktu bang, ajak kami jalan jalan kemana.apalagi disaat libur kayak gini."ujar icha sambil memberikan hpnya satria dan satria melihat hpnya rusak apa ngak.
"alhamduliah ngak rusak.baiklah,ayuk kita jalan jalan sore.kita jalan bertiga.cici sintia ngak bisa ikut karena cici sintia lagi kerja."ujar satria.
sintia sudah bekerja dirumah sakit yang berada dikota gorontalo dan sintia sudah ngak mau pulang ke kota NTT.
"beneran,sayang mau ajak kami jalan jalan sore tapi kita jalan jalan kemana?ujar icha
icha mengambil baju ikhsan dan icha memberikan baju ikhsan sama satria.satria menatap wajah icha.
"sayang tolongin gantiin bajunya ikhsan"ujar icha sambil memberikan baju ikhsan sama satria
"kau emang istri soleha.sayang cocok masuk surga dan jadi bidadari surga."ujar satria sambil senyuman menatap wajah icha.
icha duduk didepan satria dan icha mendekati mulutnya ke telinganya satria.
"kalau abang ngak mau gantiin baju ikhsan,ngak ada jatah buat malam ini.hari ini kan malam jumat,malam jumat kan ada namanya sunah rasul."ujar icha berbisik ketelingah satria dan satria pun langsung tersenyum.
__ADS_1
"baiklah sayang,abang gantiin baju ikhsan tapi jatah malam ini harus ada ya sayang.sayang taukan sembilan bulan lebih,abang tugas dan kita ngak main.udah menumpuk calon adik buat ikhsan."ujar satria berbisik dan senyum senyum sambil mengantikan baju ikhsan
"kalau abang mengikuti perintah icha.maka jatah abang dipasti ada tapi kalau abang ngak mengikut maunya icha,maka tak ada jatah abang malam ini."ujar icha
"janganlah kayak gitu dong sayang,sayang taukan selama tugas abang puasa sembilan bulan lebih.udah benar benar menumpuk bibit adiknya ikhsan."ujar satria dengan senyum genit.
"adik adik ikhsan,ikhsan ajah belum gede udah mau cari adiknya ikhsan.tunggu iksan udah TK barulah kita cari adiknya ikhsan"ujar icha dengan raut wajah cemberut dan kesal.
"abang ngak mau kayak gitu,abang mau punya anak itu, perbedaannya mereka hanya setahun dan setiap tahun abang ingin punya anak.abang ingin punya anak empat"ujar satria yang selesai mengantikan ikhsan baju.
"abang benar benar udah gila,itu lahiran manusia,apa yang lahiran kucing??kenapa ngak nambah dua,agar digenapin enam dan genap setengah lusin."ujar icha yang kesal dan satria malah ketawa.
"kalau kamu mau enam anak,abang siap kok sayang."ujar satria bercandaain icha dan icha menatap wajah satria dengan raut wajah yang makin emosi.
satria pun ketawa,satria menghampiri icha dan memeluk icha sambil mencium dahi icha.icha menangis kesal karena perkataan satria.
"abang tegah mau menyiksa aku,masa sih abang mau banyak anak dan mau sebanyak itu pula."ujar icha yang menangis dipelukan satria
"abang bercanda kok sayang,ngak sebanyak itu kali. abang ingin punya anak itu dua ajah.abang hanya bercanda kok sayang.abang ngak setegah itu menyiksa istri abang dengan banyak anak.udah jangan nangis lagi ya,sayang udah jadi bunda kok masih cengeng,ngak malu dilihat anak sendiri,ikhsan melihat bundanya nangis.kalau masih nangis,kita ngak jadi jalan jalan sore."ujar satria sambil membujuk icha yang menangis dipelukannya.
"kita sudah siap,ayuk kita jalan."ujar cha dan icha berhenti menangis.
satria berganti baju dan mereka bertiga jalan jalan sore mengunakan mobil.mereka menuju taman limboto kota gorontalo.
__ADS_1