
Sesampainya dirumah icha.icha mengajak iman masuk kedalam rumahnya.
"iman,ini rumahnya mbak,mari masuk dik."ujar icha
"assalammulaikum."ujar iman yang tiba dirumahnya icha sambil melihat isi rumah icha.
"waalaikum salam,kau mau minum apa iman??anggap ajah rumah sendiri dik"ujar icha
"apa ajah mbak,"ujar iman sambil duduk diruang tamu.
"kamu udah makan??atau kamu makan ajah dulu."ujar icha
"nantilah aku makan,mbak ini foto pernikahannya mbak ya??mbak sekali lagi maaf ya mbk icha,aku ngak hadir,waktu pernikahannya mbak icha sama komandan satria."ujar iman dan icha menarik tangan iman makan.
"ayuk kita makan barsama didapur,kamu pasti belum makan kan."ujar icha mempersilahkan iman duduk kursi didepan meja makan
"ya udah mbak,mbak icha ngerti bangat,kalau aku laper."ujar iman yang duduk dimeja makan
"mbak ngerti bangatlah sifatmu.kalau diajak makan, kamu banyak alasanya."ujar icha sambil menghidangkan iman makan.
"assalammulaikum."ujar sintia yang baru ajah tiba dari warung mengajak iksan jajan kue.
"walaikum salam.sintia kenalin, ini adik sepupunya mbak icha dan namanya iman.iman baru ajah dipindah tugaskan disini."ujar icha
"iman kenalin,ini adik iparnya mbak icha dan adiknya abang satria namanya sintia"sambung icha dan iman benggong menatap wajah sintia.
"hay cewe cantik,kenalkan namaku iman dan aku adik sepupunya mbak icha.ayahku sama mamanya mbak icha kaka adik."ujar iman yang genit dan icha memukul lengan iman.
"hay juga bang iman,aku sintia adiknya bang satria dan adik ipanya mbak icha."ujar sintia
"mbak icha,aku ngajak ikhsan nonton dikamarku ya."sambung sintia dan sintia mengajak ikhsan masuk kedalam kamarnya.
"itu anak ya mbak??suaminya kemana??"ujar iman
"itu bukan anaknya sintia,itu anak pertamanya mbak. namanya ikhsan,sintia belum menikah dan sintia masih jomblo kok"ujar icha membuat iman bahagia.
"alhamdulilah."ujar iman sambil senyum senyum bahagia membuat icha kaget melihat tingkah iman
"maksud kamu apa?kok alhamdulilah dik??"ujar icha yang binggung
"aku jatuh cinta pada pandangan pertama mbak.aku kayaknya jatuh hati mbak.kayaknya aku suka"ujar iman sambil senyum senyum usil menatap icha
"siapa yang kau suka iman ,icha istriku dan icha kaka sepupumu.kamu jangan macam macam iman."ujar satria yang baru ajah tiba dirumah dan satria langsung bergabung bersama icha sama iman.
"siapa juga suka sama mbak icha yang udah emak emak kayak gini."ujar iman dan icha mencubit pinggung iman
__ADS_1
"emang aku udah emak emak,biarin aku emak emak tapikan aku emak emak awet muda."ujar icha sambil tersenyum mentap wajah iman.
"benar bangat sayang, walau sayang sudah emak emak tapi istriku masih cantik."ujar satria sambil senyum senyum senyum menatap icha
"kami ngak butuh komentar kamu,kami ngak ngomong sama kamu.kamu diam ajah"ujar icha membuat iman menutup mulut icha,meski mulut icha ditutup dengan tangannya iman dan kata kata icha kedengar jelas.
"mbak icha diam,mbak icha ngak sopan.komandan satria itu suaminya mbak icha loh."ujar iman
"bodo."ujar icha sambil duduk dimeja makan
mereka makan bareng dan selesai makan mereka melanjutkan percakapan mereka.
"next mbak,aku thu suka sama adiknya komandan satria."ujar iman
"ngak boleh dan mbak mrrestui,kamu tu suka mempermainkan hati banyak wanita.adik iparku wanita baik baik dan sintia masih bisa mendapat yang lebih dari kamu."ujar icha sama iman
"aku,lelaki baik loh mbak icha,mbak icha ini mbakku tapi ngak mengsuport adiknya sih."ujar iman sama icha
"kamu pasti hanya ingin ajak sintia pacaran dong. adik iparku ngak butuh pacar karena sintia butuh, lamaran dan seorang suami atau lelaki yang serius bukan yang datang lalu pergi."ujar icha dengan judesnya sama iman.
"siapa juga yang mengajak sintia pacara mbak.aku ingin serius dan mau ajah sintia menikah.kalau perlu bulan depan langsung pengajuan nikah."ujar iman
"mbak ngak percaya sama kamu,kamu orangnya tukang bohong."ujar icha
"mbak icha,diam dulu mbak.aku mau ngomong serius tau.aku mau ijin sama abangnya sintia yaitu komandan satria."ujar iman membuat icha diam
"aku sih terserah sintia,kita tanya sama sintia karena keputusan ada pada sintia"ujar satria
"sayang panggilinsintia kesini."sambung satria sama icha dan icha memanggil sintia dikamar.
sintia menghampiri mereka yang berada diruang tamu karena mereka pindah tempat ke ruang tamu dan sintia duduk disamping satria.
"kenapa bang??kenapa abang memanggil aku."ujar sintia yang memangku ikhsan.
"begini dik,adik sepupunya mbak icha ingin menikahimu tapi tanpa pacaran.apa kamu mau sama adiknya mbak icha yang kayak gini."ujar icha membuat satria sama sintia ketawa.
"ya ampun mbak ini,kalau kayak gitu kata kata mbak icha kayak ingin menjatuhkanku diriku ajah.orang aku ganteng kayak gini."ujar iman yang bercanda membuat icha melempari iman dengan batal kursi yang disamping icha.
"kembali sama obrolan serius,gimana sintia??apa pendapatmu dan keputusanmu?? apa kamu mau menikah sama adiknya mbak icha yang baru kau kenal dan baru kamu temui hari ini."ujar icha
"gimana beb??apa bebe mau menerima lamaran doi mu ini."ujar iman bercanda membuat sintia senyum senyum sendiri dan membuat sintia salting
"ini ngak main main kan??"ujar sintia
"emangnya wajahku kelihatan main main gitu??"ujar iman
__ADS_1
"kamu sih iman,iman sih banyak bercandanya.jadi kelihatanya kamu lagi main main"ujar icha
"aku serius,kalau kalian ingin lihat keseriusanku.saat ini juga, aku telpon kedua orang tuaku yang ada dijakarta agar kau bisa lihat.seberapa besar keseriusku dan aku ngak bercanda."ujar iman
iman menggambil hpnya dan menelpon orangtuanya.
"assalammulaikum ayah."ujar iman yg suara hpnya di loudspeaker agar yang lain bisa mendengar percakapan iman sama ayahnya
"waalaikum slam nak,gimana kabarmu nak??gimana suasananya??kamu jangan lupa main kerumah keluargamu yang di batudaa."ujar ayahnya iman dan juga pamannya icha bernama sudirman.
"iya ayah nanti aku main kesana,alhamdulilah kabarku baik dan iman sangat nyaman disini ayah karena disin juga ada bidadari loh ayah."ujar iman
"bidadari apa maksudmu nak,"ujar sudirman.
"ayah, iman mau mengatakan,kalau iman mau nikah.bulan depan iman mau pengajuan sama bidadari itu."ujar iman membuat ayahnya kaget
"loh kok mendadak nak,kemarin kamu mengatakan belum mau menikah, kenapa setelah pindah kebataliyon gorontalo.kamu udah kebelet mau minta dinikahin."ujar sudirman
"kemarin thu,aku belum ketemu bidadari surgaku dan hari ini aku udah ketemu sama bidadari surgaku."ujar iman membuat icha kesal
"kamu benar benar serius mau nikah??"ujar sudirman
"iya ayah,aku serius bangat dan ayah tau ngak.wanita yang ingin aku nikahin itu adik iparnya mbak icha."ujar iman
"oh ya,kok bisa??apa disampingmu ada mbak ichamu nak??ayah kangen bangat sama ponakan kesayangannya ayah itu."ujar sudirman
"aku juga kangen sama paman."ujar icha yang masih menggunakan seragam persit.
"ayah tau ngak,suaminya mbak icha profesinya tentara.suaminya mbak icha ganteng dan bentar lagi jadi abang iparku.mbak icha sangat cantik menggunakan seragam persit loh ayah."ujar iman menabok kepala iman.
"alhamdulilah kalau icha menikah sama prajurit.ayah sudah tau sih icha nikah sama tentara juga tapi ayah lupa infokan sama kamu"ujar sudirman
"ayah sudah dulu ya,nanti kita lanjut lagi.nanti malam kalau sudah besama ibu."ujar iman
"iya nak,kalau kau ingin menikah ayah setuju ajah."ujar sudirman
"baik ayah,assalammulaikum ayah dan salam buat ibu"ujar iman
"waalaikum salam nak.iya nanti ayah sampaikan"ujar sudirman
iman mematikan telpon dan menyimpan hpnya disaku celananya.
"gimana beb kau percaya ngak??kau mau terima aku ngak??apa kau masih ragu padaku??"ujar iman dengan raut wajah serius
"kalau niatmu baik dan serius sama aku.aku terima."ujar sintia dengan raut wajah malu malu
__ADS_1
"alhamdulilah."ujar iman dan icha berbarengan
"siapkan lah berkas pengajuannya kalian dari sekarang dan apalagi berkas sintia berada dikampung."ujar icha