
Pulang kerja satria menjemput icha yang juga udah pulang kerja dan pulang kerja icha menyediakan makan.mereka makan bersama.
mereka ngobrol sebelum makan.satria lagi duduk dimeja makan sedangkan icha lagi menyiapkan makan buat satria.
"sayang besok abang ditugaskan ke kota makasar"ujar satria membuat icha kaget dan menoleh ke belakang menatap kewajah satria
"ngapain ke kota makasar,jangalah bercanda bang"ujar icha
"abang ngak bohong sayang.abang kesana mendampingi para peserta yongmoodo.dimakasar lagi diadakan lomba yongmoodo antara sulawesi dan setiap bataliyon harus ada yang mewakili."ujar satria
"Dari sini ada lima orang peserta yang mewakili.abang pembimbing mereka,awalnya sih pak mustakim yang menjandi pembimbing mereka karena pak mustakim masuk rumah sakit dan abang yang akan mengantikan pak mustakim"sambung satria sambil menarik pinggul icha.
icha pun terjatuh dipangkuan satria dan satria memangku icha.
__ADS_1
"abang udah mulai genit,aku lagi menyedikan makan dimeja tau bang."ujar icha menatap wajah satria dan satria hanya tersenyum.
"kalau masalah makan masih bisa abang tahan tetapi rasa rindu abang,ngak bisa abang tahan karna abang harus ninggalin istri abang yang cantik ini dirumah ini selama seminggu."ujar satria sambil mencium pipi icha.
"kasihan abangku ini mulai deh kumat.abang udah habis reaksi obatnya jadi kayak gini ya."ujar icha bercanda
"emangnya sayang ngak bakalan kangen sama suamimu ini.abang akan pergi seminggu loh sayangku"ujar satria yang mencium pipi icha dengan gemesnya
"kangen pasti ada tapi mau gimana lagi bang.istri mana yang ngak akan kangen sama suaminya. apalagi kita baru ajah menikah dua minggu yang lalu.pasti semua istri selalu ingin bersama suaminya."ujar icha menatap wajah suaminya sambil mencubit pipi satria dengan gemasnya.
"emang sayang ngak bakalan nangis.abang tinggalin sayang sendirian dirumah ini."sambung satria
"bisa ajah bang,orang abang hanya pergi seminggu dan bukan berbulan bulan.abang juga harus tau,aku adalah seorang persit,aku persit harus siap hidup mandiri ditinggal suami yang lagi pergi tugas.abang emang suamiku tapi abang juga milik negara.kalau abang harus siap dipanggil ibu pertiwi untuk pergi tugas maka aku juga aku harus mengsuport suamiku dalam tugas negara yang ditugaskan untuk suamiku.tugas persit memupuk,membangun dan mendorong suami kemedan juang untuk nusa dan bangsa"ujar icha yang membuat satria terharu dan satria memeluk icha.
__ADS_1
"kata kata sayang,kayak lirik mars perit kartika candra kirana tapi abang bahagia memiliki istri seprti sayang.abang bahagia memiliki istri yang selalu mau hidup apa adanya bersama abang."ujar satria dan icha melepaskan pelukan dan menatap wajah satria
"aku istri abang.ketika aku siap menikah dengan abang disitu aku harus siap hidup apa adanya bersama abang.aku akan selalu ada bersama abang walaupun itu disaat susah ataupun senang"ujar icha
"trimakasih sayang sudah menjadi istri yang sholeh buat abang dan juga trimakasih telah menjadi persitku yang pengertian."ujar satria dan satria meneteskan air mata dan icha menghapus air mata satria dengan jari jarinya icha.
"ngak perlu abang berterimakasih kepadaku.ini tugasku sebagai istri dan sebagai persitnya abang. aku harus selalu ada buat suaminku yang seorang prajurit negara.prajuritku ngak boleh lemah karena negara ini membutukan prajuritku yang berani ini"ujar icha dan satria mencium dahi icha
"prajurit juga bisa menjadi lemah dihadapan kedua orangtua,dihadapan istri,dihadapan atasan dan dihadapan rakyat ini."ujar satria
"sudah sudah bang,aku harus menyiapkan makan dulu dan kalau ngobrol trus kapan kita makanya"ujar icha ketika mendengar suara perut satria berbunyi.
"kalau begitu berdirilah sayang dari pangkaunku, sayang itu berat tau"ujar satria mengejek icha dan icha bediri dari pangkuan satria.
__ADS_1
"siapa juga yang mau dipangku dan siapa yang menarikku berada dipangkuannya abang."ujar icha sambil berdiri dan icha kembali menyiapkan makan di atas meja.