
Pesta Ulang tahunnya Netta pun berlangsung dengan sangat meriah.
Semua orang berbahagia dengan caranya sendiri,ada yang menari,berdansa,bernyanyi dan berdisko semuanya ada.
Di sudut pintu dekat taman,seorang pria berkostum serba hitam sedang menatap ke arah orang orang itu sambil sesekali celingak celinguk.
Tanpa ia sadari Rani sudah melihat gerak gerik pria itu dan terus menatapnya tanpa melepaskan pandangannya sedikitpun.
"Siapa Pria itu?" Gumam Rani dalam hati.
Ia pun menghubungi Kakaknya dan Gerhana agar mereka menyelidiki siapa pria berpakaian serba hitam itu.
Pria itu belum juga mengetahui kalau ada seorang gadis cantik yang menatapnya dengan sangat intens.
Pria itu masih saja menatap ke dalam ruangan pesta itu.
Rani pun segera menghilang dan menemui Kakaknya.
Ia benar benar heran dengan matanya akhir akhir ini selalu melihat hal hal aneh yang sebenarnya belum bisa ia lihat karena Aura positifnya belum terbuka sepenuhnya alias masih dalam tahap pemrosesan.
Rani pun masuk ke dalam rumahnya dan langsung menuju ke kamar kakak laki lakinya.
"Kakak...!"Panggil Rani sambil mengetuk daun pintu kamar bercat hitam putih itu.
"Iya ada apa Adek?"Sahut suara dari dalam kamar itu dan terdengar suara langkah kaki mendekat ke arah pintu.
"Kak cepat buka pintunya ada sesuatu hal yang mau Rani omongin."Sambung Rani lagi.
Pintu pun dibuka oleh Kak Andrew...
"Ada apa Dek?"Tanya Kak Andrew sambil mempersilahkan Rani untuk masuk ke kamarnya.
Rani langsung melangkah masuk ke dalam kamar dan duduk di kursi sofa dekat ranjang big size itu.
"Kak aku melihat seorang pria berpakaian serba hitam mengintai acara ulang tahunnya Netta Kak,aku merasa aneh aja kenapa ada orang aneh yang masuk ke acara itu padahal sudah aku kasih perlindung di sekitar rumah Netta Kak?"Cerita Rani pada sang Kakak.
__ADS_1
"Bagaimana ciri ciri orang itu Dek?"Tanya Kak Andrew dengan tatapan mata serius.
"Di dahinya ada tanda bulan sabit berwarna putih dan ia membawa sebuah tongkat yang bagian kepalanya ada ukiran bulan sabit warna emas."Ucap Rani lagi.
"Hati hati ya Dek kamu tidak usah balik lagi ke acara itu karena iblis sudah bisa memecahkan pelindung yang kamu buat."Ucap Kak Andrew lagi sambil menatap wajah sang adik yang terlihat sangat gelisah itu.
"Kenapa iblis sudah mulai menunjukkan diri di dunia manusia Kak?"Tanya Rani heran.
"Karena mereka sudah tahu kalau ada turunan bidadari yang merupakan turunan yang paling dicari iblis untuk mereka sandera dan membuka sumur api yang sudah lama terkubur bahkan untuk mencapai sumur itu harus bersemedi selama Seratus hari untuk menemukan sumur api itu,disanalah kakeknya raja iblis berdiam karena sebuah perang antara iblis dan bidadari jaman dulu kakeknya raja iblis dikurung di dalam sumur api itu."Cerita Kak Andrew panjang lebar.
"Tapi Kak mengapa harus turunan bidadari?"Tanya Rani lagi.
"Karena Bidadari yang tahu cara menemukan sumut api itu dan dengan mudah membuka pintunya."Jawab Kak Andrew lagi.
"Jangan bilang kamu mau mencoba nencari sumur api itu ya?Kakak takkan pernah mengijinkan kamu melakukan hal berbahaya itu sendirian."Kak Andrew mencoba memberikan penjelasan mengenai sumur api itu pada Rani.
"Tapi Kak apa mereka sudah tahu kalau Rani adalah turunan bidadari Kak?"Tanya Rani penasaran.
"Mungkin mereka sudah tahu makanya mereka kesana mencari tahu apakah yang mereka dengar itu benar benar sesuai ramalan atau hanya bohongan belaka."Jawaban Kak Andrew membuat Rani sedikit takut tetapi segera ia tepis ketakutan itu karena ia tahu orang orang itu takkan pernah mampu mengahadapi kekuatannya.
"Boleh tapi kamu harus selidiki dulu motif apa yang membawa orang orang dari klan iblis masuk ke dunia manusia?"Kak Andrew mengingatkan Rani agar tidak sembarang mengambil tindakan yang mengakibatkan masalah baru.
"Baiklah Kak apa Rani boleh pergi menemui Gerhana sekarang?"Tanya Rani penuh harap.
"Jangan sekarang Dek,tunggu besok pagi saja biar ada matahari yang bersinar terang sehingga iblis iblis itu sudah bersembunyi kembali ke tempat dimana mereka bersembunyi."Jawaban Kak Andrew membuat Rani ambigu.
"Apa maksud Kakak?"Tanya Rani.
"Iblis iblis itu lebih menyukai kegelapan dari pada siang terang sebaiknya kamu bertemu Gerhana besok saja biar aman dari pandangan mata para penyusup kami."Jawab Kak Andrew meyakinkan adik perempuannya yang merupaka incaran para penghuni klan iblis.
"Kakak,mereka tidak akan mengetahui keberadaan Rani tenang saja karena Rani akan menyamar jadi seorang gadis lugu yang tak tahu apa pun."Ucap Rani masih berkeras kepala.
"Percaya deh sama Kakak kalau kamu berani keluar dari sini mereka langsung mengejar kamu sampai dapat."Jawab Kak Andrew lagi.
"Kenapa bisa begitu Kak?"Tanya Rani tidak percaya.
__ADS_1
"Karena wangi kamu yang khas itu akan mereka hirup melalui angin atau udara sehingga mereka takkan salah menangkap kamu Dek,please dengarkan Kakak demi kebaikan kamu Dek."Jawab Kak Andrew lagi.
"Baiklah Kak Rani turuti apa maunya Kakak."Ucap Rani lagi.
"Kak kalau begitu Rani istirahat dulu ya sudah ngantuk banget pengen tidur."jawab Rani sambil melangkah ke arah pintu dan keluar menuju ke kamarnya.
***
Rani pun mengirim pesan singkat ke nomor ponselnya Netta kalau ia sudah pulang duluan karena sakit perut.
"Tidak apa apa kalau berbohong demi kebaikan diri sendiri dan orang lain."Gumam Rani pada dirinya sendiri.
"Baiklah Ran,cepat sembuh ya?"balas Netta via ponselnya.
"Iya Say makasih ya?"Balas Rani lagi.
Sejak kepergian Rani,pria berpakaian serba hitam itu pun menjelma menjadi salah satu pemuda yang sangat tampan dan masuk ke dalam pesta itu dan ikut ikutan menari bahkan makan makanan manusia pula.
Sedang orang orang asyik berpesta tiba tiba padam semua lampu di sekitar arena pesta membuat semua orang ketakutan dan berlarian.
"Kenapa harus ada hal semacam ini lagi?"Gumam Rani sambil perlahan lahan sambil tersenyum pada dirinya sendiri.
Dengan langkah gontai Rani pun melangkah menuju wastafel di dekat kolam renang indah itu.
Dengan sekali tepuk semua orang tidak bisa bergerak dan terus berdiri kecuali pria berpakaian hitam itu.
"Ada apa dengan orang itu?Apakah dia kebal terhadap ilmu sihirku ataukah dia tidak mempan dengan ilmu sihirku?"Tanya Rani pada dirinya sendiri.
Rani pun menyelinap masuk ke dalam ruangan pesta itu dan ketika iblis melihat ada sekelebat warna putih melintasi meja makan itu iblis pun berlari mengekar bayangan itu.
•°•°•°•°•°•°•°°
To be continued guys
Rani
__ADS_1