Teleportasi Cintaku

Teleportasi Cintaku
99


__ADS_3

Rani masih merasakan sakit yang tak ada duanya ia merasa seperti tercekik karena labirin itu hilang timbul di bagian pergelangan tangannya itu.


"Kak Andrew sampai kapan Rani akan merasakan hal ini Kak?"Tanya Rani terbata bata pada kakak laki lakinya itu.


"Sabar ya Dek,Kakak akan coba menghilangkan tanda itu lagi."Ucap Andrew sambil duduk bersila dan mulai mengumpulkan banyak tenaga dalamnya agar mampu membantu sang adik yang sudah setengah mati melawan sakitnya itu.


"Kak,dengarkan aku dulu."Ucap Gerhana tiba tiba.


"Kamu tahu apa?"Ucap Andrew lagi dengan nada ketus.


"Aku harap kakak mau mendengarkan penjelasanku dulu."Jawab Gerhana lagi.


"Cepat kamu mau jelaskan soal apa,jangan lama lama kasihan adikku sedang melawan sakitnya."Ucap Andrew lagi.


"Kak bagaimana kalau kita kasih es batu atau salju yang banyak di pergelangan tangan Rani dan usahakan ia mengendalikan rasa sakitnya itu dengan berpikir hal hal yang positif,agar energi positifnya menyerap semua energi negatif dari labirin itu Kak...!!"Ucap Gerhana lagi sambil menundukkan kepalanya.


"Apa kamu yakin?"Tanya Andrew pada Gerhana.


"Bagaimana kalau kita coba dulu?"Ujar Gerhana lagi dengan nada suara yang tenang.


"Baiklah kita akan mencobanya,tapi awas saja kalau sampai tidak ada efek apapun pada adikku akan aku hajar kamu nanti."Ancam Andrew lagi pada Gerhana.


"Dari tadi Kakak kan sudah kasih salju sekarang kita tambahkan lagi ekstrak saljunya dan kita minta Rani untuk memusatkan perhatian dan pikirannya ke hal hal yang indah dan menyenangkan agar ia bisa merasakan aura positif yang ada dalam dirinya itu Kak."Ujar Gerhana lagi dan membuat Andrew pun mengikuti apa yang di katakan oleh Gerhana.


"Baiklah akan kita lakukan dengan baik semoga berhasil."Ucap Andrew sambil membantu Rani untuk duduk bersila dan memulai apa yang sudah merencanakan tadi.


°○°•○°•○♡☆♡☆♡☆♡


Tak berapa lama kemudian Rani berhasil melawan efek negatif dari labirin itu dan ia pun tersenyum serta bangkit dari tempat duduknya tadi dan melihat apa yang ia lihat di sekelilingnya itu.

__ADS_1


Ia melihat kedua pria yang selalu menemaninya seakan tertidur dengan sangat lelap tanpa menyadari kalau Rani sudah sembuh dari rasa sakit yang menderanya itu.


"Ah..syukur dan terima kasih ku haturkan padaMu Sang Pencipta alam semesta ini."Ucap Rani sambil menundukkan kepalanya kemudian menatap ke arah langit yang terlihat sangat cerah dan bulan bintang seakan tersenyum ke arahnya.


☆○♡☆○♡☆○♡☆○♡


Aku akhirnya sadar,bahwa aku memang bukan dari dunia manusia yang asli tetapi aku adalah campuran bidadari dan manusia itu yang membuat aku menjadi paling istimewa di dunia manusia ini.


Suatu ketika ada acara ulang tahun sahabatku Netta,ia mengundangku untuk merangkai bunga saat itu hatiku sangat sakit ketika melihat bunga bunga yang indah dan bermekaran dipetik begitu saja.


Mungkin karena rasa sakit pada hatiku itu yang membuat bunga bunga pada layu dan tidak segar lagi.


Ditta dan juga semua teman bersama sama membantu aku merangkai hunga dan menghias ruangan dimana akan diadakan pesta ulang tahun itu.


Semua bunga yang sudah di rangkai terlihat layu dan tidak segar.


Alu pun mulai merasakan kalau bunga bunga itu butuh energi positif dari diriku sehingga aku pun meminta Netta untuk menyiram bunga bunga itu menggunakan air dari sungai yang paling jernih di kaki gunung manggis.


Tetapi aku terus bersikeras sehingga Netta pun menyuruh beberapa orang kepercayaannya mengambil air dari sungai di bawah kaki gunung manggis dan membawanya ke tempat dimana ada rangkaian bunga bunga layu itu.


Setelah menerima air itu aku pun langsung menyiram ke segala arah dimana ada rangkaian bunga bunga layu itu seketika mereka bukannya segar justru makin layu dan menghitam.


Tiba tiba aku melihat seorang wanita tua membawa seikat kembang melati dan mawar yang baru saja ia petik dari taman dan membawanya padaku.


Ia pun memintaku untuk merangkai bunga bunga itu.


Tetapi ketika hendak ku rangkai tanganku tertusuk duri bunga mawar dan meneteskan darah dari jari manisku itu dan membasahi kelopak bunga bunga yang tertata di bagian bawah kakiku itu dan betapa kagetnya aku semua bunga berubah secara perlahan menjadi segar lagi dan bahkan bunga bunga itu bisa menari juga ketika tetsan darahku membasahi kelopak kelopak indah bunga bunga itu.


"Amazing...!"Ujarku tiba tiba.

__ADS_1


"Aneh tapi nyata! Apa yang terjadi ini benar benar sangat mengagumkan."Ucap Rani pada dirinya sendiri.


Ia pun melangkahkan kakinya menuju ke arah rangkaian bunga bunga warna warni yang lain dan memegang setiap bunga yang ia lewati dan semua bunga seperti bunga bunga yang lainnya mekar semerbak dan wangi wangi bunga itu menyeruak di seluruh isi rumah.


Sahabat sahabatnya seakan terhipnotis dan tak menyadari akan apa yang sedang terjadi saat itu.


Rani melangkah mengelilingi semua sahabatnya yang masih saja terperangah dengan keadaan yang mereka lihat saat itu.


Rani melihat ada seseorang akan masuk ke dalam ruangan itu sehingga dengan kedua telapaknya ia pun menghipotis semua yang berada di lingkungan sekitarnya sehingga siapapun yang berada di area itu menjadi terdiam tanpa ada pergerakan sedikitpun.


Rani pun beraksi,ia menggerakkan tangannya dan membuat suasana dalam ruangan itu menjadi sangat indah dengan berbagai rupa dan warna bunga yang sangat indah.


Bunga bunga itu seakan hidup dan bisa bercakap cakap dengan sesama jenis bunga dan mereka semua tunduk pada bidadari kecil yang telah membuat mereka menjadi hidup seperti saat ini.


"Teman teman semuanya tolong jangan membuat masalah ya?Karena ini dunia manusia jangan sampai teman teman menjadi incaran manusia karena manusia itu bersifat sangat serakah saya harap teman teman bunga bunga yang cantik cantik ini bisa paham akan maksud omongan saya ini,saya mohon kerja samanya."Ucap Rani sambil menari nari seperti penari balet yang sangat indah.


Semua bunga pun menunduk dan memberi hormat pada Rani.


"Baiklah saya akan mengembalikan semua orang pada keadaan semula tolong jangan berbuat yang aneh aneh agar tak ada yang mengetahui keberadaan teman teman ya?"Rani mengingatkan lagi teman temannya itu.


Dengan sekali tepuk semua orang kembali sadar dan mengagumi keadaan sekitar mereka dan mengagumi apa yang mereka lihat saat ini.


☆♡☆♡☆♡☆♡☆♡


Rani tersenyum bahagia karena akhirnya semua sahabatnya tak ada yang tahu kalau ia adalah penyebab dari mekar dan wanginya bunga bunga itu.


**


To be continued guys

__ADS_1


Jangan lupa like komentar dan vote ya guys...


Terima kasih🥰🙏


__ADS_2