Teleportasi Cintaku

Teleportasi Cintaku
66


__ADS_3

(Gerhana Pov)


Kami bertiga pun minum bersama Abang Andre yang kelihatannya sangat menakutkan itu.


"Kak,apa mama sudah pulang?"Tanya Rani mencairkan suasana.


"Mama pergi sama kamu Dek kok tanya kakak sih?"Jawab Bang Andre yang merupakan Kakaknya Rani.


Aku Gerhana,ya namaku memang Gerhana tanpa ada embel embel di belakang namaku.


Aku tak tahu sebenarnya aku ini keturunan dari klan mana?


Sejak lahir aku sudah melihat orang tuaku ya g sekarang ini,yaitu raja Iblis dan ratu iblis.


Raja iblis terlihat kejam sejak dulu,lain dengan ratu iblis yang lemah lembut tetapi kejam juga.


Tapi baiknya ratu iblis ya g mengasuh aku itu dia benar benar membalaskan sakit hatinya ataupun kesalahan yang dilakukan oleh orang orang padanya bukan seperti raja iblis yang sembarangan saja menyiksa orang tanpa ampun.


Aku pu bertumbuh dalam kehidupan raja iblis dan ratu iblis serta kerajaan iblis.


Mereka semua terlihat sangat sangar tapi mereka bisa membedakan mana klan mereka dan mana yang berpura pura masuk bergabung ke klan mereka secara diam diam.


Awalnya aku juga termasuk orang yang sangat jahat dan kejam.

__ADS_1


Tetapi ketika aku bertemu Rani,hatiku seperti meleleh dan tak bisa melakukan hal jahat apapun padanya.


Hatiku bergerak tatkala aku bersitatap dengannya.


Wajahnya sangat cantik dan lembut selembut sutra.


Dan juga ia sangat baik hati dan lemah lembut.


Rani,karena gadis itulah aku berubah total menjadi seorang manusia yang sempurna sesempurna kebahagiaan yang aku miliki saat ini.


Ketika sedang asyik berkhayal tiba tiba bang Andre menepuk bahuku dan berkata.


"Jangan sekali sekali kamu menyakiti adik aku ya?Aku tak segan segan untuk menghabisimu."Ucapnya sambil tersenyum penuh misteri dan bangkit pergi meninggalkan kami.


"Abang mau ganti pakaian dulu,nanti abang kesini lagi sayang."jawab Abang andrew dan berlalu tanpa memberitahukan aku.


Abangnya Rani sangat garang aku seperti takut menatapnya karena harapannya itu sangat menusuk tulang sumsum ku.


Rani benar benar berada dalam formasi pertahanan yang sangat ketat.


"Sayang,abang andrew udah berkeluarga belum?"Tanyaku pada Rani.


"Belum sayang,abang masih ingin aku selesai kuliah dulu."Jawab Rani padaku.

__ADS_1


"Oo,gitu ya?" Aku bergumam pelan.


"Sayang kamu gak perlu takut sama abang karena abang orangnya sangat baik kok,abang sangat sayang padaku makanya ia tak mau aku kenapa kenapa dalam pergaulanku."Jawab Rani membuat hatiku sedikit tenang.


"Sayang,Aku pamit ya?"Ucapku pada Rani Sambil tersenyum.


"Nanti malam aku jemput kamu ya sayang?"Ucapku lagi sambil melangkah mendekati Rani dan mengecup keningnya dalam dan lama.


"Aku cinta padamu Maharani."Ucapku sambil melepaskan kecupan sayang itu.


"Aku juga sayang padamu Gerhana!!"Jawab Rani Sambil tersenyum bahagia dan tanpa perintah ia pun melabuhkan sebuah kecupan hangat di pipiku dan keningku,membuat jantungku serasa mau copot dari tempatnya berada.


"Yuk,pamit dulu ke bang Andre biar gak ada salah paham antara abang dan kamu sayang?"Ucap Rani padaku.


Ada benarnya juga sih,aku harus pamit sama abang andrew yang menyimpannya sangat mahal itu.


"Ayo....!!"Ucapku sambil memegang tangan Gerhana dan kami berduapun melangkah masuk ke dalam rumah besar Rani.


Ya rumah itu sangat sederhana tetapi sangat mewah di dalamnya.


Semua perabot rumah itu benar benar perabot perabot antik yang sangat mahal harganya.


Perabot dalam rumah itu memang semuanya terbuat dari bahan bahan yang sangat bagus.

__ADS_1


__ADS_2