Teleportasi Cintaku

Teleportasi Cintaku
88


__ADS_3

"Boleh dong nak,tetapi itu tak segampang yang kamu bayangkan,kamu akan mengalami berbagai macam rintangan dan juga kamu akan mengalami hal hal yang membutuhkan kesabaran ekstra."Ucap Mama Elaine sambil mengecup kening Rani sang putri tercintanya itu.


Ketika mereka sedang berbincang bincang tiba tiba datanglah Adrian dan Andrew serta calon adik ipar mereka yaitu Gerhana menghampiri Rani dan Mama Elaine.


"Salam hormat..!!"Ucap mereka bertiga bersamaan sambil menunduk.


"Terima kasih anak anakku."Ucap Mama Elaine sambil menghampiri mereka bertiga dan mereka pun saling berpelukan dan ketika tiba saatnya ia di dekat Gerhana,mama Elaine melihat sebuah tanda lahir yang ia juga mengenalinya tanda lahir itu berupa sebuah bintang kecil yang tak kasat mata yang hanya di lihat oleh orang orang tertentu saja yang merupakan turunan bidadari saja yang bisa melihatnya.


"Nak Gerhana?"Ucap Mama Elaine samnil berdiri tepat di hadapan Gerhana dan tanpa basa basi mama Elaine mengulurkan tangannya dan memegang tangan Gerhana dan memeluk Gerhana sambil berkata "Kamu adalah adik sepuou aku Gwyneth,aku melihat semua yang dimiliki Gwyneth ada pada kamu."Ucap Mama Elaine sambil memeluk erat tubuh Gerhana.


Ketika sedang memeluk Gerhana,tiba tiba peri bidadari langit ketiģa tersedak dan merasakan aliran darahnya bergemuruh dan ia pun terbang setinggi mungkin dan merasakan keberadaan anak kandungnya yang sangat ia kenali dan ia juga mencium aroma tubuh peri bidadari langit ke tujuh yaitu sepupu kandungnya alias mama Elaine.


"Elaine...!!Terima kasih karena kamu telah menemukan anak aku,aku akan segera ke tempatmu sekarang.


Mama Gwyneth pun berdiri dari singgasananya dan terbang bersama kuda sembrani miliknya menuju ke arah langit ketujuh dimana tanda yang ia dapatkan tadi berada.


Tunggu ibu nak,ibu pasti akan menemukanmu sayang.


Dengan tak sabar ia pun memacu kuda sembrani kesayangannya menempuh perjalanan itu,dan ketika tiba di langsit ke tujuh ternyata acara festival memanah akan segera dimulai sehingga ia hanya berdiri terpaku dan menatap dengan intens setiap gerakan yang di lakukan oleh para anggota lomba memanah yang berada tepat di hadapannya itu.


Dengan sekali menjentik ia sudah sampai di hadapan bidadari langit ketujuh ya g sedang duduk di kelilingi oleh anak anaknya.


"Gwyn?Kamu melihat tanda dariku?"Tanya mama Elaine sambil tersenyum.

__ADS_1


"Terima kasih sepupuku tersayang karena kamulah aku bisa tahu kalau anakku masih hidup dan sering bersama kuta selama ini."Ucap Ratu Gwyneth pada mama Elaine.


"Tidak apa apa sepupuku kita harus saling membantu satu sama lain,dan asal kamu tahu pemuda yang berdiri tepat di samping putriku itu adalah putramu dan mereka memiliki hubungan spesial."Ucap Mama Elaine sambil menunjuk ke arah Rani anaknya itu dan juga Gerhana yang sementara berdiri di samping Maharani.


**


Killer alias Bryan merasa aneh karena akhir akhir ini ia tak melihat Rani dan kawan kawannya di kampus.


"Apa yang mereka lakukan sekarang?kenapa aku sangat khawatir kalau tak melihat wajah gadis kecil itu, apa karena aku telah jatuh cinta padanya?"Semua pertanyaan bergejolak dalam hati Bryan yang merupakan dosen dari kelas biologi.


Apa aku harus mencari tahu dimana keberadaan mereka?Tapi aku tak tahu kemana harus aku cari.


Ah ribet amat sih,tapi aku yakin aku harus tahu keberadaan gadis itu aku harus menemukannya karena tanda yang diberikan oleh guru sudah menunjukkan tempat eksekusi untuk gadis itu dan aku yakin kalau aku akan memenangkan pertandingan ini.


Bryan dan keluarganya sempat tidak mengetahui asal usul mereka,sehingga mereka pun bergaul dengan orang orang dari klan iblis yang menganggap mereka adalah bagian dari keluarganya tetapi di sisi lain mereka juga dianggap oleh keluarga dracula dan Vampir kalau mereka masih satu server juga yaitu mencari keberadaan bidadari langit ketujuh dan putrinya yang merupakan incaran semua klan sesat itu mereka menculik bangsa manusia juga dan membuat mereka melupakan asal usul mereka dan mereka menanamkan ajaran sesat dan jahat pada para manusia itu.


Di tengah kekalutan hati yang melanda Bryan ia pun berpikir bagaimana kalau ia menculik sahabat terbaik dari Maharani yaitu Erlyen,mungkin dengan cara itu Maharani akan menunjukkan dirinya dan ia pun dengan mudah akan menangkapnya.


Ide yang sangat bagus,aku akan segera melancarkan aksiku sehingga Si cantik Maharani segera tertangkap.


Bryan pun melesat pergi dari tempat duduknya dan mencari keberadaan Erlyen.


**

__ADS_1


Pertandingan sudah di mulai semua orang menunjukkan bakatnya di arena festival memanah yang diadakan di halaman langit ketujuh yaitu halaman festival bernama "To'oz",semua orang telah berkumpul di to'oz dan semua anggota yang akan mengikuti lomba tersebut sedang mempersiapkan dirinya,dari kejauhan tampaklah Rani sedang mengatur jumlah anak panahnya ternasuk busur dan anak panah emas yang ia dapatkan saat dalam perjalanan menuju ke klan bidadari langit kemarin.


Semua anggota lomba sudah menunjukkan kebolehannya dan juga keahliannya tapi diantara semuanya tak satu pun yang mampu menembakkan anak panah mereka dengan sekali panah langsung kena semua sasarannya.


Sekarang tiba saatnya untuk memanah bagi Rani,dengan sigap ia pun berdiri diatas kuda putihnya yang juga sedang bergembira itu,dengan berlari memutari arena Rani melepaskan anak panah emasnya dan apa yang terjadi?


Semua sasaran anak panah itu tertembus pas sasarannya dan sangat luar biasa.


Tiba tiba ada cahaya biru putih muncul di atas kepala Rani dan sebuah tiara yang bertahtakan berlian dan emas di letakkan oleh tangan yang tak terlihat diatas kepala Maharani.


"Anda adalah pemenang yang sesungguhnya dan layak mendapatkan pedang sutra blue white itu,aku harap kamu bisa menjaga pedang itu dengan baik. "Ucap Suara itu lagi.


"Sekarang kamu bisa mengambil pedang itu yang mana keberadaannya tak ada yang tahu tetapi gunakanlah keahlian memanahmu untuk memanah setiap sudut atau tempat yang kamu curigai maka kamu akan mendapatkan pedang sutra blue white itu."Ucap suara itu lagi dan cahaya kemilau yang muncul tadi pun hilang bersama hilangnya suara tadi.


Dengan ketajaman dan ķejelian matanya ia pun mulai menatap secara intens setiap sudut to'oz dan matanya melihat sebuah cahaya yang tak kasat mata yang berada di balik susunan batu yang disusun bertingkat yang jumlah tingkatannya mencapai Tujuh itu dan dengan perlahan lahan ia mengambil anak panahnya dan memasang pada busurnya dan dengan secepat ia memanah tepat pada sasaran di atas tingkatan batu ketujuh itu dan apa yang terjadi?


Batu batu itu tak satupun goyah tetapi sebuah cahaya biru dan putih keluar dari balik batu ke tujuh dan seperti ada kekuatan keluar dari cahaya itu melambung ke udara dan membentuk formasi seperti formasi tarian burung Phoenix dan tiba tiba membentuk seperti sebuah pedang yang sangat indah dan berkilauan.


Semua orang tercengang melihat pemandangan yang disuguhkan di hadapan mereka.


To be continued


Bersambung ya guys maaf author baru up lagi.

__ADS_1


__ADS_2