Teleportasi Cintaku

Teleportasi Cintaku
101


__ADS_3

Bumi tiba tiba berguncang dengan sangat kencangnya karena suatu gerakan yang dilakukan oleh orang orang dari masa depan,mereka mencoba untuk memasuki alam bumi tetapi sangatlah kuat perisai di alam bumi sehingga mereka benar benar kesusahan saat hendak memecahkan perisai itu tetapi cahaya biru putih dari burung Phoenix itu tak pernah memberikan sedikit ruang untuk orang orang luar bumi itu.


Terdengar bunyi dentuman dimana mana,Rani yang sementara mandi di kolam renang bergegas keluar dari kolam dan berganti dengan sangat cepat dan berlari ke dalam rumah sambil berteriak memanggil manggil nama mama Elaine dan semua orang dalam rumahnya tersebut.


"Mam,apa yang terjadi?apakah kiamat sudah datang?"Tanya Rani sambil berteriak karena memang selama ini ia tak pernah tahu apa arti dari hari kiamat itu.


Tiba tiba muncul mama Elaine di ikuti beberapa orang bidadari yang sangat cantik jelita,mereka pun duduk di atas awan yang telah tersedia di dalam ruang keluarga itu.


"Jangan takut Nak,ada mama di sini dan juga dentuman itu adalah suara dari kangit dimana ada pelatihan untuk para prajurit langit untuk melawan klan iblis yang akhir akhir ini sudah sangat meresahkan warga bumi kita ini,dan menurut mata mata yang melihat dan mendengar bahwa klan iblis bekerja sama dengan manusia masa depan yang pernah bertemu denganmu waktu itu untuk menghancurkan kebaikan."Ucap Mama Elaine lagi.


"Kita harus bagaimana sekarang?"Rani bertanya lagipada mama Elaine.


"Kita harus mempersiapkan diri kita agar kita mampu menghadapi segala kemungkinan yang terjadi."Jawab Mama Elaine santai.


"Tapi Mam,apa ini sangat berbahaya bagi masyarakat bumi?"Tanya Rani lagi dengan wajah cemas.


"Setahu mama,kekuatan langit dan bumi kalau bersatu takkan ada yang bisa menembus kedalam bumi dan mereka akan kita buat ketakutan dan kita hancurkan agr mereka tak lagi menakut nakuti makhluk bumi."Ucap Mama Elaine sambil mengelus rambut anak bungsunya itu.


"Mam apakah sahabat sahabat Rani juga mengetahui hal ini?"Tanya Rani lagi.


"Mereka tidak akan mengetahuinya karena mereka takkan pernah tahu apa yang akan terjadi."Ucap Mama Elaine lagi.


"Jadi apakah Rani tidak nyata bagi penglihatan mereka Mam?"Tanya Rani lagi seakan tidak percaya dengan lerkataan mama Elaine.


"Kamu nyata sayang,hanya saja kekuatanmu yang sangat super itu mustahil bagi mereka dan bahkan mereka tidak akan percaya kalau kamu memiliki kekuatan,untuk itu lakukan sesuatu hang bisa membantu merela tanpa harus mereka tahu biarkan kamu selalu melindungi mereka dan mereka selalu mempercayai kamu adalah sahabat mereka tanpa mengetahui siapa kamu sebenarnya."Ucap Mama Elaine lagi.


"Mam,Rani boleh cerita?"Ujar Rani lagi sambil duduk di dekat awan yang sejajar dengan beberapa orang bidadari itu.


"Iya boleh apa yang mau Rani ceritakan?"Sambung mama Elaine lagi.


"Mam,sahabat Rani yang namanya Erlyen itu ternyata punya indera ke enam dan dia mengetahui siapa Rani sebenarnya apakah itu berbahaya bagi Rani kedepannya ataukah tidak berbahaya Mam?"Tanya Rani lagi.


"Jadi itu yang jadi beban Rani ya?"Mama Elaine balik bertanya pada Rani.


"Iya mam."Jawab Rani lagi.


"Baiklah mama akan menceritakan siapa Erlyen sebenarnya pada Rani kalau Erlyen adalah bagian dari kita juga alias Erlyen adalah bidadari yang menyamar jadi manusia untuk menjaga dan mendeteksi kalau Rani ada masalah baik dalam pergaulan ataupun dalam lingkungan sekolah Rani dimana tanpa Rani ketahui banyak sekali klan iblis yang dikirim ke kampus dimana Rani bersekolah untuk mengawasi dan melacak keberadaan Rani atau titisan bidadari yang berdiam di bumi ini."Cerita mama Elaine lagi.


"Maaf mam Rani potong pembicaraan mama,kata mama tadi Klan iblis tidak bjsa masuk ke dalam bumi kita ini tapi sekarang malah mama bilang ada yang berkeliaran di bumi ini untuk mencari titisan bidadari,pertanyaan Rani apakah mereka yangbdari klan iblis dengan mudahnya masuk ke dalam bumi kita ini?"Tanya Rani lagi.


"Klan iblis itu ada juga yang dibumi sayang,iblis itu ada dimana mana apalagi kalau ada makhluk bumi yang berbuat jahat,punya rasa dengki dan iri hati di sana lah klan iblis yang berdiam di bumi datang dan menawarkan bantuan dan akhirnya orang orang yang kehilangan iman itu pun bergabung bersama mereka dan mulai ada penambahan jumlah iblis di bumi."Ucap Mama Elaine panjang lebar.

__ADS_1


"Ooo jadi seperti itu ya ceritanya?"Gumam Rani sambil menggeleng geleng kepalanya.


"Iya seperti itu makanya kamu harus selalu menebarkan kebaikan di lingkungan sekitar kita dan juga di lingkungan kampus atau di manapun kamu berada tetap selalu tebarkan kebaikan agar manusia manusia itu tidak masuk ke dalam kalangan klan iblis yang nantinya akan memperkuat bahkan menambah kekuatan iblis di bumi ini."Nasehat mama Elaine pada Rani.


"Baiklah Mam Rani sudah paham maksud mama dan mama tenang saja Rani akan selalu menebarkan kebaikan lebih banyak lagi di tempat di mana Rani berpijak."Jawab Rani lagi sambil tersenyum dan menundukkan kepala tanda ia memberi hormat pada sang ibunda.


***


Hari yang cerah matahari bersinar dengan sangat teriknya.


Di sebuah ruangan terlihat seorang pria tampan bertubuh atletis sedang menghadap laptopnya dan jari jemarinya menari di atas tuts tuts itu dengan sangat lincahnya.


Tiba tiba pintu di ketuk oleh seseorang dari luar ruangan itu.


"Tok tok tok...!!"


"Masuk!!"Sahut suara dari dalam ruangan itu.


Pintu pun terbuka dan masuklah seorang pria sambil memberikan penghormatan pada pria itu.


"Lapor komandan hari ini terjadi sebuah insiden di pusat perbelanjaan di tengah kota yang membuat tempat itu menjadi sunyi sepi karena banyak orang yang takut kalau terjadi insiden kedua lagi laporan selesai."Ucap Pria itu dengan suara lantang dan tegas.


"Apa yang sudah anda lakukan ketika melihat kejadian itu apakah anda diamkan saja ataukah anda melakukan suatu tindakan yang membuat masalah itu selesai tanpa memakan korban jiwa?"Tanya pria itu yang tak lain adalah Kak Andrew kakaknya Rani.


"Baiklah tetap jaga keamanan di sana dan usahakan selalu waspada dan kalau ada tanda tanda yang meresahkan masyarakat segera lakukan deteksi dini dan bertindak dengan cepat agar tidak ada masalah di mana pun ada keramaian."Titah Pria tampan itu lagi dan mempersilakan pria yang melapor tadi keluar dari ruangan kerjanya itu.


Setelah pria itu pergi Andrew mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang.


"Tolong selidiki apa yang terjadi hari ini di pusat perbelanjaan itu."Ucap Andrew dan menutup kembali ponselnya.


Andrew pun duduk di kursinya dan kembali mengerjakan pekerjaannya yang tertunda,tetapi beberapa saat kemudian ia mendengar bisikan yang sangat jelas di telinganya kalau ada sesuatu yang harus ia kerjakan dan tiba tiba saja ia sudah menghilang dari ruangannya itu dalam keadaan terkunci dari dalam ruangan itu.


Andrew pun muncul tiba tiba di halaman kampusnya Rani di mana Rani sementara berada di dalam kelasnya sedang mengikuti kuliah.


"Ran,apa kamu melihat tugas makalahku?"Tanya Erlyen pada Rani yang duduk tepat di sampingnya itu.


"Loh kok tanya di aku?"Rani balik tanya.


"Siapa tahu kamu melihatnya?"Jawab Erlyen lagi.


"Ya mana aku tahu coba kamu cari lagi dalam tas mu mungkin saja terselip."Jawab Rani lagi.

__ADS_1


Tiba tiba Rani merasa sesuatu yang ia takutkan terjadi lagi ia merinding banget dan merasakan lengannya mulai berdenyut denyut lagi.


"Kenapa harus saat ini,"ucapnya sambil mengelus lengannya dan ia lun meminta ijin ke dosennya untuk pergi kamar mandi.


"Erlyen aku ke toilet sebentar ya?"Pamit Rani pada Erlyen dan ia pun pergi ke kamar mandi.


Ketika hendak menuju ke kamar mandi ia di kagetkan oleh suara yang memanggil namanya dengan lembut.


"Dek ...adek...!!"Bisik suara itu dan ia pun mengenali suara itu adalah suara Kakaknya.


Pria itu pun mendekati Rani dan bertanya apa yang terjadi pada Rani karena ia juga merasakan hal yang sama.


"Rani tidak kuat Kak..."Ucap Rani terbata dan nyaris pingsan.


"Bertahanlah adikku sayang."Jawab Kak Andrew sambil menggendong Rani dan mereka pun berteleportasi ke sebuah tempat yang sangat indah dan jauh serta sepi dari segala hiruk pikuknya dunia.


"Kak,kenapa harus Rani Kak?"Ucap Rani dengan suara lemah.


"Bertahanlah Dek,kakak akan coba membantu kamu apapun caranya."Ucap Kak Andrew sambil membantu Rani duduk bersila dan ia pun duduk bersila juga kemudian dengan segala kekuatan yang ia punya ia pun mentransfer kekuatannya ke dalam tubuh Rani yang sudah terlihat pucat di wajahnya karena menahan kesakitan yang luar biasa itu.


Rani dan Andrew masih saja duduk bersila sambil fokus pada tujuan mereka yaitu menghilangkan rasa sakit yang selalu menyakiti tubuh Rani bahkan sangat menyiksa itu.


Rani sudah sangat lelah karena tenaganya terkuras habis,dan ia nyaris pingsan tetapi tiba tiba datanglah kedua cahaya itu dan menambah kekuatan pada Rani sehingga ia kembali duduk tegak dan menahan apa yang di transfer oleh Kakak laki lakinya itu.


Melihat hal itu kedua burung Phoenix itu tidak tinggal diam,mereka pun membantu Andrew mentransfer tenaga dalam ke tubuh Rani agar kuat dan mampu menahan rasa sakit itu.


Ketika mereka sudah diambang rasa putus asa datanglah seorang pria tua berjanggut panjang dan putih berkilau menopang Rani sehingga ia tak jadi tumbang dan ia kembali kuat dan duduknya pun kembali tegak sehingga ia kembali fokus pada pikiran utamanya dan akhirnya mereka berhasil mengeluarkan labirin berbentuk laba laba itu dari lengan Rani.


Sang kakek tua berjanggut putih panjang dan berkilau itu pun meminta Andrew untuk membawakan segelas air putih dan meminumkannya pada Rani.


Setelah minum Rani pun kaget bukan main karena sekarang ia sementara berada di dalam kelasnya dan sementara mengikuti mata kuliah anatomi tubuh manusia.


Rani sangat heran bukan main ia pun melihat semua orang fokus pada penjelasan dari dosen di depan kelas.


Dan ia lun tersenyum dan kembali serius mengikuti perkuliahan itu.


Lalu di manakah orang orang tadi yang menolongnya???


****


To be continued guys

__ADS_1


Jangan lupa like komentar dan vote ya?


__ADS_2