Teleportasi Cintaku

Teleportasi Cintaku
63


__ADS_3

"Perjalanan yang sangat memakan waktu karena menurut Rani mereka hanya akan menikmati perjalanan mereka apabila mereka tak menggunakan kemampuan ilmu mereka.


Mereka berdua mengelilingi hutan amazon dengan berbagai macam ras manusia mulai dari kulit hitam sampai kulit putih dan mulai dari rambut keriting sampai rambut lurus.


Rani benar benar menikmati keindahan alam sekitar yamg mereka lewati bersama.


Dan tanpa Rani sadari ternyata banyak vampir yang hampir gila mencium aroma tubuh Rani.


Rani tak menyadari apa yang telah terjadi padanya tetapi ia yakin kalau itu hanyalah halusinasinya saja.


Beda dengan Gerhana yang sudah mengetahui setiap tindak tanduk para vampir itu mereka tak tahu kalau Gerhana mampu membaca setiap pikiran mereka baik pikiran baik ataupun pikiran jahat.


Rani tak bisa menahan rasa kantuknyaa lagi sehingga ia memeluk erat pinggang Gerhana dan tertidur dengan sangat pulasnya.


Ternyata Rani menghirup racun yang disebarkan oleh para vampir itu sehingga membuat matanya mengantuk tak karuan sedangkan Gerhana tak mempan dengan segala tipu daya para vampir itu karena ia pun dulu pernah belajar mengenal bubuk beracun yang hanya dipunyai oleh para vampir pemakan daging itu.


Gerhana pun menggendong Rani dan membawanya pergi ke suatu tempat yang sekilas tak nampak tapi nampak bagi orang orang yang bisa melihatnya dengan hati.


Gerhana pun membuat sebuah ramuan untuk menangkal racun dalam bubuk yang dihirup oleh Rani sehingga beberapa saat kemudian ia sadar dan bangun dari pingsannya.


Sadarlah kekasih hatiku aku yakin kamu pasti bisa melewati semua hal yang menimpamu dengan baik baik saja.


Cinta ini kuat untukmu dan aku yakin kita akan dipersatukan dalam sebuah ikatan perkawinan suci dan menyatukan setiap perbedaan kita.


Aku baru tahu akhir akhir ini kalau aku adalah anak dari bidadari langit ketiga yang bernama Gwyneth dan ayahku adalah seorang manusia vampire yang vegetarian dan bukan vampire pemakan daging aku tahu itu dari sebuah bisikan yang menceritakan kalau aku adalah anak yang punya ilmu yang sangat luar biasa di dunia ini dan hanya ada seorang gadis yang akan menjadi penyeimbang ilmuku dan ilmunya.


"Ibu gwyneth maafkan anakmu yang belum bisa menunjukkan dirinya padamu aku akan menunjukkan diriku bila saat itu tiba."Gumam Gerhana sambil memberikan minuman penawar pada Rani yang sedari tadi belum sepenuhnya membuka matanya.


Rani benar benar tak sadarkan diri tetapi sayup sayup ia mendengar kalau Gerhana sangat menyayangi dirinya lebih dari apapun.


"Hatiku damai tatkala aku mendengarkan semua yang terjadi antara kita."Ucap Gerhana pada dirinya sendiri tetapi sudah di dengar oleh Rani.

__ADS_1


Rani memutuskan untuk meminum semua ramuan yang telah dibuat oleh Gerhana padanya.


Ia benar benar merasa badannya segar bugar dan ia pun tanpa sadar bangun dari tidurnya dan duduk tepat disamping Gerhana.


"Akubsudah sadar Gerhana,apa kamu puas?"Tanya Rani padaGerhana.


"Iya aku puas akhirnya isteriku sudah sadar dan bisa berbicara lagi denganku."Ucap Gerhana lagi.


Gerhana akhirnya membawa Rani ke tempat di mana semua orang berinteraksi dengan sesama manusia.


Ya mereka berdua menginjakkan kaki mereka di atas rerumputan hijau bak permadani indah yang terhampar luas di atas tanah hitam legam.


"Rani..."Panggil sebuah suara lirih.


Rani pun membolak balik tubuhnya untuk melihat siapa yang telah memanggil namanya dengan cara berbisik.


Ternyata pasangan burung Phoenix itu sedang berdiri menunggu mereka dengan gagah.


Mereka juga sudah mulai menunjukkan diri mereka pada Rani kalau mereka adalah orang orang kelercayaan Rani yang harus dijaga.


Gerhana juga demikian,mereka berdua benar benar sangat bahagia dan menampilkan senyum terindah yang mereka miliki saat ini.


"Rani...!!"Panggil Gerhana pada telinga Rani dengan lembut.


"Iya ada apa kok bisik bisik sih?"Rani protes pada Gerhana karena hanya bisa berbisik pada telinga Rani.


"Rani,apa aku boleh terbang bersama kedua burung Phoenix kamu?"Tanya Gerhana pada Rani.


Sementara ia menunggu jawaban dari Rani ia tiba tiba melihat seorang wanita yang sangat cantik berkelebat di dekat mereka,konon katanya Wanita cantik itu aslinya seorang nenek nenek peot yang terobsesi menjadi wanita wanita paling cantik sejagat yang putus cinta dan patah hati akibat pernyataan cintanya ditolak oleh sang pria.


Nispi adalah nama dari wanita cantik itu.

__ADS_1


Wanita itu pun menggoda Gerhana di depan Rani membuat Rani sangat membenci wanita itu.


"Hei kamu ngapain ganggu terus suami aku?"Tanya Rani keceplosan.


"Mana suami kamu cantik?"Nispi balik bertanya.


"Apa suamiku tak kamu lihat di samping aku?"Tanya Rani sambil menggenggam tangan kekar dan kuat milik Gerhana.


"Ikuti saja permainannya agar kamu bisa istirahat."Ucap Gerhana pada Rani agar ia mau menerima segala bentuk cara licik dari Nispi.


Wanita tua berumur sekitar 100 tahun itu pun bersenang senang akibat kebodohan yang di tunjukkan dari Rani padanya.


"Hei gadis muda apakah kamu mengira bahwa setiap gelagatmu aku tak tahu?"Tanya Nispi pada Rani.


Rani dan Gerhana tiba tiba menghilang begitu saja dari hadapan Nispi yang mengakibatkan Nispi marah dan membanting semua barang yang ada dihadapannya itu.


Setelah mereka hilang dan melayang layang diatas udara tiba tiba burung phoenix warna biru dan putih itu muncul tepat di hadapan mereka sehingga tanpa menunggu perintah lagi mereka berdua alias kedua burung phoenix itu pun menunduk dan mempersilahkan Gerhana dan Rani untuk segera menaiki punggung burung itu karena mereka akan pergi ke atas langit dan berburu awan putih disana.


"Ya semoga tidak hujan ya Sayang?"Ucap Gerhana pada Rani.


"Kamu takut hujan ya sayang?"Tanya Rani pada Gerhana.


"Aku bahkan takut kehilangan dirimu calon isteriku,calon ibu dari anak anakku kelak nanti"Ucap Gerhana posesif terhadap Rani.


Rani menggenggam erat tangan pria itu dan pria itu pun berkata aku rela menderita yang penting isteri dan anakku tetap sehat, dan selalu membuatku tersenyum di kala hati ini sedang penat dan tak bisa berpikir jernih.


Burung phoenix itu pun membawa mereka pulang ke rumah Rani yang berada di Jakarta di mana mereka tinggal dan menjalankan aktivitas mereka seperti pertamakali sebelum bertemu kedua burung phoenix itu.


Burung burung itu pun membawa Rani dan Gerhana kembali ke peraduan mereka.


Setelah tiba di ruang dan waktu sudah menunjuk hari akan segera gelap.

__ADS_1


Rani masuk ke dalam rumah besarnya dan berkata pada pelayan disitu agar menyiapkan beberapa buah pakaian agar kedua jelmaan burungphoenix bisa memakai baju pemberian Rani dan berbaur bersama dengan orang orang disekitar Rani.


"Next ya jangan lupa,like komentar dan vote ya guys?" Thanks 🥰


__ADS_2