Teleportasi Cintaku

Teleportasi Cintaku
59


__ADS_3

Gerhana masih saja melarang Rani agar tidak masuk ke perkebunan apel itu, tetapi Rani sangat keras kepala dan akhirnya Rani berlari memasuki bagian depan dari perkebunan itu dan apa yang terjadi? Perisai yang di pakai untuk melindungi perkebunan itu pun luruh dan hilang seketika, tetapi ketika Gerhana ingin masuk juga,Gerhana pun bisa masuk ke dalam perkebunan itu.


"Wah,ini suatu kejadian yang luar biasa...!!"Seru Rani kegirangan.


"Gerhana...kamu percaya kata kataku tadi kan? Perisai itu sudah tidak mempan lagi buktinya kita bisa masuk ke dalam perkebunan ini."Ucap Rani sambil berkata pada Pohon apel di hadapannya."Wahai pohon apel bolehkah aku memetik beberapa buah apel darimu?Aku ingin sekali makan buah apel merah itu."Ujar Rani sambil tersenyum simpul dan gigi gingsulnya itu mencuat keluar menambah kecantikan wajah Rani.


"Boleh Nak, silahkan memetik buah dari pohonku...!!"Jawab pohon apel itu tiba tiba membuat Gerhana kaget bukan main.


"Sayang...!! Kamu bisa berbicara dengan pohon apel ini?"Tanya Gerhana heran.


"Ya sebelum kita mengambil sesuatu yang bukan milik kita seharusnya kan kita harus meminta ijin dari pemiliknya,benar kan Ger?"Rani balik bertanya pada Gerhana.


"Iya Rani,tapi ini beda aku melihat semua pohon disini sepertinya sangat menyukai kamu Ran...!!"Jawab Gerhana tidak puas dengan jawaban Rani yang menurutnya hanya menjawab asal asalan saja.


"Rani...!!"Seruuu Gerhana lagi sambil tersenyum dan mengacak acak rambut panjang Rani yang berkilauan itu.


Tetapi,tiba tiba suara gemuruh angin dan bunyi kepalkan sayang bertalu Talu menuju ke arah mereka berdua yang sedang asyik makan buah apel itu.


Rani dan Gerhana sangat kaget ketika melihat beberapa orang bidadari yang sangat cantik cantik dan wajah mereka bersinar dan berkilau seperti cahaya biru dan putih yang mengelilingi Rani ketika ia terlelap seperti saat Gerhana di datangi boleh kedua orang pria dan wanita itu.


"Apa ini Ger?"Rani bertanya karena ia tak pernah melihat kejadian aneh seperti itu.


"Ini pertama kali aku melihatnya Rani...!!"Jawab Gerhana sambil matanya tetap fokus pada kedatangan bidadari bidadari itu.


"Ooo ya?"Rani melototi Gerhana sambil tersenyum.


"Ya mungkin ini saatnya...!!"Jawab Rani sambil melihat ke arah cahaya biru putih merah seperti warna simbol dari asal usul dirinya itu.


Tiba tiba seorang bidadari yang paling cantik dan anggun muncul ke hadapan mereka dan menatap intens kedua makhluk di hadapan mereka itu.

__ADS_1


"Selamat datang di halaman rumah bidadari langit ke tujuh di bumi ini, perkenalkan saya Bidadari Luisa dan ini bidadari Eloisa."Bidadari itu memperkenalkan diri mereka pada Rani dan Gerhana.


"Ini adalah pertama kali ada makhluk bumi yang berani masuk ke dalam hutan apel milik bidadari langit ketujuh,saya harap kalian berdua adalah titisan dari bidadari langit ketujuh yang hilang entah kemana hingga kini belum diketahui keberadaannya."Ucap Bidadari Eloisa sambil tersenyum.


Bidadari itu kemudian membuat sebuah perisai untuk melihat apakah Rani dan Gerhana adalah makhluk dari jaman mereka atau jaman modern.


Ternyata Rani dan Gerhana dari jaman modern, tetapi mereka tidak tahu apa apa tentang kehidupan bidadari langit ketujuh yang merupakan anak dari Raja langit.


Raja langit memiliki tujuh orang putri yang semuanya sudah memiliki suami dan anak anak.


Setiap lapisan langit ada seorang bidadari yang menjaganya.


Mereka terdiri dari bidadari langit ke 1 hingga ke 7.


Diantara mereka,hanyalah bidadari langit ketujuh yang hilang ketika berada di bumi dan selanjutnya mereka tidak saling tahu menahu walaupun mereka berusaha untuk mengetahuinya.


Bidadari langit ketiga sudah menikah dengan seorang bidadara langit ke tiga juga dan mereka telah dikaruniai seorang anak laki laki yang sangat tampan tetapi nasib berkata lain.


"Apakah kalian memiliki ilmu yang sangat tinggi sehingga kalian berdua bisa memasuki halaman rumah bidadari langit ketujuh di bumi?"Tanya Bidadari Luisa pada Rani dan Gerhana.


"Maafkan kami, kami tidak tahu kalau pohon apel besar ini ternyata ada pemiliknya..!!"Ucap Rani sambil menundukkan kepalanya.


Ketika sedang menunduk, ponselnya Rani bergetar dan membuat semua mata bidadari disitu terbelalak mendengar suara ponsel itu.


Dengan segera Rani meraihnya dan mengisyaratkan agar para bidadari dan Gerhana diam tanpa kata.


Rani pun menggeser layar ponselnya dan terlihat seorang wanita yang sangat cantik berada di dalam layar ponsel itu, bidadari Eloisa dan Luisa sangat kaget ketika mereka melihat adik perempuan mereka yang telah hilang berabad abad lamanya.


"Elaine...!!"Seru kedua bidadari itu pada Mama Elaine yang memang sedang menelepon Rani Via video call itu.

__ADS_1


"Apa anda saling mengenal?"Tanya Rani pada Eloisa dan Luisa.


"Dia adalah anak kesayangan raja langit,dia telah menghilang selama berabad abad lamanya dan saat ia menghilang ia masih gadis dan hingga saat ini ayah kami Raja langit masih mencari dirinya."Jawab Eloisa sambil menghapus air matanya dan air matanya itu telah berubah menjadi butiran mutiara yang sangat indah.


"Mama Elaine ini ibuku," Ucap Rani sambil memperbesar layar ponselnya dan saat itu pula Eloisa dan Luisa sangat kagum dan sangat merindukan adik bungsu mereka.


"Siapa kalian sebenarnya?"Tanya Eloisa pada Rani.


"Mama Elaine itu ibuku,aku anak bungsunya...!!" Jawab Rani sambil tersenyum manis.


"Elaine adalah adik bungsu kami,apa kamu bisa membuat Elaine datang ke dalam kebun apel ini?"Tanya Eloisa yang sudah tidak sabar ingin memeluk adik kesayangannya itu.


"Bisa... sebentar ya?"Jawab Rani sambil memanggil kedua burung Phoenix warna biru dan putih itu keluar dari dalam dirinya.


"Kamu juga punya ilmu itu?"Tanya bidadari Eloisa sambil menatap wajah cantik alami milik Rani.


"Iya ilmu itu ada sendiri di dalam diriku saat aku baru masuk kuliah semester 1...!!"Jawab Rani polos dan membuat Gerhana heran dengan Jawaban Rani.


"Rani,,jadi selama ini kamu memiliki ilmu itu tetapi kamu tidak mengetahui apa pun...!!"Tanya Gerhana pada Rani.


Rani hanya menjawab dan menganggukkan kepalanya saja.


"Maafkan aku Ger,aku tak punya maksud apa apa aku hanya ingin melindungi diriku dari ancaman dunia lampau,raja iblis dan dunia masa depan Ger....!!"Jawab Rani santai.


Gerhana hanya tersenyum dan mengacak rambut panjang Rani sambil berkata "Aku akan melindungi kamu apapun yang terjadi...!!"


"Apa kalian berdua sepasang kekasih?"Tanya bidadari Eloisa sambil tersenyum.


"Seperti yang anda lihat...!!"Jawab Gerhana sambil tersenyum dan meraih pucuk kepala Rani dan mengecupnya dengan lembut dan penuh kasih sayang.

__ADS_1


** Bersambung guys **


__ADS_2