Teleportasi Cintaku

Teleportasi Cintaku
79


__ADS_3

Beberapa hari kemudian Rani sudah bisa ke kampus dan mulai beraktivitas sepwrti biasanya.


Ketika ia memasuki kelasnya ia di kagetkan oleh munculnya seseorang yang membuatnya terhenyak seketika.


"Nih dia si cantikku sudah datang,kamu tahu gak kalau aku merindukan dirimu Ran?"Ucap Erlyen sambil membuat jari kirinya tanda persahabatan mereka.


"Ya aku tahu beberapa hari ini aku kurang enak badan makanya aku gak bisa ke kampus."Jawab Rani cuek.


"Tapi kan setidaknya kamu bilang dong sama aku?"Tanya Erlyen lagi.


"Mau bilang bagaimana kalau hp ku rusak?"Rani balik bertanya.


"Dan seharusnya sebagai seorang sahabat kamu gak usah menunggu aku nongol di kampus tapi langsung aja samperin aku ke rumah untuk mengetahui bagaimana keadaanku iya gak?"Ucapanku memojokkan Erlyen sehingga ia tak banyak tanya lagi.


"Maaf deh sayang,"Ucap Erlyen sambil merangkul pundak Rani.


"Iya gak apa apa aku cuma mengingatkan saja untul lain kali langsung saja kerumah ya kalau aku gak ada kabar sama sekali?"ucapku pada Erlyen lagi.


"Siap Boss..!!!"Jawab Erlyen sambil tertawa.


"Ayo duduk...!!"Ajak Rani pada Erlyen.


"Rani yuk ke kantin lapar banget tau,"Ajak Erlyen pada Rani.


"Emang kamu gak sarapan pagi ya tadi?"Rani sedikit bersungut karena ia malas harus melewati pintu ruang para dosen.


"Iya aku gak makan soalnya tadi pagi aku benar benar telat bangun dan aku gak sempat makan."Ucap Erlyen memelas.


"Ya sudah ayolah..!!"Ucap Rani sambil menggandeng tangan Erlyen dan mereka menuju ke kantin di mana kantin itu berdekatan dengan ruang para dosen.


Ketika mereka sedang berjalan tiba tiba Rani melihat kepulan asap hitam di sekitar lapangan bola voly dimana ada anak anak dari jurusan olahraga sedang bermain bola voly.


Dengan segera Rani menjentikkan jarinya ke udara kepulan asap hitam itu tak bisa menyebar dan seakan tercekat dan hanya berdiam di satu tempat saja sehingga ia tak bisa bergerak dan menyebarkan gas beracunnya.

__ADS_1


Dan apa yang terjadi kepulan asap itu ternyata bentukkan dari seorang alien dengan bentuk wajah yang sangat mengerikan dan kepàlanya memiliki tanduk yang sangat besar seperti tanduk kerbau.


"Er,kamu duluan ya aku mau ke toilet sebentar."Ucap Rani pada Erlyen.


"Nggak Ran aku ikut kamu,aku tahu kamu melihat sesuatu yang aneh makanya aku tak berani pergi."Ucap Erlyen jujur.


"Jadi kamu juga mengetahuinya?"Tanya Rani oada Erlyen.


"Iya Rani aku adalah anak indigo dan apapun yang kamu alami selama ini aku jumengetahuinya aku tahu kamu bukan manusia biasa tetapi aku tahu kamu adalah manusia luar biasa yang sangat baik hati tetapi aku takut akan terjadi sesuatu yang mengerikan pada kampus kita beberapa hari kedepan."Cerita Erlyen mengenai firasatnya baru baru ini.


"Iya Er,aku juga tahu hal itu makanya aku juga sudah mempersiapkan diri agar mampu menghadapi sesuatu yang sangat dahsyat sepanjang kehidupan manusia selama berabad abad ini."Ucap Rani sambil tersenyum.


"Terus kemana kepulan asap tadi Ran?"Tanya Erlyen lagi.


"Udah aku kunci dan aku masukkan ke dalam rongga air karena ketika cairan yang melekat lada tubuh mereka kena air maka perlahan lahan mereka akan hancur lebur dan tak akan ada sisa sisa dari mereka yang akan berkeliaran di bumi kita ini lagi."Ucap Rani menjelaskan pada Erlyen.


"Oo jadi mereka sekarangbswdang terjebak dalam air rupanya?"Erlyen berdecak kagum dengan apa yang baru saja ia dengar dari sahabatnya itu.


"Ayo kita ke kantin..."Ajak Rani tetapi di bantah oleh Erlyen dengan cepat.


"Benaran kamu gak lapar lagi?Tapu kamu butuh asupan nutrisi agar kamu tak mengantuk nanti di dalam kelas."Ucap Rani sambil menarik tangan Erlyen dan mereka lun pergi ke arah kantin.


**


Gerhana muncuk langsung duduk di sebelah Rani.


"Sayang kamu kemana saja beberapa hari ini?"Tanya Gerhana pada Rani.


"Maaf ya aku gak beritahu kamu kalau aku sedang sakit."Jawab Rani pada Gerhana si pria yang tampan dan selalu over protektif padanya itu.


"Sakit apa sayang kenapa kamu gak beritahu aku?Apa aku gak berarti bagimu lagi?"Ucapan Gerhana membuat Rani tersenyum.


"Bukan begitu sayang tapi aku lagi berpuasa dan gak mau terganggu puasaku."Jawab Rani lagi.

__ADS_1


" Apakah perkataanmu benar?"Tanya Gerhana lagi.


"Iya benar Ger,ayo ikut aku."Ucap Rani sambil menarik tangan Gerhana menuju taman belakang kampus mereka.


"Kamu tahu gak kalau labirin di punggungku sudah hilang dan kamu tahu kan kalau itu sangat menyakitkan aku aku gak bisa berbuat apa apa beberapa hari yang lalu karena sakitnya gak ada duanya sakit dan sangat sakit."Ucap Rani pada Gerhana.


"Maafkan aku sayang tapi apapun yang terjadi kamu harus selalu katakan padaku agar aku tak khawatir padamu."Jawab Gerhana sambil menunduk dan mengecup kening Rani.


"Kamu tahu gak bagaimana rasanya bila sehari saja aku tak melihatmu?Rasanya ada sesuatu yang hilang dari diriku dan hidupku sungguh tak ada artinya sama sekali Rani jadi please tolonglah kalau ada sesuatu yang terjadi padamu tolong beritahu aku."Ucap Gerhana sambil tersenyum dan kembali mengecup kening Rani.


"Ayo kita ke kelas nanti terlambat loh."Rani menggenggam erat tangan Gerhana dan mereka berdua pun masuk ke dalam kelas di mana banyak teman mwrwka yang sudah datang.


Ketika mereka berdua sudah duduk tiba tiba datanglah Pak Bryan alias pak Killer masuk ke dalam kelas mereka untul mengajar.


"Baiklah sebelum memulai mata kuliah kita hari ini saya ingin bertanya pada Rani."Ucap Pak Killer pada Rani yang duduk tepat di depan bersama pasangan terkasihnya Gerhana.


"Rani tolong di jawab apa arti dari gaya gravitasi bumi?"Tanya pak Killer pada Rani.


Pengertian gaya gravitasi ialah salah satu jenis gaya yang dipengaruhi oleh gaya tarik sebuah benda ke pusat benda tersebut.Maka dari itu pengertian gaya gravitasi bumi ialah gaya tarik menarik sebuah benda menuju pusat bumi.... (Google)


"Baiklah jawaban yang sempurna sesempurna orangnya dan jangan lupa untuk mengambil hadiah kamu di ruangan saya ya Rani?"Ucap pak Killer pada Rani dan Rani hanya membalasnya dengan anggukan kepala saja.


"Pak saya punya usul..."Ucap Rani sambil mengacungkan jempolnya.


"Ya bagaimana usul kamu itu?"Tanya Pak Bryan alias Pak Killer.


"Bagaimana kalau hadiahnya Bapak bawa saja ke kelas kita agar kita semua melihatnya?"Pertanyaan Rani membuat wajah Pak Killer berubah 100°Celcius..


"Tapi hadiah ini hanya untuk kamu Rani?"Ucap Pak Killer lagi sambil tersenyum lebar pada Rani yang membuat mata Gerhana berkilat kilat.


Tak akan ada seorang pun yang berani mendekati kekasih hatiku,awas saja kalau kamu berani mendekatinya aku tak segan segan untuk menyakitimu bathin Gerhana.


"To be continued

__ADS_1


Bersambung ya...


__ADS_2