Teleportasi Cintaku

Teleportasi Cintaku
78


__ADS_3

"Ambillah Nak!! Sudah lama kamu tak menjenguk kami apa kamu tak merindukan kami Nak?"Tanya Pohon Ek tua itu sambil meneteskan air matanya.


"Maafkan Aku kawan,aku lagi menghadapi banyak masalah dan yang terpenting sekarang kita sudah bertemu kan?"Ucap Rani sambil mengusap air mata itu yang berubah jadi sebutir berlian yang sangat cantik.


"Kenapabair matamu berubah warna jadi seperti ini Ibu Ek?"Tanya Rani pada pohon ek tua itu.


"Ini karena sudah lama aku tak mengeluarkan air mata jadi semua cairan dalam mataku berbentuk seperti ini karena sudah berabad abad lamanya,ambillah dan bawalah untukmu,kalau kamu butuh bantuan ambillah sebiji lalu buang ke arah orang yang menyakitimu maka ia akan kesakitan karena lilitan akarku."Ucap Pohon ek tua sambil tersenyum dan meneteskan lagi beberapa butir berlian itu.


"Makasih banyak ya ibu ek tua?"ucapku sambil ku kecup pohon ek tua itu.


"Makasih ya nak Rani?"Ucap Pohon ek tua itu sambil tersenyum.


Beberapa menit kemudian pohon apel dan beberapa pohon lainnya datang membawa buah buahan yang baru saja mereka petik dari ranting mereka dan memberikan pada Rani.


"Ini sangat banyak bu apel...aku tak mungkin bisa menghabiskannya."Jawab Rani lagi.


"Kan apel segar jadi bisa di simpan sampe seminggu loh nak Rani?"Ucap Bu apel lagi.


"Kalau begitu baiklah bu Apel."Ucap Rani sambil menerima pemberian dari pohon apel itu.


"Kamu bisa menyimpannya dalam karung goni ini."Ucap bu Apel sambil memberikan sebuah karung yang sangat besar.


"Terima kasih Bu Apel."Ucap Rani sambil menerima karung itu dan mulai mengisi buah buahan yang dipetik oleh pohon pohon itu.


Tiba tiba seseorang datang dan langsung memeluk Rani dari belakang.


"Adek gak apa apa kan?"Tanya Kak andrew sambil menatap cemas pada wajah sang adik.


"Aku gak apa apa kok kak?Kakak jangan melarang adek untuk datang kesini ya ini adalah tempat di mana pertama kali adek punya ilmu please deh kakak tolong jangan marah marah lagi."Ucap Rani sambil tersenyum memandang pria di hadapannya itu.


"Kakak gak marah kok malah kakak juga akan sering mengunjungi tempat ini dan akan selalu mengunjungi tempat ini."Jawab kak andrew sambil menerima pemberian buah apel dari sebuah pohon apel tua yang swdang memetik buahnya dan memberikan buah buahan itu pada Andrew.


"Makanlah nak agar kami bisa berbuah lagi,karena kalau tidak ada yang memetik buah kami maka bush kami hanya akan menggantung pada pohon kami bshkan sampai berabad abadselamanya."Ucap pohon apel sambil tersenyum

__ADS_1


**


Beberapa saat kemudian mereka berdua pamit pulang karena hari ternyata sudah malam tetapi mereka di cegah oleh kakek tua ysng selalu setia menunggu mereka.


"Nak kalau mau kakek akan membantu menghapus jejak manusia masa depan itu dari tubuhmu nak tapi kamu harus majan buah apel paling tua ini dulu agar semua energi yang kami salurkan padamu tersimpan dalam buah buahan yang telah kamu makan itu."Ucap Pak Tua sambil mengayunkan tongkat putihnya pada sebuah pohon dan apa yang terjadi sesuai dugaan.


Pohon itu mengeluarkan buah tertuanya yang sudah ia simpan berabad abad lamanya dan buah itu terlihat sangat unik karena semua kulitnya bercahaya dan ia oun memberikan buah itu oasa Rani untuk Rani makan.


Dengan segera Rani makan buah apel itu dan apa yang terjadi?


Wujud asli bidadari pun terlihat ia memakai gaun putih panjang berumbai yang sangat cantik dan berlian serta permata menghiasi baju itu dan juga permata di kepalanya itu sangatlah berkilau tertimpa cahaya bulan malam itu.


"Kamu adalah Ratu baru kami Maharani."Terdengar sebuah suara lembut datang dari arah timur hutan itu.


Dan tak lama kemudian banyak pohon dan binatang menari nari dan mereka berpesta pora hingga pagi menjelang dan tiba tiba Rani pingsan karena labirin di punggungnya itu mulai beraksi.


"Adek...!!"Seru kakakku sambil meraih tubuhku agar tidak terjatuh ke tanah.


"Pak Tua apa yang terjadi pada adikku?"Tanya Kak Andrew terdengar sayup sayup karena aku benar benar merasa badanku berat mataku pun juga susah untukku buka.


Dengan secepatnya ia pun menyambar labirin itu dengan seluruh kekuatannya dan menempatkan labirin itu oada sebuah tempat ilusi yang tak pernah di ketahui oleh siapapun.


Tak lama kemudian Rani tertidur tak sadarkan diri.


Kak Andrew yang melihat hal itu mau tidak mau harus membopong adiknya ke atas dipan bambu yang ada di sekitar situ.


**


Kenapa hatiku gelisah dari pagi sampai malam ada apa gerangan?


Apa yang terjadi pada diriku?


Pria tampan iru terus saja berjalan mondar mandir di ruang tengah rumahnya ia terus saja berpikir keras ada apa dengan dirinya.

__ADS_1


"Rani...!! Ada apa dengannya kenapa dia tak memberi aku kabar sedikitpun?"Gumam Gerhana sambil memainkan ponselnya dan ia pun bangun dari duduknya dan bersila kaki karena ia tahu hanya dengan cara itu ia akan melihat di mana Rani berada.


Selang beberapa saat setelah ia dusuk bersila dan mulai bersemedi akhirnya ia menemukan jalan terang menuju pegunungan manggis di mana terjadi sebuah keajaiban yang pernah ia lijat saat kemping bersama Delapan orang gadis itu.


Akhirnya aku tak khawatir lagi karena Rani aman di gunung manggis sana.


Aku tahj semua penghuni gunung manggis sangat mencintai da menyayangi Rani dan aku yakin mereka pasti baik baik saja.


Sesuai tanda ini aku melihat semuanya baik baik saja dan aku tak perlu khawatirkan keselamatan Rani.


**


Adam


Akhir akhir ini Gerhana tak pernah menemui aku ada apa gerangan yang membuat dirinya lupa denganku?


Pertanyaan demi pertanyaan mampir di otak Adam dan ia sempat berpikir kalau Gerhana telah melupakan tanggung jawab padanya.


Ketika sedang asyik berkhayal tiba tiba muncul Gerhana menghampiri dirinya.


"Hei broo lagi omongin aku ya?"Ucap Gerhana pada Adam.


"Dari mana saja kamu Ger?Aku sudah berkeliling mencari cari kamu tapi tidak ketemu ketemu kamu tahu gak kalau Pak Killer mencari Rani dan jua kamu katanya ia ada keperluan sama kamu."Ujar Adam lagi.


"Aku merasa kalau aku gak ada urusan apapun sama Pak Killer?"Ucap Gerhana sambil tersenyum datar.


"Iya aku merasa kalau beberapa kejadian aneh di kampus kita ini hasil rancangan Pak Killer hanya saja aku belum punya bukti apapun untuk menangkapnya."Ucap Adam sambil mengunyah permen karet di mulutnya itu.


"Sebenarnya aku merasa curiga dengan bau bau an seperti darah manusia akhir akhir ini yang keluar dari gudang di mana gudang tersebut sudah kosong sejak beberapa puluh tahun lalu,ada apa dengan gudang itu?Aku pernah melihat sesuatu yang aneh keluar dari situ dan seseorang memasuki gudang itu tanpa membuka pintu."Ucap Adam lagi.


"Cerita yang menarik aku rasa akan terjadi sesuatu di sekolah kita ini."Ucap Gerhana pada Adam.


"Kita harus waspada Adam,aku merasakan sesuatu yang dahsyat akan terjadi dalam beberapa hari terakhir ini."Ucap Gerhana lagi.

__ADS_1


Long time no see....🥰


__ADS_2