Teleportasi Cintaku

Teleportasi Cintaku
51


__ADS_3

Hai guys maaf ya baru update soalnya jaringan lagi terganggu...


**


Setelah memetik buah buahan itu kemudian ia pun menuju ke arah Gerhana sambil tersenyum.


"Lihatlah aku benar benar tidak bohong kalau ini semua adalah perbuatan kamu Gerhana..!!"Tuduh ku pada pria titisan iblis itu.


Gerhana menjadi pusing memikirkan semua yang ia alami.


Rani tersenyum penuh arti, akhirnya kamu terperangkap sendiri ke dalam permainanmu.


"Ger,kembalikan aku pada tendaku aku ingin tidur sejenak."Ucapku pada Gerhana tanpa merasa bersalah.


"Rani jangan mempermainkan aku Rani, kamu tahu kan kalau aku tak pernah membuat sesuatu yang aneh kepadamu, aku tahu aku memang memiliki ilmu dan tenaga dalam yang handal tetapi ini semua bukan aku yang membuatnya? Percayalah padaku Rani."Ucap Gerhana sambil memegang tangan Rani.


"Terus siapa yang melakukan ini?"Tanya Rani pada Gerhana lagi.


"Mana ku tahu aku sendiri tak merasa apapun."Ucap Gerhana lagi.


Dengan satu jentikkan saja Rani dan Gerhana sudah kembali seperti semula dan itu membuat Gerhana kaget bukan main.


"Rani apapun yang terjadi jangan menuduhku yang bukan bukan karena itu bukan perbuatan aku!"Ucap Gerhana sambil memakan buah buahan yang ada di dalam keranjang yang Rani petik tadi.


"Ayolah Gerhana,kita gabung sama teman teman yang lain, dan aku harap teman sudah lupa tentang kejadian tadi aku tak ingin ada orang lain yang tahu soal rahasia kita ini Ger."Ucap Rani pada Gerhana.


"Serahkan semuanya padaku,aku pastikan mereka takkan pernah tahu apapun yang terjadi tadi."Ujar Gerhana sambil kembali menjentikkan jarinya ke udara dan mereka berdua pun bergabung bersama teman teman mereka.


"Gerhana, apa kamu bisa tolong ikat perbaiki tenda aku?"Irna minta tolong pada Gerhana.


"Boleh, mana tendamu?"Tanya Gerhana pada Irna.


"Itu renda warna kuning itu Ger."Jawab Irna sambil menunjuk ke arah tenda warna kuning itu.


**


Malam Kemabli datang menghampiri mereka di hutan itu, setelah makan malam mereka semua pun mulai bercerita, bercengkrama dan bermain tebak tebakan serta mereka menghidupkan api unggun dan mereka bernyanyi bersama sama hingga larut malam menyergap mereka.

__ADS_1


"Ayo tidur biar besok pagi kita bisa jalan jalan ke puncak gunung Manggis,"Ucap Genoveva tiba tiba.


"Memangnya kamu sanggup jalan kaki sepanjang 2000 meter?"Respon Erlyen.


"Belum tahu kalau aku emang jago jalan, traveling kemana mana naik gunung pun aku tak takut, itu mah hobi aku kali, jangan khawatir." Genoveva menimpali omongan Erlyen sambil nyengir kuda.


"Kamu...?"Ucap Erlyen tertahan karena sudah di tarik oleh Rani.


"Cukup teman,"Ucap Rani sambil tersenyum simpul.


"Baiklah aku mengalah, mengalah bukan berarti kalah ya Genoveva?Mengalah untuk menang tau?"Ucap Erlyen sambil melangkah menuju ke tendanya.


Mereka semua pun pamit untuk istirahat.


Ketika semuanya sudah tertidur, tiba tiba Gerhana menarik tangan Rani dan membawanya terbang ke puncak tertinggi gunung Manggis.


"Gerhana, aku takut...!!"Seru Rani sambil mencubit pinggang Gerhana.


"Tenang aja aku selalu ada disini menemani kamu sayang..?"Ucap Gerhana tanpa merasa malu.


"Rani aku harap kamu mau menerima perasaan aku padamu Rani, aku akui aku memang titisan dari raja iblis tetapi cintaku padamu membuat aku tak ingin jauh dari mu, tolong pertimbangkan lagi hubungan ini Rani, aku tak ingin jauh darimu please!!"Gerhana memelas pada gadis itu.


"Cukup Rani,aku tak ingin berdebat denganmu...!"ucap Gerhana dan tiba tiba penglihatan Gerhana melihat bahwa ada sekelompok orang orang suruhan raja iblis telah membaca kalau Gerhana sedang bersama gadis yang dicintainya di puncak gunung Manggis.


Gerhana tak ingin panik karena dia yakin bisa mengatasi semua masalah itu dengan baik.


"Maharani ada musuh yang mendekati kemari,"bisik burung Phoenix pada Maharani.


"Kamu kelabui mereka agar tak sampai kesini,"bisik Rani tetapi sang burung mengatakan bahwa sekarang lah saatnya Rani membela apa yang menjadi haknya sebagai bidadari langit ketujuh dan mengatakan kalau ia siap berdampingan dengan Gerhana pria yang mencintai dirinya itu.


"Gerhana, aku takut sesuatu yang buruk akan terjadi."Pancing Rani pada Gerhana.


Pria itu pun berkata sambil memeluk erat tubuh gadis di hadapannya itu.


"Tenang saja sayang aku takkan pernah membiarkan sesuatu yang buruk terjadi pada dirimu,itu adalah sumpah aku padamu."Ucap Gerhana sambil memegang tangan Rani dengan erat.


Tiba tiba sekelebat bayangan hitam muncul dengan wajah wajah yang aneh dan menakutkan melingkari Gerhana dan Rani.

__ADS_1


Rani hanya bisa bersembunyi dibalik punggung Gerhana sambil memeluk erat tubuh pria tampan titisan iblis itu.


Konon katanya Gerhana itu bukan titisan iblis melainkan anak dari bidadari langit tiga yang diculik, kemudian diasuh oleh raja iblis hingga sekarang saatnya klan iblis mulai was was karena takut Gerhana akan segera tahu asal usul dirinya.


"Serahkan gadis itu secepatnya Gerhana, sebelum kami bertindak dan menghancurkan seluruh alam dimana kalian berpijak ini,"Ucap pria berwajah seperti tengkorak itu sambil berjalan mendekati ke arah Gerhana dan mengayunkan senjata nunchaku perlahan lahan.


"Jangan mendekat sebelum aku marah..!"Gerhana mengancam pria wajah tengkorak itu sambil berjalan mundur ke belakang.


"Gerhana,aku takut..!"Ucap Rani sambil menyusupkan kepalanya ke dalam pakaian Gerhana.


"Rani, apapun yang terjadi jangan pernah lepaskan tanganku atau tinggalkan aku ya?"Ucap Gerhana tegas pada Rani.


"Iya Gerhana, aku takkan pernah melepaskan tanganku dari genggaman tangan kamu."bisik Rani pada Gerhana.


Tiba tiba seorang lagi berwajah sangat cantik tetapi wajah tertusuk beribu jarum menghentakkan kakinya ke tanah dan Gerhana terpental ke arah belakang dan seketika tangannya terlepas dan melepaskan tangan Rani.


Gerhana dengan secepat kilat bangkit dan hendak melompat ke arah dimana Rani berada tetapi ia di hadang oleh beberapa orang pria yang sangat kuat, karena tak ingin sesuatu terjadi pada Gerhana akhirnya Rani pun menjentikkan jarinya ke udara dan tiba tiba muncullah api yang berkobar mengelilingi orang orang itu dan membuat mereka semua teriak ketakutan dan meminta tolong tetapi Rani tak membiarkan mereka bangkit dari tempat mereka dilingkari si jago merah.


Gerhana kaget bukan main,ketika melihat api yang berkobar dengan sangat ganas itu.


Ia baru sadar tatkala tangannya Kemabli digenggam oleh Rani sang bidadari langit ketujuh yang telah berhasil melenyapkan orang orang itu.


"Siapa mereka Ger?"Tanya Rani pada Gerhana.


"Mereka adalah orang orang suruhan ayahku si raja iblis."Jawab Gerhana sambil tersenyum dan tangannya melihat ke arah tangan Rani yang kemerah-merahan itu.


"Apa kamu terluka Rani?"Tanya Gerhana khawatir pada gadis itu.


"Tenang saja Gerhana aku akan baik baik saja."Ucap Rani sambil menjentikkan jarinya ke udara sehingga air itu muncul dari dalam perut bumi dan menghentikan nyala api yang berkobar itu.


Gerhana terbelalak melihat keanehan yang dibuat oleh Rani itu.


"Kamu..?"Tanya Gerhana sambil menunjuk ke arah Rani...


"Siapa kamu sebenarnya Rani?"Tanya Gerhana pada Rani.


"Ceritanya panjang Ger,nanti aku ceritakan ya?"janji Rani pada Gerhana yang masih heran melihat kejadian itu.

__ADS_1


**


Bersambung ya guys tolong di like komentar dan vote ya biar author rajin update setiap hari terimakasih atas kunjungannya 🙏😘


__ADS_2