
Jangan lupa follow ig_Chreschya Kehi guys...
Happy reading guys...!! Jangan lupa bahagia dan tetap jaga imun dan iman kita...💝🙏💙🥰
**
Walaupun kamu ingin menjadi manusia tetapi aku belum yakin 100% karena bisa jadi itu hanyalah sebuah modus untuk menghancurkan manusia di bumi ini.
Baiklah kalau itu mau kamu mari kita bermain main peran kita sebagaimana mestinya,Rani masih merenung di dalam tendanya dan tetap tenang Kate ia belum saatnya membuka mata batinnya seperti pesan Guru Pak Tua padanya, di awal pertemuan mereka.
Ya Tuhan apapun rencana dari Gerhana ku serahkan seutuhnya padaMu.
Setelah beberapa jam kemudian Rani merasa sangat mengantuk dan kemudian terlelap dalam buaian mimpi yang indah.
Sementara itu Gerhana masih duduk bersila dan berusaha membuka pikirannya agar ia bisa melihat di mana perginya sang raja iblis dan kenapa raja iblis dan anak buahnya tidak bisa menemukan Rani dan teman temannya kemarin sore di kali.
Gerhana masih merasa heran siapa pelaku dibalik semua kejadian ini.
Ia sungguh tak paham,kenapa raja iblis yang begitu kuat bisa melayang layang seperti burung di udara tetapi dalam keadaan tidak bisa berbuat apa apa.
Siapa gerangan yang telah melakukan hal tersebut pada ayahnya itu?
Gerhana mencoba fokus tetapi ia tak melihat apapun dan ia justru melihat kalau raja iblis sekarang sedang sekarat di kutub Utara dan tak bisa berbuat apa apa.
wajah pria iblis itu semakin pucat pasi tetapi ia tetap berusaha untuk bangkit dari keterpurukannya itu.
"Ayahku terdampar sampai kutub Utara, tetapi siapa yang mengirim ayahku sampai ke kutub Utara?Bukankah makhluk itu makhluk paling hebat? Makhluk apa gerangan yang membuat seorang raja iblis terdampar tanpa tenaga?Aku harus menyelidiki kasus ini."Ucap Gerhana pada dirinya sendiri.
Sementara ia bersemedi di tendanya, sedangkan Rani ia sedang tertidur pulas dan bermimpi indah.
"Apapun yang terjadi, terjadilah aku akan menghadapinya dan selebihnya biar Tuhan Yang mengaturnya."Gumam Rani sambil memejamkan mata indahnya.
Gerhana sangat penasaran dengan kejadian luar biasa yang ia alami, siapa sebenarnya gadis yang selalu dekat dengan dirinya selama ini?
Mungkinkah Rani adalah bidadari yang dimaksud?
__ADS_1
Itu gak mungkin, karena setahu saya Rani itu punya keluarga besar dan semuanya tinggal di bumi ini?
Apakah aku harus melacaknya?
Baru aku ingat kalau aku pernah memberikan ia sebuah gelang tak kasat mata tapi gelang itu seakan hilang di telan bumi.
Tapi aku yakin Rani bukan bidadari langit ketujuh yang di cari cari oleh klan iblis selama ini.
Rani, entah mengapa hati kecilku takut suatu saat nanti kehilangan kamu untuk selamanya, aku tak ingin sesuatu hal yang buruk terjadi pada dirimu.
Gerhana terus saja meracau dan berkata pada dirinya sendiri, ia benar benar tak tahu harus bagaimana apa dia harus bahagia atau bersedih? Karena terlalu pusing memikirkan semua itu akhirnya Gerhana pun pergi ke bukit lereng gunung Manggis, ia pun duduk bersila sambil mencoba mencari tahu siapa gadis yang selalu bersamanya selama ini.
"Maharani, ya Maharani itu nama dari gadis itu, apa perlu aku mencuri data dirinya?"
"Ah benar benar tidak sopan dan tak tahu malu!"
"Ya setidaknya aku sudah mencoba mencari tahu siapa gadis yang bersama aku selama ini!!"
"Bagaimana pun hasil akhirnya aku akan selalu berlapang dada untuk menerima keadaan yang sesungguhnya aku harus menyelidiki rahasia dibalik wajah cantik dan rupawan gadis itu."
Sepanjang malam Gerhana tak bisa memejamkan matanya karena ia terus berpikir bagaimana caranya agar ia bisa mengetahui siapa jati diri Rank sebenarnya.
Hingga pagi menjelang Rani terbangun dari mimpi indahnya, dengan segera ia pun masuk ke kamar mandi dan mulai mandi,tetapi Rani tak mandi menggunakan air dari sumur itu melainkan ia mengambil dari kali terdekat dengan caranya sendiri.
Gerhana merasakan bumi sedikit bergetar pertanda dia sekitar tempatnya berpijak ada orang berilmu tinggi.
"Siapa gerangan yang melakukan semua ini?" Gerhana membatin.
Ia mencoba membuka mata batinnya untuk memeriksa keadaan yang sebenarnya tetapi semakin ia mencoba mengetahuinya seperti ada bayangan seekor burung Phoenix selalu menutupi siapa di balik sayap sayap indah berwarna biru putih itu.
"Aku semakin penasaran dengan hal tersebut,aku mencoba untuk memusatkan perhatian lagi tetapi semuanya buyar karena tendaku di goyang goyang oleh seseorang.
"Gerhana...!!"Panggil Rani dengan suara lembutnya.
"Iya masih ngantuk Rani..!"Jawab Gerhana dan tanpa sadar Rani sudah membuka pintu tenda itu dan menerobos masuk ke dalam tenda Gerhana.
__ADS_1
"Maaf aku salah menarik kain penutup pintu tenda kamu Ger?"ucap Rani sambil menutup matanya.
"Buka matamu, aku gak apa apa kok."Ucap Gerhana sambil memegang kedua tangan Rani dan menurunkan tangan itu dengan lembut.
"Maaf ya Ger,"ucap Rani lagi.
"Yuk kita olahraga pagi."Ajak Rani pada Gerhana.
"Serius Ran?"Tanya Gerhana pada Rani.
"Iya lah masa gak serius?"Jawab Rani lagi sambil mengikat tali sepatunya.
"Mumpung yang lain masih pada ngorok ayo kita mencoba mendaki gunung Manggis,siapa tahu di tengah perjalanan kita menemukan buah buahan segar yang bisa kita makan, sekalian aja jadi sarapan kita, Gerhana jangan lupa bawa air ya?"Ucap Rani panjang lebar.
"Siap bidadariku yang cantik...!!"Jawab Gerhana sambil masuk ke dalam tenda dan mengambil air di dalam botol mineral.
Rani juga mengambil botol minum portabel yang bisa memblender buah jadi jus dan juga botol minum isi air mineral di simpan lengkap di dalam tas ranselnya dan tak lupa ia memakai topi untuk melindungi kepalanya dari sinar matahari pagi nanti.
"Sudah siap?"Tanya Gerhana sambil menenteng tas ranselnya di balik punggungnya.
"Siap Boss!!"Jawab Rani sambil berjalan berdampingan disampingnya Gerhana.
Mereka berdua pun berjalan bersama, terkadang Gerhana menarik tangan Rani agar bangun dari duduknya, terkadang Gerhana membantu Rani mengikat tali sepatu yang terlepas, terkadang mereka bersenda gurau sampai pada akhirnya mereka tiba di puncak gunung Manggis di mana saat itu matahari baru saja hampir terbit di ufuk timur.
"Wah sesuatu banget, sungguh indah ciptaan Tuhan."Ucap Rani seraya membuka lebar kedua tangannya dan menutup matanya.
Gerhana sangat takjub dengan kecantikan Rani saat itu dan tanpa sadar Rani menginjak salah satu batu yang membuat dirinya terhenyak kebelakang dan benar benar diluar dugaan Rani jatuh dari ketinggian gunung sekitar 2000 meter diatas permukaan laut.
Rani pun berteriak dengan suara nyaring " Gerhana..... tolong aku..."Ucapnya terbata dengan setengah berteriak sehingga membuat Gerhana dengan secepat kilat melompat turun dari ketinggian 2000 meter dan tak perlu menunggu keajaiban karena Gerhana telah menangkap Rani dan memeluknya dengan sangat erat, tetapi ia tak membawa Rani turun melainkan langsung terbang lagi ke atas di mana mereka berdua berdiri tadi.
"Rani...!! Bangun sayang, jangan tinggalkan aku Rani...ayolah bangun buka matamu ini aku Gerhana...!!"Panggil Gerhana pada Rani tetapi Rani masih saja menutup matanya ia belum berani membuka matanya.
Dalam hati Rani merasa kalau Gerhana benar benar adalah seorang pria berilmu tinggi dan bisa diandalkan.
** Bersambung Guys tolong di like komentar dan vote ya biar author rajin update setiap hari Terima kasih 🙏🥰
__ADS_1