Teleportasi Cintaku

Teleportasi Cintaku
64


__ADS_3

πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ’™πŸ’™πŸ’™


HARI INI 19 NOVEMBER 2021


HAPPY BIRTHDAY UNTUK KEDUA MALAIKAT KECILKU,ANAK KEMBAR KU JESU ANTONIO IVANDER NAHAK & JOSE MORIA ZATERIO NAHAK YANG KE 3 TAHUN,SEMUA DOA YANG TERBAIK UNTUKMU BERDUA ANAK ANAKKU SAYANGπŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™


"Hai hai maaf ya karya author yang satu ini agak agak lain dari yang lain dan membutuhkan waktu yang ekstra untuk berpikir"


πŸ’•πŸ’žπŸ’•πŸ’•πŸ’žπŸ’žπŸ’•πŸ’žπŸ’•πŸ’žπŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’šπŸ’š


"Hello...Adam apa kamu mendengarkan aku?"Tanya Gerhana dalam hati dan memusatkan perhatian dan pikirannya kepada Adam yang merupakan sepupunya di klan iblis.


"Gerhana,aku dengar panggilanmu aku harap kamu baik baik saja ya?"Jawab Adam sambil tetap mengatupkan kedua tangannya seperti orang yang sedang bersemedi.


"Aku harap kamu mau membantuku meninjau kembali keadaan ibuku di klan iblis Adam."Ucap Gerhana lagi.


"Tenang saja Ger,aku akan melakukan pemeriksaan dengan wajah baruku yang tak mereka kenali."Jawab Adam lagi.


"Tapi kamu harus berhati hati karena raja iblis tahu semua penghuni klan iblis dan gerak geriknya."Gerhana mengingatkan Adam agar tidak gegabah dalam bertindak.


"Iya aku tahu tenang saja aku pasti akan kembali dengan selamat.!!"Janji Adam pada Gerhana.


**


Gerhana bangun dari semedinya dan membangunkan Rani yang masih tertidur pulas di atas rerumputan hijau yang sangat indah dipandang mata itu.


"Aku punya ide...!!"Gumam Gerhana pada dirinya sendiri.


"Apa idemu?"Tanya Rani yang tiba tiba bangun dari tidurnya dan mengagetkan Gerhana.


"Loh bukannya kamu sedang tidur Rani?"Tanya Gerhana kaget.


"Aku mendengar bisikan hatimu...!!"Jawab Rani enteng tanpa merasa bersalah.


"Jujur Rani,bisikan hatiku ini sangat rahasia dan butuh waktu berabad abad untuk orang yang dekat denganku mempelajarinya,tapi kamu benar benar ajaib....Kamu mengetahui apapun yang ada dalam pikiranku itu adalah sesuatu yang sangat luar biasa dan diluar dugaan sama sekali."Ucap Gerhana pada Rani.


"Masa sih Ger?"Rani pura pura bertanya.

__ADS_1


"Dari pada pusing memikirkan hal ini mendingan kita jalan jalan yuk."Ajak Rani pada Gerhana yang masih memikirkan kejadian tadi.


"Aku punya usul...!!" Ucap Gerhana tiba tiba.


"Usul apa?"Tanya Rani.


"Bagaimana kalau kita balik ke rumah kita masing masing di alam nyata dan kita kembali ke kampus seperti biasa."Ajak Gerhana pada Rani.


"Okelah kalau begitu. "Jawab Rani sambil tersenyum.


"Ayo...!!"mereka berdua bergandengan tangan dan berteleportasi bersama kembali ke alam manusia yang nyata seperti semula.


Ketika itu mereka melihat sebuah lubang di angkasa yang berputar putar seperti matahari mengitari bumi dan sebuah cahaya keluar dari lubang itu.


Mereka berdua pun masuk ke dalam lubang itu dan entah apa yang terjadi tiba tiba mereka sudah tiba di lapangan bola voli di kampus di mana Rani sering bermain bola voli bersama teman temannya.


Rani sangat bergembira dan sangat bahagia ketika kembali menginjakkan kakinya di tanah,kembali ke bumi yang nyata.


Rani senang sekali dan ia pun berlari lari lagi di sekitar lapangan hijau itu.


"Eh Ger,kok sepi ya?"Tanya Rani pada Gerhana.


"Coba aku cek ya?"Gerhana berkata sambil memusatkan perhatiannya dan fokus pada satu tujuan.


Ia pun melihat kalau mereka berdua salah masuk ke dimensi lain,di tahun 2024.


"What?Kita salah masuk dimensi?Berarti kita harus kembali ke dimensi waktu yang tepat dengan saat kita dibumi yang nyata."Ucap Rani pada Gerhana.


"Allah Ger,aku gak mau disini aku ingin dimensi waktu kita yang tepat."Ujar Rani sambil merengek manja pada Gerhana yang sebenarnya mempermainkan Rani biar dia bisa berlama lama dengan Rani kekasihnya itu.


"Ayolah Ger...!!"Ucap Rani pada Gerhana.


"Jujur Rani aku masih ingin bersama kamu berlama lama dulu biar aku bisa menikmati kebersamaan kita sayang."Ucap Gerhana sambil merangkul pundak Rani dan tiba tiba tanpa permisi Gerhana mengecup kening Rani dengan penuh kasih sayang dan kelembutan.


"Gerhana,jujur sama aku,apa kamu benar benar serius ingin hidup bersamaku selamanya?"Tanya Rani tiba tiba pada Gerhana.


"Itu adalah pertanyaan yang sudah lama aku tunggu tunggu Rani,sungguh aku sangat ingin menjalani bahtera rumah tangga bersama kamu Rani please!!Aku akan selalu setia menemani kamu hingga akhir hayatnya."Janji Gerhana pada Rani.

__ADS_1


"Terima kasih Gerhana...!!"Ucap Rani sambil mengecup punggung tangan Gerhana tanda ia menerima dan menghargai pernyataan yang diberikan oleh Gerhana padanya.


Gerhana pun mengecup lagi kening Rani sambil membisikkan sebuah kata yang sangat Rani tunggu tunggu pula.


"I love you Rani...!!"Ucap Gerhana pada Rani.


Kemudian Gerhana merogoh saku jaketnya dan mengeluarkan sebuket bunga mawar merah dan putih dan berlutut dengan sebelah kakinya di tekuk sambil berbicara pada Rani "Will you mary me?"Pinta Gerhana sambil tersenyum dan membuka kotak cincin yang tersembunyi dibalik buket bunga itu dan cincin itu berhiaskan berlian yang sangat indah dan berkilau tertimpa cahaya matahari pagi itu.


"Gerhana...apa ini nyata?"Tanya Rani sambil mencubit sendiri pipinya dan ia pun berteriak kesakitan sendiri karena cubitan tangannya sendiri.


"Iya sayang ini nyata...!!"Jawab Gerhana sambil menyematkan cincin itu tepat di jari manis milik Rani dan ternyata ukuran cincin itu pas dengan jari Rani.


Kedua insan itupun sangat berbahagia dan menikmati hari haru mereka dengan rasa haru dan bahagia.


Kebahagiaan itu memenuhi seluruh relung hati Gerhana dan Rani.


Mereka pun sepakat untuk kembali ke dimensi waktu mereka di tahun 2021 di pertengahan bulan November,dimana peralihan musim panas ke musim hujan akan segera di mulai.


Musim hujan akan segera datang,sebenarnya aku gak suka dengan hujan,air yang dingin dan menusuk tulang,karena aku selalu phobia dengan namanya air dingin.


Kalau awal awal sih aku takut terapis setelah menyentuh air phobia ku pun langsung hilang.


Tiba tiba kau mendengar suara deru angin ya g semakin mendekat ke arah kami dan Gerhana menggenggam tanganku dengan sangat eratnya dan memintaku untuk rak melepaskan tangannya karena kami akan berpindah dimensi.


Sepanjang perpindahan kami atau ketika kami berteleportasi ke ruang dan waktu kami yang sebenarnya,aku merasakan hawa segar menyelimuti diriku.


Aku merasa lebih berani daripada yang sebelumnya.


"Rani... buka matamu lihatlah betapa indahnya dunia kita."Ucap Gerhana padaku.


Segeralah aku membuka mataku dan ku lihat benar benar sangat indah dan kami berdua pun terbang di atas awan awan yang sangat putih bagaikan sepasang burung phoenix yang sedang melanglang bumi dengan penuh kemenangan dan kebahagiaan sejati.


"Apa kamu yakin itu bumi kita?"Tanyaku ragu.


"Aku yakin 1000% kalau itu bumi kita."Jawab Gerhana sambil merangkul pundakku dan membuat sebuah lingkaran putih dan biru agar kami bisa kembali ke bumi dengan sempurna.


"Sayang...apakah kamu menyukainya?"Tanya Gerhana lagi.

__ADS_1


"Yah aku menyukainya. "Jawabku sembari menikmati keindahan alam semesta ya g kini sudah didepan mataku.


** Bersambung Guys...**


__ADS_2