
**
Pagi yang cerah, matahari sudah menunjukkan keperkasaannya di ufuk timur.
Aku enggan turun dari peraduanku, rasanya malas sekali dan ingin kembali meneruskan mimpi yang indah itu.
" Adek bangun sudah jam berapa ini, bukankah hari ini adek mulai kuliah ? " ucap Samuel yang baru selesai olahraga.
" Masih mau tidur, " ucap suara dari balik selimut dengan nada malas.
" Anak perempuan kok malas, ayo bangun kalo gak bangun Kakak akan paksa ceburkan adek ke kolam renang " ucap Samuel mengancam.
" Kak ! " ucap Rani manja.
" Bangun cepat, jangan manja " ucap Samuel lagi.
" Sam Kakak " ucap Rani terbalik.
" Bangun ayo cepat ! " ucap Samuel lagi.
" Kak ! adek ijin tidur lagi 10 menit saja please deh Kak ! " Rani merajuk tapi tak di hiraukan oleh Samuel.
Samuel tahu betul trik adik perempuannya itu.
" Ayo Kakak gendong " ucap Samuel sambil tersenyum dan langsung menggendong Rani dan langsung membawanya ke kolam renang di halaman belakang.
" Kak jangan Kak Rani lagi datang bulan Kak ! " ucap Rani sambil mencoba melepaskan diri.
Akhirnya Samuel menurunkan Rani dari gendongannya.
" Ah, Kakak ini menyebalkan sekali " ucap Rani sambil tertawa dan berlari ke dalam rumah.
" Hore... kena tipu satu kosong " ucap Rani sambil tersenyum dan berlari lari kecil masuk ke dalam kamar mandi.
Samuel hanya menggeleng geleng kepala sambil tersenyum.
**
Samuel & Indra
" Bang Indra, bagaimana malam nanti kita latihan ? " ucap Samuel sambil duduk di teras belakang di tempat Gym keluarga mereka.
" Boleh ! " jawab Indra singkat.
" Kita harus mencoba teleportasi kita dulu sepertinya kita sudah bisa berteleportasi kembali seperti dulu " ucap Samuel sambil mengunyah permen karet yang di kasih Rani tadi.
" Sam, permen mu sudah saatnya di buang ! " ucap Indra lagi.
" Ah, Abang biarkan saja toh aku yang makan bukan Abang iya kan ? " jawab Samuel sambil membuat balon di mulutnya.
" Ih..Jorok, pria tampan kok jorok sih adek ? " sambung Indra sambil berdiri dan pergi meninggalkan Samuel yang masih mengunyah permen karetnya.
" Abang ! " Seru Samuel sambil berlari mengejar Indra.
**
__ADS_1
Rani sudah selesai siap hendak berangkat ke kampus, hari ini Rani mulai kuliah.
" Nak, kamu mau ambil jurusan apa " tanya Mama Elaine sambil tersenyum bahagia melihat anak gadisnya sudah berdiri di hadapannya.
" Mam, adek pengen ambil jurusan ilmu astronomi Mam, siapa tahu Rani bisa menjadi Astronot kan bisa berkunjung ke bulan " ucap Rani sekenanya saja.
" Nak, memilih jurusan itu harus dipikir dan harus sesuai kemampuan jangan asal asal saja " ucap Mama Elaine lagi.
" Pokoknya Rani pengen kuliah ilmu astronomi Mam ! " Rani menegaskan lagi pada Mama Elaine.
Astronomi merupakan ilmu yang mempelajari tentang benda-benda langit. Astronomi memang mempelajari benda langit tapi bukan untuk meramal keuangan apalagi cinta. Astronomi berasal dari pemikiran orang-orang yang memikirkan bagaimana alam semesta ini terbentuk.
" Ya mau bagaimana lagi kalau kamu sudah menyukainya Mama hanya mendukung " ucap Mama Elaine sambil tersenyum.
" Mama ! " Panggil Rani lirih.
" Iya sayang ada apa ? " Jawab Mama Elaine.
" Ma, Rani juga ambil jurusan kedokteran, " ucap Rani serius.
" Apa ? apa Mama gak salah dengar nak ? " tanya Mama Elaine lagi.
" Benar Ma, Rani serius ! " ucap Rani sambil memeluk Mama Elaine dan mengecupnya.
" Sore Rani kuliah astronomi, Pagi kuliah kedokteran ! " ucap Rani sambil tersenyum.
" Abang Andre sudah Rani kasih tahu belum ? " tanya Mama Elaine lagi.
" Sudah Mam ! " jawab Rani penuh semangat.
" Mam, Rani pergi dulu ya itu sudah di tunggu sama teman teman Rani di halte " ucap Rani sambil mengecup kening Mama Elaine dan melangkah pergi.
" Ada apa Kak ! " tanya Rani.
" Gak apa apa Kakak cuma mau menawarkan jasa pengantaran ke kampus " ucap Samuel sambil nyengir.
" Gak apa apa Kak, lain kali aja ya adek sudah di tunggu sama teman teman di halte " ucap Rani sambil mencium pipi Samuel dan berlalu dari hadapan Samuel.
" Ah dasar anak gadis sok dewasa " ucap Samuel tersenyum.
" Sam, ayo ikut Mama ke dapur kita bikin kue basah untuk minum kopi nanti sore " ucap Mama Elaine sambil berlalu ke dapur.
" I..i..iya Mama ! " jawab Samuel setengah berteriak.
" Andre.... Andre...!! Panggil Mama Elaine.
" Iya Mam, ada apa Mam ? " tanya Andre.
" Hari ini Andre masuk kerja ? " Tanya Mama Elaine.
" Andre cuti tiga hari Mam " jawab Andre sambil tersenyum.
" Nak, kamu tolong awasi adikmu ya, Mama khawatir, " ucap Mama Elaine sambil mengelus dadanya.
" Mama tenang saja, Andre pasti menjaga adek " ucap Andre sambil tersenyum.
__ADS_1
" Jangan khawatir Mam, Andre pasti memantau semua perkembangan Adek di kampusnya. " Jawab Andre sambil berlalu dari hadapan Mama Elaine.
**
" Hai teman temanku sayang, apa kabar hari ini ? " ucap Rani sambil tersenyum menatap ke arah semua temannya.
" Puji syukur kehadirat Tuhan kami semua sehat selalu Ran " jawab Erlyen sambil tersenyum tipis.
" Ran kita ikut taksi atau bus saja ? " tanya Carla sambil menatap wajah cantik temannya itu.
" Angkot aja ya biar kita selalu bersama ! " jawab Irna sambil berdiri dari tempat duduknya.
" Ayo kita ke terminal dekat sini " ucap Rani sambil melangkah duluan ke arah terminal angkutan kota.
" Ayo ! " ujar Genoveva juga.
**
Mereka pun pergi ke arah terminal angkutan umum untuk menuju ke kampus.
Tak berapa lama sebuah angkutan kota menuju ke arah mereka dan berhenti tepat di hadapan mereka.
" Kemana Mbak ? " tanya kenek itu.
" Ke kampus UPH Kang " jawab Ditta sambil menendang kaki Neta yang lagi menguap.
" Hus mulut itu kalau menguap di tutup jangan dibiarkan menganga seperti mulut buaya begitu Net, " tegur Ditta sambil tertawa.
" Iye ,maaf non ! " jawab Neta sedikit tersipu.
" Ayo teman temanku sayang kita naik angkutan ini saja kebetulan penumpangnya cuma satu orang cukuplah kita ber delapan menumpang " ucap Rani lagi sambil masuk duluan ke dalam angkot itu.
Setelah semuanya naik, sopir pun melajukan angkotnya dengan kecepatan sedang.
" Pak Kampus UPH ya " ucap Rani sambil mengetuk pegangan di dalam angkot itu.
" Baik Non ! " jawab sopir itu sambil menepikan angkotnya.
" Berapa harganya ? " tanya Rani lagi.
" Per orang dua ribu rupiah Non " ucap kenek itu.
" Ini Kang ! " ucap Rani sambil menyerahkan uang dua puluh ribuan kepada kenek itu.
" Ini kembaliannya ! " ucap kenek itu lagi.
" Nggak usah Kang, terima kasih sudah mengantarkan kami sampai kampus ! " ujar Rani sambil memperbaiki tas ranselnya.
" Makasih ya Non, semoga lancar kuliahnya " ujar kenek itu lagi.
**
Mereka ber delapan pun berjalan menuju Kampus UPH untuk mencari kelas mereka masing masing.
" Ran, kamu ambil jurusan apa ? " tanya Erlyen sambil melangkah mendekati Rani.
__ADS_1
" Aku ambil dua jurusan sayang, Pagi aku kuliah kedokteran sore nanti aku kuliah astronomi " jawab Rani dengan senyuman merekah di bibirnya.
** Bersambung ya guys tolong di like komentar dan vote ya guys terimakasih 🙏🥰