Teleportasi Cintaku

Teleportasi Cintaku
15


__ADS_3

**


Pagi yang cerah, matahari sudah menunjukkan keperkasaannya di ufuk timur.


Aku enggan turun dari peraduanku, rasanya malas sekali dan ingin kembali meneruskan mimpi yang indah itu.


" Adek bangun sudah jam berapa ini, bukankah hari ini adek mulai kuliah ? " ucap Samuel yang baru selesai olahraga.


" Masih mau tidur, " ucap suara dari balik selimut dengan nada malas.


" Anak perempuan kok malas, ayo bangun kalo gak bangun Kakak akan paksa ceburkan adek ke kolam renang " ucap Samuel mengancam.


" Kak ! " ucap Rani manja.


" Bangun cepat, jangan manja " ucap Samuel lagi.


" Sam Kakak " ucap Rani terbalik.


" Bangun ayo cepat ! " ucap Samuel lagi.


" Kak ! adek ijin tidur lagi 10 menit saja please deh Kak ! " Rani merajuk tapi tak di hiraukan oleh Samuel.


Samuel tahu betul trik adik perempuannya itu.


" Ayo Kakak gendong " ucap Samuel sambil tersenyum dan langsung menggendong Rani dan langsung membawanya ke kolam renang di halaman belakang.


" Kak jangan Kak Rani lagi datang bulan Kak ! " ucap Rani sambil mencoba melepaskan diri.


Akhirnya Samuel menurunkan Rani dari gendongannya.


" Ah, Kakak ini menyebalkan sekali " ucap Rani sambil tertawa dan berlari ke dalam rumah.


" Hore... kena tipu satu kosong " ucap Rani sambil tersenyum dan berlari lari kecil masuk ke dalam kamar mandi.


Samuel hanya menggeleng geleng kepala sambil tersenyum.


**


Samuel & Indra


" Bang Indra, bagaimana malam nanti kita latihan ? " ucap Samuel sambil duduk di teras belakang di tempat Gym keluarga mereka.


" Boleh ! " jawab Indra singkat.


" Kita harus mencoba teleportasi kita dulu sepertinya kita sudah bisa berteleportasi kembali seperti dulu " ucap Samuel sambil mengunyah permen karet yang di kasih Rani tadi.


" Sam, permen mu sudah saatnya di buang ! " ucap Indra lagi.


" Ah, Abang biarkan saja toh aku yang makan bukan Abang iya kan ? " jawab Samuel sambil membuat balon di mulutnya.


" Ih..Jorok, pria tampan kok jorok sih adek ? " sambung Indra sambil berdiri dan pergi meninggalkan Samuel yang masih mengunyah permen karetnya.


" Abang ! " Seru Samuel sambil berlari mengejar Indra.


**

__ADS_1


Rani sudah selesai siap hendak berangkat ke kampus, hari ini Rani mulai kuliah.


" Nak, kamu mau ambil jurusan apa " tanya Mama Elaine sambil tersenyum bahagia melihat anak gadisnya sudah berdiri di hadapannya.


" Mam, adek pengen ambil jurusan ilmu astronomi Mam, siapa tahu Rani bisa menjadi Astronot kan bisa berkunjung ke bulan " ucap Rani sekenanya saja.


" Nak, memilih jurusan itu harus dipikir dan harus sesuai kemampuan jangan asal asal saja " ucap Mama Elaine lagi.


" Pokoknya Rani pengen kuliah ilmu astronomi Mam ! " Rani menegaskan lagi pada Mama Elaine.


Astronomi merupakan ilmu yang mempelajari tentang benda-benda langit. Astronomi memang mempelajari benda langit tapi bukan untuk meramal keuangan apalagi cinta. Astronomi berasal dari pemikiran orang-orang yang memikirkan bagaimana alam semesta ini terbentuk.


" Ya mau bagaimana lagi kalau kamu sudah menyukainya Mama hanya mendukung " ucap Mama Elaine sambil tersenyum.


" Mama ! " Panggil Rani lirih.


" Iya sayang ada apa ? " Jawab Mama Elaine.


" Ma, Rani juga ambil jurusan kedokteran, " ucap Rani serius.


" Apa ? apa Mama gak salah dengar nak ? " tanya Mama Elaine lagi.


" Benar Ma, Rani serius ! " ucap Rani sambil memeluk Mama Elaine dan mengecupnya.


" Sore Rani kuliah astronomi, Pagi kuliah kedokteran ! " ucap Rani sambil tersenyum.


" Abang Andre sudah Rani kasih tahu belum ? " tanya Mama Elaine lagi.


" Sudah Mam ! " jawab Rani penuh semangat.


" Mam, Rani pergi dulu ya itu sudah di tunggu sama teman teman Rani di halte " ucap Rani sambil mengecup kening Mama Elaine dan melangkah pergi.


" Ada apa Kak ! " tanya Rani.


" Gak apa apa Kakak cuma mau menawarkan jasa pengantaran ke kampus " ucap Samuel sambil nyengir.


" Gak apa apa Kak, lain kali aja ya adek sudah di tunggu sama teman teman di halte " ucap Rani sambil mencium pipi Samuel dan berlalu dari hadapan Samuel.


" Ah dasar anak gadis sok dewasa " ucap Samuel tersenyum.


" Sam, ayo ikut Mama ke dapur kita bikin kue basah untuk minum kopi nanti sore " ucap Mama Elaine sambil berlalu ke dapur.


" I..i..iya Mama ! " jawab Samuel setengah berteriak.


" Andre.... Andre...!! Panggil Mama Elaine.


" Iya Mam, ada apa Mam ? " tanya Andre.


" Hari ini Andre masuk kerja ? " Tanya Mama Elaine.


" Andre cuti tiga hari Mam " jawab Andre sambil tersenyum.


" Nak, kamu tolong awasi adikmu ya, Mama khawatir, " ucap Mama Elaine sambil mengelus dadanya.


" Mama tenang saja, Andre pasti menjaga adek " ucap Andre sambil tersenyum.

__ADS_1


" Jangan khawatir Mam, Andre pasti memantau semua perkembangan Adek di kampusnya. " Jawab Andre sambil berlalu dari hadapan Mama Elaine.


**


" Hai teman temanku sayang, apa kabar hari ini ? " ucap Rani sambil tersenyum menatap ke arah semua temannya.


" Puji syukur kehadirat Tuhan kami semua sehat selalu Ran " jawab Erlyen sambil tersenyum tipis.


" Ran kita ikut taksi atau bus saja ? " tanya Carla sambil menatap wajah cantik temannya itu.


" Angkot aja ya biar kita selalu bersama ! " jawab Irna sambil berdiri dari tempat duduknya.


" Ayo kita ke terminal dekat sini " ucap Rani sambil melangkah duluan ke arah terminal angkutan kota.


" Ayo ! " ujar Genoveva juga.


**


Mereka pun pergi ke arah terminal angkutan umum untuk menuju ke kampus.


Tak berapa lama sebuah angkutan kota menuju ke arah mereka dan berhenti tepat di hadapan mereka.


" Kemana Mbak ? " tanya kenek itu.


" Ke kampus UPH Kang " jawab Ditta sambil menendang kaki Neta yang lagi menguap.


" Hus mulut itu kalau menguap di tutup jangan dibiarkan menganga seperti mulut buaya begitu Net, " tegur Ditta sambil tertawa.


" Iye ,maaf non ! " jawab Neta sedikit tersipu.


" Ayo teman temanku sayang kita naik angkutan ini saja kebetulan penumpangnya cuma satu orang cukuplah kita ber delapan menumpang " ucap Rani lagi sambil masuk duluan ke dalam angkot itu.


Setelah semuanya naik, sopir pun melajukan angkotnya dengan kecepatan sedang.


" Pak Kampus UPH ya " ucap Rani sambil mengetuk pegangan di dalam angkot itu.


" Baik Non ! " jawab sopir itu sambil menepikan angkotnya.


" Berapa harganya ? " tanya Rani lagi.


" Per orang dua ribu rupiah Non " ucap kenek itu.


" Ini Kang ! " ucap Rani sambil menyerahkan uang dua puluh ribuan kepada kenek itu.


" Ini kembaliannya ! " ucap kenek itu lagi.


" Nggak usah Kang, terima kasih sudah mengantarkan kami sampai kampus ! " ujar Rani sambil memperbaiki tas ranselnya.


" Makasih ya Non, semoga lancar kuliahnya " ujar kenek itu lagi.


**


Mereka ber delapan pun berjalan menuju Kampus UPH untuk mencari kelas mereka masing masing.


" Ran, kamu ambil jurusan apa ? " tanya Erlyen sambil melangkah mendekati Rani.

__ADS_1


" Aku ambil dua jurusan sayang, Pagi aku kuliah kedokteran sore nanti aku kuliah astronomi " jawab Rani dengan senyuman merekah di bibirnya.


** Bersambung ya guys tolong di like komentar dan vote ya guys terimakasih 🙏🥰


__ADS_2