
Sungguh sangat lelah kegiatan hari ini tetapi aku harus semangat karena besok adalah hari terakhir kita jelajah hutan belantara ini.
Rani,Erlyen dan Netta serta Ditta mengikuti acara Mahasiswa pencinta Alam dan mereka sedang duduk bersama dalam sebuah tenda warna biru yang sudah mereka bangun dari Dua hari yang lalu.
Ketika sedang asyik bercerita tiba tiba seekor kupu kupu masuk ke dalam trnda mereka dan merekam apa saja yang mereka ceritakan.
Kupu kupu itu bukan kupu kupu sembarangan tetapi kupu kupu buatan Gerhana dimana Gerhana sementara masih bersemedi di sebuah tempat yang sangat jauh dari jangkauan manusia dan makhluk apapun itu.
Ia bersemedi karena ingin mengetahui cara apa yang terbaik untuk menghilangkan tanda labirin di lengan Rani.
Ia belum tahu kalau sebagian akar dari labirin itu sudah di keluarkan oleh sang kakek tua alias pak tua yang berasal dari hutan di bawah kaki gunung manggis itu.
Ya walaupun baru sebagian yang tercabut keluar setidaknya mengurangi rasa sakit yang tiada duanya dari lengan Rani.
Gerhana berharap semoga apa yang ia lakukan ini bisa membawa sebuah keberhasilan yang akan membuat kekasihnya itu kembali seperti semula.
***
Kuliah hari ini sunggh melelahkan tetapi aku harap tidak akan ada lagi kejadian aneh seperti kemarin lagi karena aku tak ingin semua konsentrasiku berantakan karena ulah dari labirin itu.
Ketika sedang berpikir soal kejadian kemarin tiba tiba ia melihat seorang pria yang duduk di sudut ruang kelas menatap dirinya dengan sangat lekat seakan tak ingin ia lepaskan pandangannya dari sosok Rani.
"Siapa lagi pria itu?Tatapannya sungguh membuatku bergidik,"gumam Rani dalam hatinya.
Ketika Dosen sedang menjelaskan tentang Mata kuliah Kebutuhan Dasar manusia pada semua penghuni kelas itu tiba tiba semilir angin menerpa semua oarng dalam ruangan itu sehingga mereka seakan terhipnotis dan terdiam seperti patung.
Rani merasa heran dengan keadaan itu tapi ia juga berpura pura seperti patung sehingga ia bisa dengan mata ketiganya melihat ke arah pria yang duduk di sudut ruangan itu beraksi.
__ADS_1
Pria itu bangun dari duduknya dan berjalan mendekati Rani sambil tersenyum penuh rasa bahagia.
"Gadis kesayanganku akhirnya aku menemukanmu lagi sekarang aku harap kamu tidak akan pernah melupakan aku,tetapi bukankah aku sudah membuat perisai di tubuhmu?Kenapa tidak mempan dan bahkan membuatnya menjadi terhipnotis juga ya?"Gumam pria itu lagi.
"Rani,sudah lama aku merindukanmu aku sudah tak sabar ingin mendekatimu kamu pasti tidak tahu siapa aku sebenarnya,aku memang belum pernah menunjukkan diriku padamu tetapi kamu tenanglah kalau saatnya tiba kamu akan tahu siapa aku sebenarnya."Ucap Pria itu sambil mengelus rambut panjang Rani.
Pria misterius itu pun meniupkan sesuatu ke udara sehingga semua orang tiba tiba semua orang sudah kembali bergerak dan melanjutkan pelajaran yang mereka dengar.
Rani pun tersadar dari penglihatannya tadi dan berkata dalam hatinya.
"Siapa pria tadi?Ada hubungan apa pria tadi dengan dirinya?"Semua pertanyaan itu mengganggu pendengaran dan konsentrasi Rani sampai ia di lempar oleh Dosen yang mengajar mrnggunakan penghapus dan membuat semua mahasiswa dan mahasiswi di dalam ruangan itu tertawa terbahak bahak.
"Rani,cepat duduk di depan."Panggil Dosen itu sambil menurunkan kacamatanya di atas hidung.
"Maaf Pak!"Jawab Rani sambil berdiri dari tempat duduknya dan beranjak ke kursi bagian depan tepat di hadapan sang Dosen.
"Entah jaman apa sekarang Dosen kita masih saja menulis di papan tulis."Gumam Rani perlahan pada dirinya sendiri.
Ketika sedang asyik mendengarkan penjelasan dari sang dosen tiba tiba gemuruh angin kencang menerjang dalam kelas dan membuat semua ofang berlarian menuju ke pintu.
Rani yang melihat kejadian itu langsung menghilang dari tempat duduknya.
Ia tak tahu kalau yang terjadi hanyalah ciptaan manipulatif dari Gerhana yang mencium aroma aroma jahat dari klan iblis di bumi yang mendekati kampus dimana Rani sedang belajar.
Tiba tiba ada asap hitam mengepul di dalam kelas Rani dan mencari cari Rani tetapi tak juga asap hitam itu menemukan Rani sehingga tak lama kemudian asap hitam yang mengepul itu pun menghilang dari dalam kelas.
Ketika asap hitam itu sudah menghilang tiba tiba Rani kembali duduk di depan dosen itu dan mereka seperti tak mengetahui apa pun yang terjadi sehingga mereka kembali melanjutkan pelajaran yang mereka ikuti tadi.
__ADS_1
**
Jam pulang kuliah telah tiba,Rani sendiri berjalan ke arah parkiran mobil karena Erlyen sahabatnya itu hari ini izin tak masuk kuliah karena menjaga ibunya di rumah sakit.
Rani berjalan sendirian menuju ke trmpat parkir,ketika sampai di tempat parkir ia pun langsung mengecek mobilnya dengan menggunakan kekuatannya dsn terlihat cahaya biru putih itu mengitari mobilnya dan tak ada tanda tanda kejahatan di mobil itu dan akhirnya ia pun masuk ke dalam mobilnya dan melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.
Ketika sampai di lampu merah ia pun menghentikan mobilnya dan membuka kaca jendela.
Tak di sangka ia melihat pria yang tadi menghipnotis mereka di dalam kelas sedang duduk juga di kemudi sebuah mobil ferrari di sampingnya sambil menatap ke arahnya dan tak segan segan ia melemparkan sebuah senyuman penuh misteri kepada Rani.
Rani yang melihat hal itu pun langsung menurunkan kembali kaca mobilnya dan menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang dan apa yang terjadi mobil ferrari tadi mengikutinya dari belakang.
Merasa tak nyaman akhirnya Rani pun melajukan mobilnya dengan kecepatan lambat dan berdiri di depan sebuah swalayan dan ia pun turun dari mobilnya dan pergi ke dalam swalayan itu sambil melihat pergerakan mobil ferrari itu dan benar saja dugaannya ternyata mobil itu pun parkir agak jauh dari mobil Rani dan pengendara mobil itu pun turun dan melangkah masuk ke dalam swalayan itu dan ini merupakan kesempatan bagi Rani untuk kabur.
Secara kilat ia pun sudah bergerak seperti hembusan angin dan langsung membawa mobilnya hilang seketika tanpa jejak.
Ketika pria itu masuk ke dalam swalayan ia pun mencari cari keberadaan Rani,dan tak menemukan Ranj sehingga ia merasa ditipu oleh gadis itu.
"Sungguh aku tertipu oleh gadis itu benar benar tertipu."Gumam pria itu sambil meninju keranjang belanja di dekatnya itu dan menghancurkan semua yang ada di dekatnya dan ia pun pergi dari tempat itu.
Pria itu sangat kaget karena ia tak menyangka gadis incarannya itu sungguh di luar ekspektasinya.
"Ku kira dia gadis bodoh yang bisa aku manfaatkan ternyata dia lebih suhu dari aku."Gumam pria itu lagi sambil membanting setirnya dengan sangat cepat dan menghilang dari tempat itu.
☆♡☆♡♡☆♡☆♡☆
To be continued guys
__ADS_1
Jangan lupa untuk komentar dan like serta vote ya?Terima kasih🥰🙏