Teleportasi Cintaku

Teleportasi Cintaku
72


__ADS_3

Namanya iblis kemana pun orang baik berada ia akan selalu menunggu orang itu lengah dan jatuh dalam dosa tetapi beda dengan Rani yang selalu waspada karena ia tahu lengah sedikit hatinya akan dirasuki oleh setan.


Pagi itu Rani sudah berada di halaman kampus,ia baru saja di antar oleh Kak Andrew yang harus pergi ke kantornya yang searah dengan kampus Rani.


Rani melangkah masuk ke dalam kelas dan duduk di kursi tempat ia duduk seperti biasanya.


Dalam kelas itu ternyata ada juga makhluk dunia lain berupa hantu,vampir dan jenis manusia biasa.


Rani bisa melihat semua itu tetapi ia lebih memilih diam saat seorang guru wanita yang merupakan guru muda dan punya kelebihan indigo alias punya indera keenam datang untukpertama kalinya mengajar di kelas mereka dan sang Guru lari terbirit birit ketika saat ia mengajar ia merasakan bulu kuduknya berdiri karena ia merasakan kalau ada hal hal yang tak terlihat selalu mengintainya.


Siang itu Bu Rita sedang menulis di papan tulis,sambil membelakangi para mahasiswa dan mahasiswi itu Bu Rita menulis sambil mengajar mahasiswa dan mahasiswi itu dengan penuh kasih dan keibuan.


Bu Rita sudah tahu kalau di kelasnya itu ada keanehan tetapi ia tetap bertekad untuk mengajar karena ia yakin pasti diantara mereka ada terselip orang baik dan ia yakin pasti akan ada yang membelanya bahkan ia yakin 1000% kalau hari itu ia akan mendapat pembelaan dari seorang gadis kecil yaitu Maharani yang merupakan incaran semua bangsa vampire.


Ketika sedang menulis tiba tiba ia merasakan kalau ada aura jahat menghantui dirinya dan mencoba untuk mengganggu konsentrasinya tetapi tiba tiba saja ia melihat tangan panjang dan lidah panjang itu terhempas ke lantai dan terdengar lengkingan yang sangat keras menjerit di lantai dan semua anak anak mahasiswa berlari berhamburan keluar kelas.


Ketika melihat hal itu Rani menjentikkan jarinya ke udara dan semua waktu terhenti dan jam pun tidak berputar sama sekali.


Ketika itu semua orang diam membisu dan kelihatannya banyak hantu yang tidak bisa melakukan apa apa selain diam tanpa kata dan tak bergerak.


Semuanya merasa aneh dan merasakan letih yang sangat berat.

__ADS_1


Dengan langkah gontai Rani mendekati orang orang itu dan berkata pada si hantu yang terlihat agak pucat.


"Lain kali aku tak ingin kamu menakut nakuti guru guru yang mau berbagi ilmu dengan kita lagi kalau aku sampai mendapati kamu seperti sekarang aku akan mengirimmu ke neraka agar kamu tak bisa kembali ke dunia orang hidup untuk selamanya."Ancam Rani Sambil menepuk bahu wanita itu dan ia pun kembali ke tempat duduknya.


Setelah di rasa cukup ia pun kembali menjentikkan jarinya ke udara dan semua orang kembali ke keadaan semula.


Dan si hantu semakin takut dengan bisikan yang ia dengar tadi serta merta ia pun langsung melemah dan akhirnya menghilang dari bangku yang biasa ia duduki.


"Ah ternyata seperti ini ya jadi manusia setengah bidadari,aku benci dengan diriku yang harus melihat semua yang tak kusukai bahkan aku nyaris muntah dengan semua yang aku lihat."Gumam Rani dalam hati.


Ketika sedang memikirkan semua itu tiba tiba sebuah bayangan berkelebat muncul dan duduk di sampingnya sambil berbisik pada telinganya.


"Ayo keluar Rani semua hantu sudah berkumpul untuk meminta maaf dan tidak akan menakut nakuti orang lagi."Ucap bisikan itu.


"Sayang,bantu aku ya biar mereka tidak sembarang mengganggu orang orang lagi kasihan sekali orang orang pada takut dengan penampilan mereka yang sungguh sangat menakutkan itu sayang."Ucap Rani Sambil berdiri dan mengikuti langkah Gerhana menuju ke lapangan belakang yang sudah jarang dipakai oleh penghuni kampus itu karena sering terjadi keanehan disana,sehingga lapangan itu menjadi vakum alias tak terpakai.


"Ger,sebenarnya aku tak ingin melihat hal hal aneh tentang dunia hantu dan dunia lain lagi Ger aku sudah takut tetapi kenapa aku heran kenapa aku saja yang bisa melihat sedangkan orang lain tidak bisa melihat apakah aku juga tergolong hantu?"Tanya Rani Sambil menggenggam erat tangan Gerhana.


"Itu adalah kelebihan kamu sayang?justru karena itu lah kamu punya kelebihan yang wajib kamu syukuri Rani."Ucap Gerhana menyemangati Rani.


Ayolah kita ke lapangan,dan di sana ternyata pemandangan tak mengenakkan semua terlihat oleh Rani bahkan Rani dengan kuat menggenggam erat tangan Gerhana dan berbisik "A.. ku takut melihat wajah wajah mengerikan mereka seperti ini Ger,ayo cepat langkahnya agar kita cepat selesaikan masalah ini."Ucap Rani lagi sambil mencubit pinggang Gerhana.

__ADS_1


"Bagaimana seorang turunan bidadari yang sangat cantik dan bersahaja bisa setakut ini Rani?"Tanya Gerhana sambil menuntun Rani agar mendekat ke arah hantu hantu dan mencoba untuk berani menatap makhluk makhluk tak kasat mata itu dengan penuh keberanian.


"Hallo semuanya?"Sapa Rani tiba tiba sambil berdiri mendekat ke arah hantu hantu itu.


Mereka semua terlihat bersahabat.


"Bagaimana Tuan?Apakah tuan ingin menyampaikan sesuatu kepada kami para hantu?"Tanya Hantu yang kepalanya penuh dengan luka luka bekas jahitan itu.


"Iya aku ingin agar para hantu disini berbicaralah sesuai porsinya dan jangan menakut nakuti guru guru disini karena mereka tidak bersalah dan tidak membuat masalah dengan hantu hantu si sekitar sini.Dan aku harap kalian tempati janji kalian untuk tidak mengganggu orang orang baik karena kalau aku melihat hal itu lagi aku tak segan untuk menghantar kalian ke neraka untuk selamanya."Ucap Rani dengan tegas dan bahkan ada hantu yang gemetaran mendengar kata neraka.


"Maafkan kami semua Tuan Muda dan Nona muda kami akan berusaha untuk tidak mengganggu ora g orang baik tetapi jangan salahkan kami kalau kami mengganggu mereka yang usil dan suka membuat orang orang susah."Ucap salah seorang hantu tak berkepala lagi.


"Baiklah kita deal ya awas saja kalau ada kejadian aneh yang membuat para pengajar kami di kampus ini sampai ketakutan berlebih bahkan sampai kabur dari kampus ini."Ancam Rani lagi sambil menyingsingkan lengan bajunya dan kemudian menggandeng tangan pria disampingnya itu.


"Ayo sayang kita pulang,"Ucap Rani Sambil mengeratkan pelukannya dan mereka pun pamit pergi kemabli ke kelas dimana mereka belajar.


"Ah Ger makasih ya sudah mensupport aku sampai berani berbicara tanpa rasa takut berlebihan.Kamu memang pantas untuk di sayangi."Ucap Rani Sambil mencubit pinggang Gerhana yang sudah kemerahan akibat ulah Rani yang jahil.


To be continued


Bersambung Guys....

__ADS_1


Waduh kenapa kita nyasar di dunia lain ya?????


__ADS_2